Wabup Bojonegoro Sidak Warung Diduga Jadi Tempat Prostitusi di Sukosewu
Jumat, 31 Juli 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Respon cepat ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menanggapi aduan warga serta sorotan publik terkait indikasi kegiatan asusila di kawasan warung remang-remang Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu, lewat aksi inspeksi mendadak langsung yang dipimpin oleh Wakil Bupati Nurul Azizah pada Kamis (30/07/2026) kemarin.
Agenda peninjauan lapangan tersebut turut melibatkan unsur pimpinan Satuan Polisi Pamong Praja, legislator daerah, perwakilan dinas kesehatan serta lingkungan hidup, camat setempat, kepala desa, dan aparat keamanan gabungan dari kepolisian serta TNI guna memastikan penanganan masalah sosial ini berjalan komprehensif.
Setibanya di titik sasaran, rombongan pemerintah daerah menyisir dua bangunan yang diadukan masyarakat. Berdasarkan pengamatan visual, struktur bangunan tersebut berkedok warung penyedia jajanan di bagian depan, sementara bagian belakangnya disekat menjadi beberapa bilik kecil ukuran dua kali dua meter lengkap dengan fasilitas tempat tidur, pencahayaan minim, serta pendingin udara portable, meski saat peninjauan berlangsung bilik-bilik tersebut terpantau kosong dari aktivitas mencurigakan.
Di sela-sela peninjauan, Nurul memberikan pengarahan persuasif sekaligus peringatan tegas kepada pemilik tempat agar memperhatikan aspek kesehatan masyarakat serta bahaya penularan virus HIV yang masih menjadi perhatian serius.
"HIV/AIDS itu kasusnya masih banyak. Saya minta Dinas Kesehatan segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Warung tetap boleh beroperasi, tetapi kamar-kamar di belakang harus dihilangkan. Secepatnya harus dibongkar," tegas Nurul Azizah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Laela Nor Aeny juga menambahkan instruksi agar sekat-sekat bilik tersebut segera dibongkar mandiri dan dialihfungsikan menjadi tempat usaha kuliner halal seperti jajanan tradisional demi menarik pengunjung secara positif.





























