Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan Bagi Puluhan Warga Penerima Manfaat di Kecamatan Kapas
Selasa, 28 Juli 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Upaya memangkas angka kemiskinan berbasis pemberdayaan ekonomi warga terus dipacu oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Langkah konkrit ini diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Domba dalam koridor Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Petani tingkat kecamatan dan desa yang menyasar 84 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pendopo Kecamatan Kapas pada Senin (27/07/2026).
Para peserta diajak mendalami tata cara budidaya serta penyediaan pakan ternak domba, tata kelola pemeliharaan harian, hingga penanganan limbah peternakan agar roda usaha masyarakat dapat berjalan berkesinambungan.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memaparkan bahwa jajaran pemerintah daerah bersama Bupati Setyo Wahono secara konsisten memperkokoh berbagai skema penanggulangan kemiskinan yang menyentuh langsung akar rumput.
Ia memerinci, akumulasi penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi tercatat melingkupi 8.611 KPM penerima Program Gayatri, 2.520 KPM Program Domba Kesejahteraan, serta 519 KPM untuk Program KOLEGA.
"Tahun 2026 terdapat penguatan pada Program Domba Kesejahteraan. Jika sebelumnya setiap penerima memperoleh satu ekor jantan dan satu ekor betina, maka tahun ini direncanakan menjadi satu ekor jantan dan dua ekor betina. Harapannya, ternak dapat berkembang lebih cepat sehingga manfaat ekonominya semakin besar bagi keluarga penerima," ungkap Nurul Azizah.
Di samping fokus pada budidaya domba, Wabup membocorkan agenda pengembangan kawasan ternak bebek yang akan dipusatkan di Kecamatan Kanor. Wilayah tersebut dinilai amat potensial sehingga disiapkan menerima alokasi khusus pada tahun 2026 guna mengangkat perekonomian berbasis keunggulan lokal.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro Catur Rahayu menyebutkan bahwa Program Domba Kesejahteraan dirancang sebagai jurus jitu pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian warga lewat sektor peternakan
Dinas terkait tidak sekadar membagikan paket bantuan, melainkan memikul kewajiban memberikan arahan, pengawasan teknis, serta fasilitas penunjang bagi tiap penerima modal usaha.
"Program Domba Kesejahteraan telah dimulai sejak tahun 2023. Program domba kesejahtetaan dari 2023 sampai 2025 sejumlah 2.520 KPM. Ke depan, program ini akan terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," jelas Catur.
Catur menerangkan, sasaran program ini menyasar masyarakat desil 1 sampai desil 5 dalam usia produktif yang menyimpan ketertarikan di bidang peternakan, siap dibina, serta sudah menyiapkan lahan atau kandang pemeliharaan. Melalui pembekalan ini, warga diharapkan sanggup mengelola usaha secara mandiri demi meningkatkan taraf hidup keluarga sekaligus menopang laju penurunan angka kemiskinan daerah.





























