Bupati Setyo Wahono Minta Lima Kepala Desa PAW Segera Tancap Gas Bangun Desa
Minggu, 19 Juli 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono secara resmi melantik lima Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) di Pendopo Malowopati pada Jumat (17/7/2026) lalu. Prosesi pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali rasa persatuan warga sekaligus mempercepat roda pembangunan di tingkat desa.
Kelima Kepala Desa PAW yang diambil sumpah jabatannya tersebut adalah Purwadi Setiono sebagai Kepala Desa Dengok Kecamatan Padangan, Sri Harsono sebagai Kepala Desa Kuncen Kecamatan Padangan, dan Dewi Indah Nurhayati sebagai Kepala Desa Tebon Kecamatan Padangan. Selanjutnya adalah M. Hestu Widiyastono sebagai Kepala Desa Wotan Kecamatan Sumberrejo, serta Wiwit Pujiasti sebagai Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Tambakrejo.
Dalam arahannya, Bupati Setyo Wahono mengingatkan bahwa riak dan dinamika yang muncul selama proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) merupakan hal yang wajar dalam alam demokrasi. Kendati demikian, setelah pemimpin baru dilantik, seluruh elemen masyarakat diharapkan menyudahi perbedaan, kembali bersatu, dan memberikan dukungan penuh demi kemajuan desa.
"Yang sudah berlalu biarlah berlalu. Kini saatnya bekerja cepat, menyesuaikan diri, dan terus belajar agar harapan masyarakat dapat diwujudkan," tegas Bupati Setyo Wahono.
Bupati menilai bahwa sisa masa jabatan Kepala Desa PAW yang relatif singkat akan menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, para pemimpin desa yang baru ini diminta tidak menghabiskan waktu terlalu lama hanya untuk beradaptasi. Mereka dituntut segera membangun komunikasi, koordinasi, serta sinergi yang kuat dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, para kepala desa juga diwajibkan untuk mendalami Undang-Undang Desa serta berbagai regulasi turunan lainnya. Hal ini penting agar jalannya roda pemerintahan desa tetap berada di koridor yang benar, akuntabel, dan selalu berorientasi pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat luas.
Setyo Wahono menambahkan, keberhasilan program pembangunan tidak bisa bertumpu pada sosok kepala desa sendirian. Peran BPD, perangkat desa, dan tokoh masyarakat sangat krusial untuk menjadi mitra strategis yang mengawal arah pembangunan agar selaras dengan rencana jangka menengah desa.
Aspek integritas dan profesionalisme juga menjadi penekanan utama Bupati dalam agenda pelantikan ini. Kepala desa didorong untuk jeli melihat dan mengoptimalkan potensi lokal di wilayah masing-masing, mulai dari sektor pertanian, peternakan, pelaku UMKM, pariwisata, kebudayaan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai motor penggerak ekonomi warga.
"Bangun kerja sama yang solid agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, dan tanpa diskriminasi. Kepala desa adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi pendukungnya saat Pilkades," ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada lima kepala desa yang baru dilantik. Ia menaruh harapan besar agar mereka mampu menjadi figur pengayom yang merangkul semua golongan demi menghadirkan pelayanan publik yang berdampak nyata bagi kesejahteraan warga Bojonegoro.
"Jadilah pemimpin yang mampu merangkul semua pihak. Dengan kebersamaan, saya yakin desa-desa di Bojonegoro akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera," pungkasnya.































