News Ticker
  • Wabup Bojonegoro Sidak Warung Diduga Jadi Tempat Prostitusi di Sukosewu
  • Tekan Angka Kekeringan dan Perluas Ruang Hijau, Pemkab Bojonegoro Gelar Aksi Suka Menanam di Sukosewu
  • Perkuat Kolaborasi Pembangunan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Hibah dan Gelar Pembinaan untuk Ratusan Ormas
  • 31 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Segera Lakukan Pelebaran Jalan Poros Purwosari-Tambakrejo, Anggaran Rp 20 M
  • Ini Batas Aman Harian Konsumsi Micin Menurut Pakar Kesehatan
  • DPRD dan Pemkab Bojonegoro Sahkan Dua Raperda Strategis Bidang Pariwisata dan Perlindungan Anak
  • Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Perisai Anak Jatim, Perkuat Ekosistem Digital Ramah Anak
  • Asesmen Hari Kedua UNESCO Global Geopark, Tim Asesor Kagumi Kekayaan Alam dan Budaya Bojonegoro
  • 30 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Warga Leran dan Sukoharjo Kalitidu Bersama-sama Bangun Infrastruktur Publik
  • DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Bersama OPD, Fokus pada Efektivitas Program dan Kesejahteraan Masyarakat
  • Penyaluran Dana Desa Tahap II di Bojonegoro Baru Jangkau 130 Desa, Ratusan Desa Belum Ajukan Pencairan
  • Pemkab Bojonegoro Sambut Tim Asesor UNESCO, Geopark Bojonegoro Jalani Validasi Menuju UNESCO Global Geopark
  • Motor Vixion Kontra Truk Ayam di Baureno, Satu Orang Luka Berat
  • Program Domba Kesejahteraan, Strategi Pemkab Bojonegoro Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
  • Desa Kauman Bojonegoro Masuk Kandidat Desa Antikorupsi 2026, KPK Lakukan Monitoring Penilaian
  • Kolaborasi Peduli Keselamatan, PLN NP UPTA Cetak "Agen Tanggap Bencana" Sejak Dini
  • Wujud Syukur dan Ikhtiar, PLN NP UP Tanjung Awar-Awar Gelar Program Derma Nusantara
  • AMSI Jatim Akan Gelar Seminar Nasional Bahas Masa Depan Media di Era AI
  • Gagal Salip Kendaraan di Depannya, Bus Jaya Utama Hantam Avanza di Baureno Bojonegoro
  • AKBP Yenni Diarty Resmi Jabat Kapolres, Jadi Polwan Pertama Pimpin Polres Bojonegoro
Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakernas dan Launching Gerakan Indonesia Bersih

Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakernas dan Launching Gerakan Indonesia Bersih

Jakarta - Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd, pada Kamis (21/02/2019), hadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkai dengan peluncuran atau launching, Gerakan Indonesia Bersih.
Rakernas tersebut bertujuan untuk mensinergikan kebijakan kementerian atau lembaga guna peningkatan kinerja pemerintah daerah, dalam pengelolaan sampah untuk mewujudkan Indonesia Bersih.
 
Acara yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta Pusat tersebut bersamaan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, yang mengambil tema, Indonesia Bersih dan sub tema, Kelola Sampah, Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai. Dan dihadiri Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia  serta sejumlah Menteri Kabinet Kerja.
 
 
 

 

Rakernas dan launching Gerakan Indonesia Bersih, di Gedung Manggala Wanabakti Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta Pusat. Kamis (21/02/2019),

 
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk membangun dan membudayakan hidup bersih dan sehat, harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, serta lingkungan yang lebih luas.
 
“Karena Indonesia bersih harus dimulai dari hal kecil dan sederhana, seperti kesadaran membuang sampah pada tempatnya dan mencuci tangan.” kata Puan Maharani.
 
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pada kesempatan tersebut menyampaikan agar daerah segera menyusun kebijakan, yang menjadi landasan pelaksanaan pengelolaan persampahan, serta meyusun peraturan daerah, dalam rangkaian Gerakan Indonesia Bersih dan Sehat.
 
Selain itu, Menteri Tjahjo Kumolo berharap agar pemerintah daerah melakukan inovasi dalam pengelolaan sampah dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, untuk meningkatkan kehidupan bersih dan sehat,
 
“Pemerintah daerah agar melakukan kerjasama antar wilayah, untuk menyelesaikan masalah persampahan, sesuai dengan fungsi kewilayahan masing-masing daerah.” tutur Tjahjo Kumolo.
 
Selanjutnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi kebijakan pengelolaan sampah, yakni mengurangi sampah sebagai beban cemar, dapat dilakukan dengan cara, mengurangi sampah di sumber sampah (reduce), re-design kemasan atau memanfaatkan kembali sampah (reuse), dan membuat sampah didaur ulang atau digunakan ulang sebanyak mungkin (recycle).
 
“Mengurangi sampah sebagai beban cemar, dapat dilakukan dengan cara, mengurangi sampah di sumber sampah, memanfaatkan kembali sampah dan mendaur ulang sampah sebanyak mungkin,” tutur Siti Nurbaya.
 
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada dua program pengelolaan sampah di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang pertama, Program Reguler dengan cara Pembangunan TPA Sampah Regional, Tempat Pengelolaan Sampah, Sanitasi Berbasis Masyarakat, Instalasi Pengolahan Air Limbah, Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja.
 
“Dan yang kedua adalah program Khusus dengan cara pemanfaatan plastik untuk campuran aspal, pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah, dan sistem pengelolaan sampah Refuse Derived Fuel atau RDF." Kata Basuki Hadimuljono.
 
 
 

Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd, saat hadiri Rakernas dan launching Gerakan Indonesia Bersih, di Gedung Manggala Wanabakti Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta Pusat. Kamis (21/02/2019),

 
Secara terpisah, Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd, melalui Kabag Humas dan Protokol, Heru Sugiharto SE MM, kepada awak media ini menyampaikan bahwa Pemkab Bojonegoro mempunyai komitmen yang kuat dalam penanganan dan pengelolaan sampah.
 
“Pemkab Bojonegoro sangat peduli dalam pengelolaan sampah dan pemerintah berkomitmen untuk penanganan dan pengelolaan sampanh,” kata Wakil Bupati, sebagimana  disampaikan Kabag Humas dan Protokol, Heru Sugiharto.
 
Selanjutnya Wakil Bupati juga berharap dukungan dari stakeholder dan Forkopimda, termasuk dunia usaha, untuk bersama-sama pemerintah deaerah dalam mengelola sampah agar lebih baik lagi.
 
“Kami harap dukungan dari stakeholder, forkopimda dan dunia usaha serta masyarakat Bojonegoro, untuk mewujudkan Bojonegoro yang bersih dan sehat,” pungkasnya. (red/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785496986.8128 at start, 1785496987.3049 at end, 0.49212312698364 sec elapsed