SKK Migas Jabanusa Gelar Lokakarya Media 2026, Dorong Kemandirian Berkelanjutan Masyarakat
Kamis, 17 September 2026 13:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Yogyakarta— Kemitraan antara industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dengan media terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan informasi mengenai kontribusi, tantangan, sekaligus manfaat industri hulu migas dapat dipahami masyarakat secara tepat, akurat, dan berimbang.
Semangat itu mengemuka dalam Lokakarya Media 2026 yang digelar SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Jabanusa selama tiga hari, Rabu hingga Kamis, di Hotel Tentrem Yogyakarta. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Menguatkan Kemitraan Hulu Migas dan Media Jabanusa dalam Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kemandirian Berkelanjutan.”
Lokakarya secara resmi dibuka oleh Nabil Aswad, Rabu (17/09/2026). Dalam sambutannya, Nabil Aswad menekankan pentingnya peningkatan kompetensi insan media sekaligus keberlanjutan kemitraan antara SKK Migas, KKKS, dan media. Menurut Nabil, penguatan kapasitas wartawan menjadi bagian penting agar informasi tentang industri hulu migas dapat disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari kelanjutan upaya peningkatan kompetensi sekaligus memperkuat kemitraan antara SKK Migas dan media,” ujar Nabil.
Ia menilai media memiliki posisi strategis dalam menjembatani informasi industri hulu migas dengan masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan perlu terus dibangun sehingga informasi yang disampaikan tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan manfaat dan perspektif yang lebih luas bagi publik.
Apresiasi juga disampaikan kepada media yang selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap keberlangsungan industri hulu migas. Dukungan tersebut dinilai penting, terutama dalam menyampaikan berbagai informasi mengenai aktivitas industri serta kontribusinya terhadap pembangunan dan masyarakat di wilayah operasi.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan menyampaikan pentingnya komunikasi yang terbuka, berkelanjutan, serta dilandasi semangat silaturahmi dan dialog. Ia mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh peserta mendoakan rekan-rekan jurnalis di Banten yang sedang menghadapi situasi tertentu.
Lokakarya tersebut diikuti sekitar 80 pimpinan media. Anggono menegaskan, hubungan antara industri hulu migas dan media tidak sebatas menyampaikan informasi mengenai kegiatan operasional, tetapi juga bagaimana menjelaskan kontribusi positif industri kepada masyarakat secara tepat dan akurat.
“Media sangat strategis dalam menjelaskan manfaat maupun tantangan industri hulu migas kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi harus semakin terbuka dan berkelanjutan,” kata Anggono.
Menurutnya, salah satu hal penting yang perlu terus dikomunikasikan adalah sejauh mana keberadaan industri hulu migas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program pemberdayaan masyarakat atau PPM menjadi salah satu ruang untuk menghadirkan kisah-kisah inspiratif dari masyarakat penerima manfaat.
Berbagai program pemberdayaan, termasuk sektor kesehatan dan pengembangan usaha masyarakat, dapat menjadi bahan informasi yang memperlihatkan bagaimana industri hulu migas hadir bersama masyarakat. Dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan pameran UMKM binaan industri hulu migas, yang memperlihatkan semangat pelaku usaha lokal untuk berkembang dan naik kelas.
Anggono berharap kemitraan dengan media dapat terus menjadi ruang kolaborasi untuk menyampaikan kisah-kisah positif sekaligus membangun optimisme masyarakat. Komunikasi yang konsisten dinilai menjadi fondasi penting untuk menghadirkan pemahaman yang lebih utuh mengenai industri hulu migas dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
“Semangatnya adalah bagaimana kita terus bersinergi dengan teman-teman media. Komunikasi terbuka harus terus dibangun agar manfaat industri dapat tersampaikan kepada masyarakat dan mendorong optimisme menuju kemandirian yang berkelanjutan,” pungkasnya. (imm/mul)
Reporter Imam Nurcahyo
Editor Mulyanto
Publisher Mohamad Tohir































