PDM Bojonegoro Terima Hibah Rp5,5 Miliar APBD untuk Pembangunan Kantor Permanen
Senin, 03 Agustus 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro menerima alokasi hibah senilai Rp5,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2026. Dana hibah tersebut dialokasikan secara khusus untuk membangun gedung kantor permanen yang selama ini belum dimiliki oleh organisasi keagamaan tersebut.
Gedung kantor baru tersebut direncanakan berdiri di area sebelah barat Masjid At-Taqwa, Jalan Teuku Umar, Kota Bojonegoro. Fasilitas ini disiapkan menjadi pusat administrasi serta koordinasi organisasi dalam memperkuat pelaksanaan berbagai program kerja di sektor pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua PDM Bojonegoro Sholikin Jamik menjelaskan bahwa pengajuan hibah kepada Pemkab Bojonegoro didasari atas kebutuhan mendesak akan ruang kerja yang representatif seiring semakin pesatnya perkembangan aktivitas organisasi dan amal usaha.
"Pengajuan hibah ini didasarkan pada kontribusi Muhammadiyah kepada pemerintah dan masyarakat. Selama ini Muhammadiyah telah banyak membantu pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, sosial hingga ekonomi yang pada hakikatnya merupakan bagian dari pelayanan publik," kata Sholikin Jamik, Senin (03/08/2026).
Sholikin menambahkan bahwa Muhammadiyah terus berkomitmen mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah melalui penguatan amal usaha yang dampaknya dirasakan langsung oleh warga secara luas.
"Kantor ini nantinya menjadi pusat kegiatan organisasi. Karena PDM memang belum memiliki kantor sendiri, keberadaan gedung ini sangat diperlukan untuk mendukung berbagai aktivitas dan pelayanan kepada masyarakat," kata Sholikin Jamik.
Proses realisasi pembangunan fisik saat ini telah memasuki tahap pengadaan barang dan jasa. Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik Inaproc, paket pekerjaan fisik bangunan Kantor PDM Bojonegoro tengah melalui proses evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, hingga penawaran harga dengan total pendaftar mencapai 108 perusahaan jasa konstruksi.
Setelah pemenang lelang ditetapkan secara resmi, pengerjaan konstruksi diharapkan dapat segera dimulai agar gedung baru tersebut dapat beroperasi optimal dalam melayani kebutuhan organisasi maupun masyarakat umum.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir






























