Luncurkan Paket Wisata Padangan Wonderful, Pemkab Bojonegoro Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Desa
Senin, 27 Juli 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Kecamatan Padangan resmi meluncurkan paket wisata bertajuk Padangan Wonderful sebagai langkah strategis dalam menggali potensi lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis perdesaan. Prosesi peluncuran dipusatkan di Waduk Tirto Agung, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (25/07/2026) lalu.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam arahannya mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya karena mimpi besar untuk membangkitkan wilayah Padangan kini mulai terwujud. Menurutnya, Kecamatan Padangan memiliki nilai historis dan strategis yang luar biasa sejak masa lalu.
"Kecamatan Padangan secara historis pernah menjadi wilayah kedudukan Jipang dan perlintasan penting Sungai Bengawan Solo sebagai pusat perdagangan serta syiar agama Islam. Dari itulah lahir potensi destinasi yang sangat luar biasa," ujar Bupati Setyo Wahono.
Bupati menegaskan Pemkab bersama Dekranasda berkomitmen penuh mendukung kreativitas, kolaborasi antar-kepala desa, serta promosi produk lokal unggulan seperti kuliner khas ledre.
"Tahun depan, kami juga menargetkan wilayah Padangan berkembang menjadi pusat wisata kesehatan (health tourism) melalui optimalisasi pelayanan RSUD Padangan. Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, Paket wisata Padangan Wonderful Bojonegoro secara resmi saya luncurkan," ucap Bupati Wahono.
Camat Padangan Novita Sari menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kolaborasi seluruh kepala desa dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se-Kecamatan Padangan dalam mengintegrasikan potensi wilayah menjadi satu paket destinasi terpadu.
"Padangan Wonderful ini lahir dari ide luar biasa para kepala desa yang berhasil menggali potensi wilayahnya masing-masing, lalu kita integrasikan menjadi satu kesatuan paket wisata. Melalui momentum kemerdekaan ke-81 RI ini, kita terus berjuang mengisi kemerdekaan demi mewujudkan Kecamatan Padangan yang makmur dan membanggakan," ujar Novita Sari.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro Elzadeba Agustina menambahkan bahwa pengembangan paket wisata ini telah melalui tahap kajian komprehensif bekerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro.
Rute eksplorasi yang ditawarkan mencakup Waduk Prangi, rumah tua bersejarah Padangan Heritage, tempat pembuatan ledre, hingga wisata memancing dan keindahan alam di Waduk Ngradin serta Waduk Sonorejo.
“Kami berharap ini bisa menjadi salah satu ikon wisata unggulan di Bojonegoro," kata Elzadeba.
Dukungan juga datang dari Penasehat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) Prof. Zainuddin Maliki yang menegaskan bahwa pengembangan desa wisata merupakan salah satu dari 12 prioritas utama Kemendesa PDT.
"Sektor pariwisata nasional saat ini ditargetkan menyerap hingga 27 juta tenaga kerja, di mana desa wisata ditargetkan mampu berkontribusi menyumbang sekitar 4,4 juta tenaga kerja atau hampir 20 persen. Langkah konkret yang dilakukan Pemkab Bojonegoro di Padangan ini sangat sejalan dengan visi Presiden untuk menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan nasional," tegas Maliki.
Acara ditandai dengan prosesi pelepasliaran 81 ekor burung merpati sebagai simbol semangat mengisi 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Para tamu undangan dan warga kemudian menikmati berbagai wahana di Waduk Tirto Agung, seperti mengitari waduk menggunakan perahu motor dan bebek kayuh.
Paket wisata Padangan Wonderful ditawarkan dengan tarif Rp 200.000 per orang yang sudah mencakup fasilitas transportasi, kuliner, tiket masuk, wahana, atraksi, serta kaus cinderamata. Masyarakat yang berminat dapat memesan melalui kontak layanan di nomor 081331518525 (Rubiyanto).






























