Gali Potensi Sejarah Lokal, Disbudpar Bojonegoro Gelar Lomba Esai Sejarah Desa Berhadiah Rp10 Juta
Kamis, 17 September 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
#adsense#
Kepala Disbudpar Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah partisipasi publik dalam menggali narasi sejarah desa yang menjadi fondasi identitas budaya lokal Bojonegoro.
“Melalui lomba ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih mengenal sejarah desa masing-masing. Jejak sejarah yang ada di desa merupakan bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya Bojonegoro,” ujar Elzadeba.
Lomba karya tulis ini terbuka bagi seluruh warga berdomisili di Kabupaten Bojonegoro dengan ketentuan usia minimal 16 tahun saat mendaftar. Kepesertaan dapat bersifat perseorangan maupun kelompok dengan keanggotaan maksimal tiga orang. Bagi kalangan pelajar, pendaftaran wajib melampirkan kartu pelajar atau surat keterangan aktif dari pihak sekolah.
Elzadeba menegaskan pentingnya orisinalitas dalam penulisan esai. Karya yang dikirimkan harus murni karya baru yang belum pernah dipublikasikan di media mana pun. Setiap bentuk pelanggaran seperti plagiarisme dan manipulasi data akan dikenai sanksi tegas berupa diskualifikasi.
“Harapannya, lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi menulis, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan dan mengangkat kembali cerita, nilai, serta sejarah desa yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat,” tambahnya.
#adsense#
Tahapan pengiriman berkas karya esai resmi dibuka mulai 14 September hingga 14 Oktober 2026 melalui pranala dan pemindaian kode QR yang disediakan oleh panitia Disbudpar Bojonegoro. Dalam ajang ini, total hadiah uang pembinaan yang disiapkan panitia mencapai Rp10 juta.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































