Awas Salah Pilih Warna! Dokter Gigi Imbau Perawatan Pemutihan Gigi Disesuaikan Warna Kulit
Selasa, 08 September 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Mempunyai tampilan gigi putih dan bersih kini menjadi tren perawatan estetika yang kian digemari masyarakat. Namun, persepsi bahwa warna gigi yang sangat putih selalu cocok untuk semua orang dinilai kurang tepat oleh kalangan medis.
Dokter spesialis gigi, Ahmad Syaukani, menjelaskan bahwa meski gigi putih identik dengan kesan bersih dan sehat, pemilihan warna ideal saat perawatan pemutihan (bleaching atau veneer) seharusnya mempertimbangkan keberagaman warna kulit masyarakat Indonesia.
"Kalau kita lihat selebriti sedang tren gigi yang putih. Padahal, sebenarnya beberapa ras tidak cocok. Terlebih jika kulit gelap akan terlihat aneh dengan gigi yang berwarna putih susu," ujar drg. Ahmad Syaukani.
Ahmad menyarankan agar pasien berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi untuk menentukan warna gigi yang paling natural dan selaras dengan tone kulit. Langkah ini penting agar hasil perawatan tidak terlihat janggal atau kontras secara berlebihan.
Selain faktor estetika warna, kondisi kesehatan teknis struktur gigi pasien juga perlu dievaluasi sebelum menjalani prosedur pemutihan.
"Biasanya kan kita pemutihan gigi itu dilakukan dengan cara dikikis lalu ditambal. Nah, jika gigi pasien ini sudah tipis pasti akan terasa ngilu," tambahnya.
Masyarakat yang berminat melakukan perawatan disarankan memilih fasilitas kesehatan tepercaya dan memprioritaskan fungsi kesehatan jaringan gigi serta gusi sebelum mengejar tampilan fisik semata.































