Konsumsi Kopi Americano Pagi Hari Tak Efektif Pangkas Berat Badan Tanpa Defisit Kalori
Kamis, 27 Agustus 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Tren mengonsumsi kopi americano pada pagi hari yang diidentikkan sebagai metode cepat memangkas berat badan dinilai tidak bekerja secara ajaib. Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa minuman berbasis espresso tanpa gula tersebut pada dasarnya hanya berfungsi membantu menekan nafsu makan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Menurut dr Yaze, efek kopi americano terhadap penurunan berat badan tergolong relatif kecil. Kehadirannya sekadar menjadi pendukung dan tidak bisa diandalkan secara mandiri untuk menurunkan berat badan secara drastis tanpa diimbangi pengaturan pola makan.
"Minum americano itu sebenarnya memang bisa membantu untuk menekan nafsu makan, jadi setelah minum terasa kenyang lebih lama. Tapi kalau ditanya apakah efektif, iya membantu tapi sedikit efeknya. Tidak bisa tiba-tiba minum americano langsung turun 2-3 kg," beber dr Yaze.
Ia menegaskan bahwa kunci utama dalam memangkas berat badan tetap bertumpu pada prinsip defisit kalori, yakni memastikan asupan kalori yang masuk lebih sedikit dibandingkan energi yang dibakar tubuh. Kebiasaan minum americano perlu disandingkan dengan asupan makanan tinggi protein, tinggi serat, serta membatasi konsumsi tepung dan olahan gorengan.
Selain menjaga keseimbangan kalori, dr Yaze juga menyarankan konsumsi karbohidrat kompleks serta penambahan probiotik guna menjaga kesehatan pencernaan. Pola makan tinggi lemak, manis, dan gorengan dinilai dapat merusak keanekaragaman bakteri baik yang ada di dalam usus.
Editor: Mohamad Tohir































