News Ticker
  • Bahas Isu Strategis Jatim, Komisi VII DPR RI dan Pemprov Soroti Industri, Pariwisata, hingga UMKM
  • Delapan Makanan Penurun Risiko Stroke Menurut Ahli Kesehatan
  • Truk Molen Tak Kuat Menanjak di Kedewan Bojonegoro, Sopir Meninggal Dunia Tergencet
  • FJTB Desak Presiden Prabowo Minta Maaf ke Insan Pers Buntut Sebutan Londo Ireng
  • Pemkab Bojonegoro Bekali KPM Gayatri Lewat Bimtek Budi Daya Ayam Petelur
  • Kisah Singkat Sosok Mbah Singonoyo, Tokoh Penyebar Islam di Desa Sukorejo
  • Pemdes Sukorejo Gelar Haul Eyang Singonoyo Selama Tiga Hari, Dorong Pelestarian Sejarah dan Gelar Bazar UMKM
  • 25 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro Sabtu 25 Juli 2026
  • Perkuat Tata Kelola Informasi Publik, Pemkab Bojonegoro dan KI Jatim Gelar SIPINTER Desa
  • Lulusan Bootcamp MC Dinpora Bojonegoro Sukses Unjuk Gigi di Berbagai Event Nasional
  • Kabar Baik bagi Penikmat Kopi, Peneliti Ungkap Minum Kopi Aman dan Sehat untuk Jantung
  • Sedekah Bumi Warga Kelurahan Sumbang, Gelar Pengajian Umum dan Bazar UMKM
  • BAZNAS RI dan Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan
  • Petani Bojonegoro Terima Bantuan Alsintan hingga Asuransi Tani
  • 24 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Media Gathering, Ajak Jurnalis Kenalkan Potensi Daerah
  • Kenalkan Nilai Integritas Sejak Dini, 320 Siswa Baru SMPN 1 Baureno Ikuti Edukasi Anti Korupsi Saat MPLS
  • Polres Blora Tangkap Pengoplos Elpiji Bersubsidi di Kunduran
  • Dinsos Bojonegoro Gandeng Kemenag dan LAZ Perkuat Jaring Pengaman Sosial
  • Proyeksi APBD Bojonegoro 2027 Mencapai Rp 5,1 T, Pemkab Fokus Optimalisasi Kemandirian Fiskal
  • 23 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Juli 2026
Delapan Makanan Penurun Risiko Stroke Menurut Ahli Kesehatan

Delapan Makanan Penurun Risiko Stroke Menurut Ahli Kesehatan

Stroke hingga kini masih menjadi salah satu ancaman kesehatan utama yang berpotensi mengubah kualitas hidup seseorang secara drastis dalam sekejap. Kendati faktor usia dan genetik tidak dapat diubah, risiko serangan stroke sebenarnya dapat ditekan secara signifikan melalui penerapan gaya hidup sehat, terutama dari pola konsumsi harian.

Ahli kardiologi intervensi dari MemorialCare Saddleback Medical Center California, Dr Cheng-Han Chen, MD, menjelaskan bahwa pola makan bergizi seimbang memegang peranan krusial dalam mengontrol tekanan darah, kadar kolesterol, hingga gula darah.

Rekomendasi pola makan yang sering dianjurkan para pakar medis umumnya mengadopsi diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) yang dirancang khusus untuk menurunkan tekanan darah, serta diet Mediterania yang kaya akan asupan nabati dan lemak sehat.

"Diet yang kaya makanan anti-inflamasi dan nutrisi yang menjaga pembuluh darah tetap terbuka dapat meningkatkan fleksibilitas arteri serta mengurangi pembekuan darah," terang pakar nutrisi Scott Keatley, RDN, dari Keatley Medical Nutrition Therapy.

Merangkum dari laman kesehatan Prevention, berikut delapan jenis makanan yang direkomendasikan ahli gizi dan dokter spesialis jantung untuk membantu meminimalkan risiko serangan stroke:

Sayuran Berdaun Hijau
Bayam, kale, dan arugula kaya akan kandungan nitrat alami yang akan diubah tubuh menjadi oksida nitrat. Senyawa ini berfungsi melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar dan tekanan darah tetap terkontrol. Sayuran hijau juga kaya akan vitamin K yang membantu mengatur proses koagulasi atau pembekuan darah.
 
Buah Citrus
Aneka jenis jeruk mengandung vitamin C, folat, dan kalium yang bersifat antioksidan serta anti-inflamasi. Serat larut di dalamnya efektif memangkas kadar kolesterol jahat (LDL). Namun, bagi warga yang sedang menjalani pengobatan medis tertentu, konsumsi jeruk bali sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter guna menghindari interaksi obat.
 
Kacang Kenari
Kacang kenari kaya akan asam alfa-linolenat (ALA), yakni jenis asam lemak omega-3 nabati. Riset membuktikan bahwa rutin mengonsumsi kenari mampu menekan kadar kolesterol LDL yang sering menjadi pemicu utama penyumbatan pembuluh darah.
 
Yogurt
Selain menyediakan kalsium dan kalium, yogurt mengandung probiotik yang berkontribusi menjaga keseimbangan kadar lipid darah serta menurunkan tekanan darah. Para ahli menyarankan untuk memilih produk yogurt rendah gula atau varian plain.
 
Oat
Makanan tinggi serat ini kaya akan magnesium dan vitamin B. Serat larut pada oat membantu menjaga stabilitas kadar gula darah serta mencegah lonjakan insulin yang berpotensi merusak struktur pembuluh darah jika terjadi secara terus-menerus.
 
Ikan Berlemak
Salmon, sarden, dan makarel kaya akan EPA dan DHA. Kedua jenis asam lemak omega-3 ini berperan membuat sel pembeku darah (trombosit) menjadi tidak mudah menggumpal, sehingga risiko penyumbatan pembuluh darah di otak dapat diminimalkan.
 
Makanan Kaya Serat Larut
Apel, pir, wortel, dan ubi jalar mengandung serat larut yang membentuk konsistensi menyerupai gel di saluran pencernaan. Proses ini mampu memperlambat penyerapan gula dan mengikat kolesterol jahat sebelum masuk ke dalam aliran darah.
 
Protein Nabati
Anak jenis kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang hitam merupakan sumber protein murni bebas lemak jenuh. Mengganti sebagian porsi protein hewani dengan protein nabati terbukti menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 19 persen.

Selain delapan makanan utama di atas, para pakar juga menyarankan beberapa asupan pendukung yang kaya antioksidan dan baik untuk kelenturan pembuluh darah jika dikonsumsi secara bijak. Di antaranya seperti kopi, teh hijau, buah bit, alpukat, hingga cokelat hitam (dark chocolate).

 

Editor: Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784973886.2635 at start, 1784973886.4561 at end, 0.19264578819275 sec elapsed