News Ticker
  • Awas Bahaya Kebiasaan Menunduk Saat Main Ponsel Bisa Picu Saraf Kejepit
  • Kunjungi Blora, Menko Zulhas Wajibkan SPPG Borong Bahan Pangan MBG dari Potensi Desa
  • Pemprov Jatim Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
  • Gedung Sekolah Belum Rampung, 30 Siswa Baru SRMA 18 Blora Sementara Dititipkan ke Rembang
  • Sinergi Dinsos Bojonegoro dan IZI Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Balen
  • Pemkab Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Dorong Inovasi Peternakan Berkelanjutan
  • 02 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 2 Agustus 2026 di Bojonegoro
  • Pemkab Bojonegoro Borong Lima Penghargaan pada Puncak Harganas ke-33 Jawa Timur
  • Jalan Kaki 10 Menit Setelah Makan Efektif Turunkan Gula Darah dan Atasi Kembung
  • Sebelum Nonton Spider-Man Brand New Day, Film-film Ini Perlu Ditonton
  • Optimalkan Kinerja Pemerintahan Digital, Pemkab Bojonegoro Matangkan Data Dukung Evaluasi 2026
  • Pemkab Bojonegoro Optimistis Masuk UNESCO Global Geopark
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ruko Makanan Cepat Saji di Baureno Bojonegoro Ludes Terbakar
  • 1 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 1 Agustus 2026
  • Pemotor Meninggal Dihantam Pikap Setelah Tabrak Gerobak Bakso di Sugihwaras Bojonegoro
  • Wabup Bojonegoro Sidak Warung Diduga Jadi Tempat Prostitusi di Sukosewu
  • Tekan Angka Kekeringan dan Perluas Ruang Hijau, Pemkab Bojonegoro Gelar Aksi Suka Menanam di Sukosewu
  • Perkuat Kolaborasi Pembangunan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Hibah dan Gelar Pembinaan untuk Ratusan Ormas
  • 31 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Segera Lakukan Pelebaran Jalan Poros Purwosari-Tambakrejo, Anggaran Rp 20 M
  • Ini Batas Aman Harian Konsumsi Micin Menurut Pakar Kesehatan
Awas Bahaya Kebiasaan Menunduk Saat Main Ponsel Bisa Picu Saraf Kejepit

Awas Bahaya Kebiasaan Menunduk Saat Main Ponsel Bisa Picu Saraf Kejepit

 

Kebiasaan menunduk saat melihat layar telepon seluler maupun menatap media sosial kini telah menjadi bagian dari pola hidup harian sebagian besar masyarakat. Posisi ini kerap dipertahankan dalam kurun waktu yang cukup lama tanpa menyadari adanya potensi bahaya kesehatan, mulai dari kondisi duduk, berdiri, hingga saat berbaring.

Posisi kepala yang terus-menerus menunduk saat menatap gawai ternyata menyimpan risiko serius berupa gangguan atau cedera pada area leher, salah satunya adalah bahaya timbulnya saraf kejepit.

Spesialis bedah saraf dari RS Abdi Waluyo dr M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS menerangkan bahwa gangguan saraf tersebut berpotensi besar terjadi sewaktu seseorang melakukan gerakan atau kebiasaan berulang dalam tempo jangka panjang.

"Di leher kita punya ruas 5 dan 6, kenapa? Karena kita sering main HP itu kebiasaan terus menunduk. Akhirnya jadi masalah di sininya," kata dr M. Aulia Rahman.

Secara anatomis, aktivitas menunduk yang berlebihan membuat otot-otot di sekitar leher mengalami ketegangan konstan. Kondisi ini juga mengakibatkan bantalan antar-ruas tulang belakang menerima beban tekanan yang jauh lebih berat dari kondisi normal.

Aulia menegaskan bahwa munculnya keluhan saraf kejepit bukan disebabkan oleh aktivitas sesaat, melainkan dampak akumulatif dari postur tubuh yang keliru selama bertahun-tahun.

"Ataupun dengan monitor laptop, itu mata kita harus sejajar. Jangan sampai monitornya lebih rendah," katanya.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar masyarakat mulai melakukan penyesuaian ergonomis pada peralatan kerja atau gawai sehari-hari untuk menjaga kelengkungan alami leher serta mengurangi tekanan otot.

"Jadi saraf kejepit itu bukan masalah satu dua hari lalu saya ngapain, tapi mengenai kebiasaan yang kita lakukan dalam jangka panjang," katanya.

Sebagai langkah pencegahan, para pekerja maupun pengguna gawai aktif diminta untuk lebih disiplin mengatur tinggi layar agar sejajar dengan tingkat pandangan mata.

"Harus ada penyesuaian dari layar monitor. Layar monitor harus tinggi, kalau laptop kita kasih standing supaya pandangan matanya baik," tutup dr M. Aulia Rahman.

Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785663895.0116 at start, 1785663895.0798 at end, 0.068229913711548 sec elapsed