Pemkab Bojonegoro Pasang Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos untuk Transparansi
Kamis, 08 Januari 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memulai program pemasangan stiker "miskin" di rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos). Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi dan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyampaikan hal tersebut saat memimpin apel pagi pada Rabu (07/01/2026) kemaren di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro. Program ini menggunakan data Damisda (Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah) dari usulan semester II tahun 2025.
"Dengan pemberian stiker pada penerima Damisda, masyarakat bisa mengetahui secara terbuka siapa saja yang tercatat sebagai penerima bantuan," tegas Nurul Azizah.
Jumlah KPM yang mendapat stiker mencapai 50.987 keluarga, atau hampir 30 persen dari total kepala keluarga di Kabupaten Bojonegoro. Wakil Bupati menilai, jika ditemukan ketidaksesuaian data setelah pemasangan stiker, justru menjadi hal positif karena membuka ruang validasi langsung dari masyarakat.
"Kalau ternyata setelah dipasang stiker ada yang tidak sesuai, itu lebih bagus. Ini bentuk transparansi Pemkab Bojonegoro. Artinya, pada tahun 2026 ini kita menggunakan data yang divalidasi dan diamati langsung oleh masyarakat," ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Bojonegoro untuk aktif menjelaskan program ini kepada masyarakat.
"Kalau ada yang protes, justru ini bagus. Ini validasi langsung dari masyarakat agar bantuan benar-benar tepat sasaran," imbuh Nurul Azizah.
Melalui kebijakan ini, Pemkab Bojonegoro berharap data kemiskinan semakin akurat, partisipasi masyarakat meningkat, serta penyaluran bansos ke depan lebih adil dan transparan. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam penanggulangan kemiskinan di wilayah tersebut.(red/toh)




























.md.jpg)


