Kebiasaan Pakai Tusuk Gigi Berisiko Melukai Gusi, Ini Pilihan Alat Pembersih Sela Gigi yang Lebih Aman
Kamis, 13 Agustus 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Benda berukuran kecil seperti tusuk gigi masih menjadi pilihan populer bagi masyarakat untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela gigi usai makan. Kendati dinilai praktis dan mudah dibawa ke mana saja, kebiasaan mencongkel gigi menggunakan tusuk gigi ternyata menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan jaringan gusi.
Penggunaan tusuk gigi dengan tekanan yang terlalu kuat atau dilakukan secara berulang berisiko tinggi merusak jaringan sekitar gigi. Ujung tusuk gigi yang keras serta runcing rentan menggores gusi, terutama jika diaplikasikan dengan gerakan menusuk yang agresif. Gesekan atau luka kecil yang terjadi terus-menerus ini lambat laun dapat memicu iritasi kronis hingga pendarahan pada gusi.
Dari segi bentuk, tusuk gigi sebenarnya tidak dirancang khusus untuk mengikuti kontur anatomis jaringan mulut. Saat dipaksakan masuk ke sela-sela yang sempit, ujung tajamnya rentan menusuk papila interdental, yakni bagian gusi sensitif yang berada tepat di antara dua gigi. Jika digunakan sebagai kebiasaan rutin setiap selesai makan, struktur gusi dapat mengalami perubahan dan menjadi jauh lebih rentan terhadap infeksi.
Guna menjaga kesehatan jaringan gusi dalam jangka panjang, masyarakat disarankan untuk beralih ke alat pembersih sela gigi yang lebih aman dan teruji secara medis. Salah satu alternatif praktis yang dapat digunakan adalah floss pick atau benang gigi bertangkai. Perangkat ini dirancang ergonomis dengan benang khusus yang terpasang pada gagang plastik, sehingga memudahkan pengguna untuk membersihkan celah gigi cukup dengan gerakan naik-turun secara perlahan.
Selain benang gigi bertangkai, sikat interdental juga menjadi pilihan tepat bagi pemilik sela gigi yang cenderung lebih renggang atau terbuka. Sikat berukuran mikro ini bekerja mengikis plak serta sisa makanan dengan cara dimasukkan perlahan dan digerakkan keluar-masuk sesuai ukuran celah gigi.
Kedua alat alternatif tersebut dirancang khusus tanpa ujung runcing yang membahayakan gusi. Dengan mengganti kebiasaan lama dan memilih alat pembersih yang sesuai dengan kondisi rongga mulut, kebersihan sela gigi dapat tetap terjaga maksimal tanpa harus mengorbankan kesehatan gusi.































