News Ticker
  • Khofifah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Jatim Nol Persen
  • Cantika Wahono Lantik Ketua TP PKK dan TP Posyandu di 14 Kecamatan, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Keluarga
  • Kemenag Bojonegoro Perkuat Sinergi dan Apresiasi Prestasi Madrasah di Ajang OMI
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 13 Oktober 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 13 Oktober 2026
  • 13 Oktober dalam Sejarah
  • Sabet Penghargaan Pembina Siskamling Terbaik I Jatim, Bupati Setyo Wahono Dorong Penguatan Keamanan Berbasis Masyarakat
  • PT Shou Fong dan Pemkab Bojonegoro Gelar Seleksi Kerja Massal, Sediakan Kuota Disabilitas
  • Siap-Siap! GUTANBO FEST ’26 Gelar Pameran Pertanian hingga Hiburan Artis Nasional di Alun-Alun Bojonegoro
  • Gelar Medikrun Bojonegoro 2026, IDI Ajak Ribuan Peserta Budayakan Pola Hidup Sehat
  • Kapal Kargo Khatulistiwa 8 Tenggelam Usai Bertabrakan dengan Tongkang di Perairan Tuban, 1 Orang Meninggal
  • 12 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Senin 12 Oktober 2026
  • Dilengkapi Sport Center, Pembangunan Tahap Awal Kampus UNY Blora Senilai Rp52 Miliar Resmi Dimulai
  • Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Layanan Bus Trans Jatim Digratiskan Sehari pada 12 Oktober 2026
  • Sayuran Hidroponik Otomatis Belum Tentu Lebih Sehat Dibanding Konvensional
  • Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah, Eksplorasi Teori Konspirasi dan Horor yang Bikin Penasaran
  • Pembangunan Bendungan Karangnongko dan Cabean Berlanjut, Pasar Ngawen Blora Siap Ditempati November 2026
  • Kebakaran di Dander, Bojonegoro, 2 Orang Alami Luka Bakar
  • 11 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Minggu 11 Oktober 2026
  • Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan
  • Bupati Setyo Wahono Tegaskan Evaluasi SAKIP 2026 Harus Berorientasi Hasil dan Manfaat Nyata
  • DKPP Bojonegoro Salurkan 589,8 Ton Bantuan Benih Padi untuk Petani
35 Guru SD Dilatih Menyusun Karya Tulis Ilmiah Berbasis Teknologi Informasi

Program Pengembangan Pendidikan ExxonMobil Cepu Limited

35 Guru SD Dilatih Menyusun Karya Tulis Ilmiah Berbasis Teknologi Informasi

Oleh Heriyanto

Bojonegoro Kota - Puluhan guru Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Bojonegoro mengikuti pelatihan pembuatan karya tulis ilmiah dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Teknologi Informasi di Pusat Belajar Guru ( PBG) Bojonegoro, Senin (06/02/2017).

Pelatihan ini difasilitasi Relawan TIK (RTIK) Bojonegoro bekerja sama dengan Guru Ahli PBG Bojonegoro serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. "Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru sebagai tenaga pendidik di era digital," ungkap Ketua RTIK Bojonegoro, Rifaun Naim.

Menurut pria yang akrab dipanggil Faun itu, para guru tersebut diajari bagaimana membuat karya ilmiah dalam berbagai format yang bisa diaplikasikan pada teknologi digital. "Misalnya membuat materi ajar melalui video tutorial atau aplikasi berbasis android. Kami berharap, para peserta dapat menggunakan media teknologi informasi untuk mempermudah proses belajar mengaja," tambahnya.

Guru Ahli PBG Bojonegoro, Nurul Hidayah menjelaskan, pelatihan pembuatan karya tulis ilmiah pada tahap pertama mengajarkan guru membuat sebuah PTK yang sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah. Selanjutnya diteruskan dengan penulisan jurnal online.

Menurut dia, menulis sebuah karya tulis ataupun karya ilmiah baik dalam bentuk PTK ataupun jurnal diharapkan bisa melatih pemikiran ilmiah guru.

"Karena dalam karya ilmiah, hasil pemikiran ilmiah pada suatu disiplin ilmu tertentu yang disusun secara matematis ilmiah, logis, benar, bertanggungjawab, dan menggunakan bahasa yang baik dan benar," katanya menerangkan.
 
Arah dari pelatihan pembuatan Karya Tulis Ilmiah dalam bentuk PTK kali ini lebih ditekankan untuk memanfaatkan media Teknologi Informasi. Bagi NuruI sendiri, karya tulis ilmiah bukan sekedar untuk mempertanggungjawabkan penggunaan sumber daya penelitian seperti uang, bahan, dan alat. "Tetapi juga mempertanggungjawabkan penulisan karya ilmiah tersebut secara teknis dan materi," ujar dia.

Kegiatan ini merupakan serangkaian program peningkatan keterampilan dan pengelolaan kelas yang diprakarsai oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) guna untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan bahan ajar dan mendokumentasikan kegiatan belajar mengajar.

Sebanyak 35 guru yang hadir merupakan perwakilan dari 26 SD yang ada di 16 kecamatan di Bojonegoro. Yakni Kecamatan Balen, Kapas, Sukosewu, Bojonegoro, Kepohbaru, Ngasem, Ngraho, Sumberejo, Temayang, Kanor, Dander, Baureno, Kasiman, Kedungadem, Kalitidu, dan Ngambon.

Perwakilan EMCL, Beta Wicaksono dalam sambutannya, mengungkapkan, program ini sebagai bentuk komitmen EMCL kepada masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Bojonegoro.

Dalam kesempatan yang sama, Beta memaparkan kegiatan-kegiatan operasi EMCL kepada para peserta. Dia juga menjelaskan tentang proses industri hulu Migas dan menyampaikan berbagai program yang telah dilaksanakan EMCL di wilayah Blok Cepu.

"Terima kasih kepada masyarakat Bojonegoro yang telah mendukung kesuksesan proyek negara di Lapangan Banyu Urip selama ini," pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Hanafi mengapresisasi komitmen EMCL ini. Dia melihat komitmen EMCL dalam pengembangan pendidikan di Bojonegoro patut dicontoh.

Melalui kegiatan seperti ini, dia berharap, para guru bisa meningkatkan kemampuannya menciptakan metode belajar yang efektif, aplikatif, dan mengikuti perkembangan teknologi. "Kita bisa membuktikan bahwa pendidikan di Bojonegoro semakin maju," ucapnya. (her/tap)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1791868639.4567 at start, 1791868639.7342 at end, 0.27751803398132 sec elapsed