Hadiri Rakor Bersama Menko IPK AHY, Bupati Blora Siap Perluas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu
Selasa, 15 September 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berkomitmen mempercepat penanganan kawasan permukiman kumuh secara terpadu dan berkelanjutan. Komitmen ini ditegaskan Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, usai menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) di Auditorium BRIN, Jakarta, Senin (14/09/2026).
Rakor yang dibuka langsung oleh Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut diikuti oleh jajaran kepala daerah se-Indonesia. Dalam pengarahannya, AHY menekankan pentingnya sinergi dan integrasi program perumahan dengan penyediaan prasarana pendukung seperti air bersih, sanitasi, pengelolaan sampah, serta mitigasi bencana.
AHY mengungkapkan bahwa saat ini tercatat terdapat sekitar 7.000 kawasan kumuh di Indonesia. Dari jumlah tersebut, porsi penanganan terbesar berada di tingkat kabupaten/kota, yakni mencapai 66 persen untuk kawasan dengan luas di bawah 10 hektare.
"Penekanannya ada pada kata ‘terpadu’. Bukan sekadar membangun atau memperbaiki rumah, tetapi juga ekosistem permukiman di sekitarnya. Pembangunan harus terintegrasi dengan akses air minum, sanitasi, serta terhubung dengan fasilitas publik seperti sekolah, pasar, dan transportasi," tegas AHY.
Menanggapi arahan Menko IPK, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman menyatakan kesiapan Pemkab Blora untuk menindaklanjuti serta memperluas cakupan program penanganan permukiman kumuh terpadu di wilayahnya.
Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Blora telah menjalankan berbagai intervensi perbaikan kawasan permukiman, salah satunya yang telah terealisasi di kawasan perkotaan.
"Untuk Blora, utamanya di Kelurahan Kunduran sudah kita laksanakan. Semoga hasil dari rakor ini dapat kita tindak lanjuti dan kegiatannya bisa meluas ke wilayah-wilayah kelurahan atau desa lain yang ada di Kabupaten Blora," ujar Mas Arief.
Melalui penguatan koordinasi pusat dan daerah ini, Pemkab Blora berharap program perbaikan permukiman tidak hanya meningkatkan kualitas hunian warga, tetapi juga menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat, aman dari risiko bencana, dan berdaya saing.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































