Dukung Geopark Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Lepas Ratusan Peserta Pembekalan Pariwisata Berkelanjutan
Minggu, 19 Juli 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono secara resmi memberangkatkan ratusan peserta Majelis Pembimbing Desa dalam rangka mendukung pengembangan kawasan Geopark Bojonegoro. Prosesi pemberangkatan rombongan tersebut dilaksanakan di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro pada Sabtu (18/7/2026).
Program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kepariwisataan ini bertujuan untuk membekali pihak desa dalam mendongkrak potensi lokal yang berbasis pada konsep wisata edukasi dan wisata hijau, sekaligus sebagai instrumen untuk memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan pembekalan kepariwisataan bagi Majelis Pembimbing Desa Bojonegoro ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 18 hingga 19 Juli 2026, dengan mengambil tempat di kawasan Trawas, Mojokerto. Agenda strategis tersebut diikuti oleh sebanyak 250 peserta yang merupakan gabungan dari unsur Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab), Pimpinan Satuan Karya Pramuka (SAKA), tim teknis, camat, ketua ranting, serta jajaran kepala desa dan lurah yang bertindak selaku Ketua Majelis Pembimbing Desa.
Dalam arahannya, Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa desa memegang peranan krusial sebagai ujung tombak dari keberhasilan program pembangunan nasional. Oleh karena itu, potensi besar yang tersebar di wilayah perdesaan Bojonegoro harus dikelola secara inovatif serta kreatif, yang salah satunya difokuskan melalui sektor pariwisata.
"Gerakan Pramuka tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa Pancasila. Lebih dari itu, Pramuka harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, yang salah satunya diwujudkan melalui penumbuhan kesadaran wisata di tingkat desa," ujar Bupati Setyo Wahono.
Bupati berharap melalui orientasi bertema kepariwisataan ini, akan terbangun semangat kebersamaan yang kuat untuk saling berbagi pengalaman, memperkokoh sinergi lintas sektor, serta meneguhkan komitmen bersama dalam pembinaan generasi muda di wilayah masing-masing sembari mengenali potensi lokal yang ada.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro, Hanafi, memaparkan bahwa pengembangan pariwisata berkelanjutan pada Geopark Bojonegoro tidak sekadar mengejar kuantitas atau tingginya angka kunjungan wisatawan semata. Fokus utama gerakan ini adalah memastikan aktivitas pariwisata tetap berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian warisan geologi serta melindungi kebudayaan dan kearifan lokal.
"Pengembangan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi. Utamanya agar kekayaan alam dan budaya ini tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang," jelas Hanafi.
Ia menambahkan, kawasan Geopark Bojonegoro memiliki kekayaan nilai geologi, biologi, dan keragaman budaya yang melimpah. Karakteristik ini dinilai menjadi fondasi yang kokoh bagi pengembangan pariwisata berbasis edukasi, program konservasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat perdesaan.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur selaku Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka Jawa Timur yang telah memberikan dukungan penuh dan membiayai agenda pembekalan ini demi mendukung eksistensi Geopark Bojonegoro.
Lewat pelaksanaan kegiatan ini, Pemkab Bojonegoro menaruh harapan besar dapat menyinergikan peran aktif pemerintah desa dalam mengawal pengembangan kawasan geopark, mengoptimalkan desa wisata, menjaga kelestarian lingkungan melalui konsep pariwisata hijau, serta mewujudkan implementasi pariwisata berkelanjutan secara merata di seluruh Bumi Angling Dharma.
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































