Antisipasi Luapan Bengawan Solo, Dinsos Bojonegoro Gembleng Warga Desa Rawan Bencana
Rabu, 23 September 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
#adsense#
Kegiatan yang digelar pada Senin (21/09/2026) tersebut menyasar warga dan perangkat desa di sepanjang kawasan bantaran Sungai Bengawan Solo yang memiliki potensi tinggi terdampak musibah banjir tahunan.
Kepala Dinsos Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat di tingkat tapak merupakan langkah kunci dalam meminimalkan risiko serta dampak kebencanaan.
"Desa menjadi pihak pertama yang harus mampu melakukan penanganan awal ketika bencana terjadi, sebelum bantuan lanjutan datang. Karena itu, masyarakat perlu dibekali pengetahuan dan kemampuan dasar dalam menghadapi situasi kebencanaan," ujar Agus.
#adsense#
Melalui gladi tanggap darurat ini, warga tidak hanya dibekali teori, tetapi juga dilatih merespons situasi darurat secara terarah. Mulai dari pemetaan awal potensi risiko, teknik evakuasi mandiri, penyelamatan kelompok rentan (lansia, anak-anak, dan disabilitas), hingga alur koordinasi cepat dengan unsur relawan dan pemerintah daerah.
Melalui pelatihan yang digelar secara berkelanjutan ini, Dinsos Bojonegoro berharap masyarakat di wilayah rawan bencana, khususnya kawasan bantaran Bengawan Solo, semakin sigap, tangguh, dan tidak gagap saat menghadapi kondisi darurat.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir































