Dukung UMKM Penjahit Naik Kelas, Bupati Blora Resmikan Sentra ZMODIS dan Dorong Pemasaran Digital
Kamis, 17 September 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blora terus bersinergi memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis pemberdayaan zakat produktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian sentra usaha ZMODIS (Zona Modis) di Jalan Dr. Sutomo Lorong 3, Kelurahan Tempelan, Kecamatan Blora, Selasa (15/09/2026).
Peresmian pusat usaha jahit yang berlokasi tepat di belakang SMAN 1 Blora tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. Agenda ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sarana produksi bagi Kelompok Penjahit Mustika berupa lima mesin jahit, tiga mesin obras, serta pembangunan fisik tempat usaha dengan akumulasi nilai Rp55.325.000.
Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah progresif BAZNAS Blora yang konsisten mengubah pola penyaluran zakat dari konsumtif menjadi program produktif yang memberi dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
"Bantuan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat usaha kecil, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga. Manfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya," ujar Bupati Arief.
Secara khusus, Bupati Arief mendorong 12 anggota penjahit yang tergabung dalam Kelompok Penjahit Mustika untuk berani beradaptasi dengan kemajuan teknologi media sosial guna memperluas jangkauan pasar.
"Sekarang zamannya digital. Manfaatkan WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, dan media sosial lainnya untuk promosi. Kalau jahitannya bagus, promosinya bagus, pelayanannya bagus, insyaallah pelanggan semakin banyak yang datang," imbuhnya.
Guna mendukung peningkatan mutu layanan, Pemkab Blora melalui dinas terkait juga akan memfasilitasi program pelatihan ketrampilan menjahit (up-skilling) secara berkala agar model dan kualitas jahitan para anggota kelompok terus berkembang mengikuti tren fesyen terkini.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Blora, H. Sutaat, S.Pd., menyampaikan bahwa intervensi modal usaha dan penyediaan sarana penunjang ini diharapkan mampu mendorong UMKM penjahit lokal bertransformasi menjadi kelompok usaha yang mandiri secara finansial.
"Kami berharap bantuan ini tidak hanya menunjang kegiatan usaha harian, tetapi menjadi bagian dari upaya BAZNAS membantu masyarakat agar semakin mandiri secara ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan memperluas skala usahanya," kata Sutaat.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam peresmian tersebut, Kepala Dinas Dagkop UKM Kiswoyo, Kepala Dinperinaker Endro Budi Darmawan, Plt. Kepala Bapperida Antonius Sriandwi Nugrahanto, jajaran Forkopimcam Blora, serta tokoh masyarakat setempat.































