Tingkatkan Resapan Air, DLH Bojonegoro dan EMCL Gelar Kampanye Biopori di Padangan
Selasa, 15 September 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat aksi nyata konservasi alam dan ketersediaan sumber air bersih berbasis masyarakat. Komitmen ini diwujudkan lewat kegiatan Kampanye Biopori dan Penanaman Pohon di Dusun Tobo, Desa Kendung, Kecamatan Padangan, Senin (14/09/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Gerakan Konservasi Air Melalui Biopori Berbasis Penguatan Kelompok Perempuan di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 melalui inisiatif "Banyu Kangge Urip". Program tersebut digulirkan atas kolaborasi antara ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Yayasan Sikas Bhakti Nusantara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, menyampaikan bahwa kehadiran DLH merupakan wujud dukungan penuh Pemkab Bojonegoro terhadap aksi pelestarian lingkungan hidup berbasis komunitas. Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Nomor 800/48/412.217/2026 tertanggal 15 Januari 2026.
"Kehadiran kami adalah bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan resapan air dan kepedulian lingkungan. Ini sekaligus menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendorong pengelolaan lingkungan hidup yang melibatkan masyarakat secara langsung," tegas Luluk Alifah.
Dalam giat tersebut, warga desa dan kelompok perempuan mendapatkan edukasi teknis mengenai pembuatan serta efektivitas lubang resapan biopori. Selain mampu mengoptimalkan penyerapan air hujan ke dalam tanah, biopori sekaligus berfungsi sebagai media pengolahan sampah organik menjadi kompos.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon bersama guna memperkuat vegetasi tanah serta menghijaukan lingkungan permukiman warga setempat.
Melalui sinergi bersama dunia usaha dan elemen masyarakat, Pemkab Bojonegoro berharap gerakan berbasis komunitas ini terus meluas demi mewujudkan lingkungan Bojonegoro yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.(red/mul)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































