Daftar Negara dengan Sistem Kesehatan Terbaik Dunia 2026 versi CEOWorld Index
Kamis, 10 September 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Akses layanan kesehatan yang cepat, terjangkau, dan merata menjadi tolok ukur utama kualitas hidup masyarakat di suatu negara. Berdasarkan laporan Best Healthcare in the World 2026 yang dirilis World Population Review mengacu pada CEOWorld Index, kawasan Asia-Pasifik dan Eropa mendominasi daftar negara dengan sistem medis terbaik di dunia.
Indeks tersebut mengukur kualitas sistem kesehatan secara komprehensif melalui indikator infrastruktur medis, kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan dan keterjangkauan obat-obatan, hingga komitmen serta kesiapan anggaran pemerintah.
Berikut adalah jajaran lima negara dengan sistem kesehatan terbaik di dunia:
- Taiwan
Menduduki posisi puncak berkat skema National Health Insurance (NHI) yang mencakup hampir seluruh warga hingga warga asing berizin tinggal. Taiwan unggul dalam integrasi kartu kesehatan pintar, rekam medis digital yang efisien, biaya pengobatan terjangkau, serta fasilitas medis modern. - Korea Selatan
Menerapkan National Health Insurance Service (NHIS) yang memberikan jaminan kesehatan universal. Sistem ini didukung teknologi medis mutakhir di kawasan perkotaan, kemudahan akses berobat, serta skema pembiayaan bersama yang merata. - Australia
Mengombinasikan layanan publik (Medicare) dan sektor swasta secara seimbang. Australia mencatatkan angka harapan hidup yang tinggi serta tingkat kematian rendah berkat kualitas tenaga medis yang tepercaya dan merata. - Kanada
Menonjol pada prinsip keadilan dan pemerataan akses layanan kesehatan publik. Pemerintah Kanada mengalokasikan sekitar 11 persen dari total PDB untuk anggaran kesehatan demi memastikan seluruh warga terlindungi tanpa kendala finansial. - Swedia
Menerapkan sistem kesehatan publik yang terdesentralisasi di tingkat wilayah. Swedia fokus pada efisiensi layanan dasar di klinik lokal dan rumah sakit regional dengan biaya pengobatan yang sangat terjangkau bagi masyarakat.
Sementara itu, beberapa negara maju lain seperti Belanda, Jerman, Norwegia, Jepang, dan Singapura turut menempati jajaran 20 besar dunia. Di sisi lain, Amerika Serikat berada di peringkat ke-15 lantaran masih menghadapi tantangan tinggi terkait tingginya biaya pengobatan dan ketimpangan akses layanan.
Pakar kesehatan global menilai keberhasilan Taiwan dan Korea Selatan dalam mengelola asuransi universal serta adopsi teknologi medis layak menjadi percontohan internasional untuk menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan sejahtera.
Editor: Mohamad Tohir































