News Ticker
  • Ribuan Warga Padati Car Free Night di Alun-Alun, Kulineran Gratisa Sambil Nonton Sandur
  • 25 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 25 Oktober 2026
  • Inilah Cara Warga Bojonegoro Menabung Air untuk Musim Kemarau
  • Film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, Kisah Horror Berbalut Investigasi Jurnalistik yang Mencekam
  • Rutin Minum Teh Tekan Risiko Penyakit Jantung 11 Persen, Ini 4 Aturan Penyeduhan yang Tepat
  • Pemprov Jatim Gelar Deklarasi dan Edukasi Serentak Pelindungan Anak di Ruang Digital
  • Satpol PP Bojonegoro Imbau Warga Hindari Perhiasan Mencolok di Car Free Night
  • Rekayasa Lalu Lintas Car FRee Night, Ruas Jalan Alun-Alun Ditutup dan Tersedia Kantong Parkir Gratis
  • 24 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro24 Oktober 2026
  • Semarakkan HJB ke-349, Pemkab Bojonegoro Gelar Bojonegoro Youth Festival 2026 dan Bagikan 600 Voucher Gratis
  • Rumah Warga Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
  • Bojonegoro Ikuti Verlap Penyelenggaraan PUG, Buktikan Program Berbasis Kesetaraan Gender
  • Kunjungi Ponpes Al-Fatimah, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja
  • Kasus Stunting pada Bayi di Blora Jadi Perhatian, Wabup Sri Setyorini Tekankan Pencegahan Sejak Dini
  • Kukuhkan Pengurus IPSM Blora 2026–2031, Bupati Arief Rohman Minta Persoalan Sosial Cepat Teratasi
  • Boleh Dikonsumsi Harian, Ini Aturan BPOM dan Dokter Gizi Soal Penggunaan Susu Kental Manis
  • Cegah Risiko Cyberbullying Hingga Eksploitasi, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi PP Tunas dan Program Perisai Anak
  • 23 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Oktober 2026
  • Upacara Peringatan HSN 2026 Pemkab Bojonegoro Digelar di Alun-Alun, Bupati Wahono Bacakan Amanat Menag
  • Mitos Cabut Gigi Atas Bikin Buta: Penjelasan Medis dan Anatomi Organ
  • 10 Ribu KUpon Kuliner Gratis untuk Warga Disediakan di Bojonegoro Bahagia Car Free Night
Bupati Bojonegoro Salurkan Bantuan Saprotan ke 99 Kelompok Tani

Bupati Bojonegoro Salurkan Bantuan Saprotan ke 99 Kelompok Tani

Bojonegoro— Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan sarana prasarana dan perlindungan tanaman kepada 99 kelompok tani dan Gabungan Kelompok Tani di Kabupaten Bojonegoro. Penyerahan dilakukan bersamaan dengan kegiatan pembinaan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Aula DKPP, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tujuannya untuk mendukung swasembada pangan serta menjamin ketersediaan akses dan konsumsi pangan yang berkualitas di wilayah Bojonegoro.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Bojonegoro, Koordinator BPP, Penyuluh Lapangan, serta Ketua Poktan dan Gapoktan penerima bantuan.

Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari empat jenis. Bantuan pertama berupa Irigasi Perpompaan yang bersumber dari dana APBN untuk meningkatkan ketersediaan air pada lahan pertanian. Kedua, bantuan Premi Asuransi Usaha Tani Padi atau AUTP yang bersumber dari APBD Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur untuk memberikan jaminan ganti rugi akibat banjir, kekeringan, maupun serangan hama dan penyakit.

Ketiga, bantuan Pupuk NPK Non Subsidi untuk tembakau dari APBD Kabupaten guna mendukung produktivitas dan kualitas hasil tembakau petani. Keempat, bantuan Alat dan Mesin Pertanian atau Alsintan berupa Combine Harvester Besar dan Traktor Roda 4 dari dana APBN untuk mempercepat proses olah tanah, tanam, dan panen.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Dalam arahannya, Bupati berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dirawat untuk jangka panjang. 

"Saya berharap sinergi Gapoktan dengan Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian yang ke dua kolaborasi dan kekompakan dalam mempergunakan alat yang sudah di berikan, karena tentu kita ingin Bojonegoro menjadi lumbung pangan Nasional, tidak hanya untuk Jawa Timur." ungkap Bupati.

Lebih lanjut Setyo Wahono juga menyinggung pentingnya pemenuhan kebutuhan air bagi petani. Menurutnya, ketersediaan air menjadi fokus utama Pemkab agar tidak lagi menjadi persoalan saat musim tanam.

"Kita terus berusaha untuk Ketersediaan embung se banyak banyak nya sehingga air yang tercukupi di sawah dan tidak kekurangan air. Kita maksimal betul untuk urusan air dengan harapan tidak lagi jadi pembahasan atau permasalahan dalam musim tanam," pungkasnya.

 

Editor Mulyanto 

Publisher Mohamad Tohir 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1792900696.0674 at start, 1792900699.1233 at end, 3.0558738708496 sec elapsed