Dukung Swasembada Pangan, Petani Milenial Kedungadem Bikin Brigade Pangan Tunas Berkembang
Senin, 03 Agustus 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Sejumlah pemuda dan pemudi tani dari Kecamatan Kedungadem resmi membentuk Brigade Pangan sekaligus Kelompok Petani Milenial Tunas Berkembang. Pembentukan wadah tersebut disepakati melalui musyawarah yang digelar di Balai Desa Kendung, Kecamatan Kedungadem pada Jumat (31/07/2026) lalu.
Pembentukan organisasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung Program Brigade Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia guna memperkuat ketahanan pangan nasional melalui regenerasi serta keterlibatan generasi muda di sektor pertanian.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kedungadem Sandy Trifika, Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Kendung Moh. Sunjarno, Kepala Desa Kendung Mulyadi, serta seluruh pengurus dan anggota kelompok tani milenial.
Kelompok Tunas Berkembang yang bersekretariat di Desa Kendung ini dirancang sebagai wadah kolaborasi petani muda antardesa di Kecamatan Kedungadem. Keberadaan organisasi bertujuan untuk mendorong tata kelola pertanian modern, profesional, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani lokal.
Musyawarah tersebut juga merumuskan jajaran kepengurusan inti, di antaranya Verio Afana Abdillah sebagai Ketua, Sisyanto sebagai Wakil Ketua, Widodo sebagai Sekretaris, Oky Arianto Putra sebagai Bendahara, M. Yudi Firdaus sebagai Koordinator Produksi, Yoyok sebagai Koordinator Alsintan, Edi Purnomo sebagai Koordinator Kemitraan dan Pemasaran, serta Suyoki sebagai Koordinator SDM dan Pelatihan.
Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Kendung Moh. Sunjarno menegaskan bahwa keberadaan kelompok ini menjadi momentum krusial untuk mempercepat transformasi teknologi di kalangan petani muda.
"Generasi muda harus menjadi motor penggerak kemajuan sektor pertanian. Melalui Brigade Pangan Tunas Berkembang, kami berharap lahir petani-petani milenial yang adaptif terhadap teknologi, mampu mengelola usaha tani secara profesional, serta membangun kemitraan yang kuat. Pendampingan dari penyuluh akan terus kami lakukan agar kelompok ini berkembang menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Kedungadem," ujar Sunjarno, Senin (03/08/2026).
Ia menambahkan, pembentukan Brigade Pangan tidak sekadar berfokus pada peningkatan volume produksi panen, melainkan juga menanamkan jiwa kewirausahaan agar sektor pertanian makin produktif dan bernilai ekonomi tinggi.
Melalui hadirnya Tunas Berkembang, Kecamatan Kedungadem diharapkan mampu menciptakan berbagai inovasi pengelolaan lahan modern guna memperkuat kontribusi Kabupaten Bojonegoro dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.






























