Sering Craving Makanan Manis? Dokter Gizi Ungkap Tanda Kecanduan Gula dan Cara Mengatasinya
Rabu, 19 Agustus 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Keinginan menyantap makanan atau minuman manis secara terus-menerus sering kali dianggap sekadar kebiasaan ngemil biasa. Padahal, kondisi ini bisa menjadi sinyal kuat bahwa seseorang telah mengalami kecanduan gula.
Spesialis Gizi Klinik dr Igus Ulfa Yaze SpGK membeberkan beberapa gejala awal yang menandakan tubuh mulai terbiasa atau kecanduan asupan gula tinggi. Salah satunya adalah timbulnya rasa tidak puas setelah makan utama jika belum menyantap hidangan manis.
"Misalnya kayak habis makan terus ngerasanya pengin makan manis lagi. Kalau enggak diturutin kayak masih ada yang kurang. Atau misalnya jadi seharian enggak mood. Itu sudah tanda-tanda kebiasaan makan gula," terang dr Yaze pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Meski begitu, dr Yaze menegaskan bahwa memotong atau menghentikan asupan gula secara mendadak (cold turkey) bukanlah langkah yang bijak. Berhenti total secara tiba-tiba justru berpotensi memicu gangguan suasana hati (mood swing) dan rasa cemas berlebih karena respons tubuh yang kaget.
Sebagai gantinya, dr Yaze merekomendasikan metode pengurangan kadar manis secara bertahap setiap harinya agar tubuh dapat beradaptasi secara alami.
"Kalau untuk menghilangkannya tiba-tiba, nanti mood-nya jadi enggak bagus seharian gara-gara enggak makan gula. Biasanya saya kasih tips itu tingkat kemanisannya dikurangi per hari. Jadi akhirnya si tubuhnya mulai kenal," jelasnya.
Melalui proses pengurangan secara bertahap, ambang batas rasa puas (sugar craving target) pada otak akan menurun dengan sendirinya hingga tubuh kembali terbiasa dengan kadar gula yang normal dan sehat.































