Peringatan Hari Kartini di Bojonegoro: Perempuan Didorong Deteksi Dini Kanker Payudara
Kamis, 23 April 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Bojonegoro diwarnai dengan aksi nyata perlindungan kesehatan perempuan melalui pemeriksaan payudara klinis atau Sadanis. Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro ini berlangsung di Poli Eksekutif Wijaya Kusuma pada Rabu (22/04/2026) kemarin. Mengusung semangat melawan kanker melalui program Selangkah, agenda ini bertujuan memperkuat deteksi dini bagi kaum perempuan di wilayah setempat.
Penasehat DWP Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menyampaikan bahwa kesehatan merupakan modal utama bagi perempuan untuk tetap berdaya dan berkontribusi di ruang publik. Ia menilai kesadaran menjaga kebugaran fisik harus dimulai sedini mungkin tanpa mengabaikan jati diri sebagai perempuan.
“Perempuan masa kini harus sehat, berdaya, dan memiliki kualitas kesehatan yang baik. Kita harus mampu hadir di ruang publik tanpa meninggalkan kodrat sebagai perempuan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Cantika menegaskan bahwa pemeriksaan rutin merupakan langkah krusial untuk memitigasi risiko kanker payudara yang masih menjadi ancaman serius. Menurutnya, kecepatan dalam mendeteksi gejala awal akan sangat menentukan keberhasilan penanganan medis di masa mendatang.
“Deteksi dini adalah kunci. Dengan pemeriksaan seperti ini, kita bisa mengambil langkah lebih cepat. Perempuan Bojonegoro harus peduli terhadap kesehatan, baik kesehatan payudara maupun kesehatan lainnya sejak dini. Hal sederhana yang perlu kita ingat, sehatnya kita adalah untuk orang-orang yang kita cintai,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, Ani Pujiningrum, menjelaskan bahwa momentum Hari Kartini menjadi pemantik semangat bagi pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan layanan preventif. Pihaknya memastikan bahwa sarana pemeriksaan yang tersedia saat ini sudah sangat memadai untuk mendukung program deteksi dini tersebut.
“Alhamdulillah kita semua dalam keadaan sehat untuk melaksanakan kegiatan ini. Selain dalam rangka Hari Kartini, kegiatan ini juga menjadi wujud semangat melawan kanker melalui deteksi dini dengan pemeriksaan USG payudara,” ujarnya.
Ani mengungkapkan bahwa RSUD Sosodoro telah diperkuat oleh empat dokter spesialis radiologi dan fasilitas medis mutakhir seperti mamografi serta MRI 3 Tesla. Kelengkapan ini diharapkan dapat memberikan kepastian diagnosis yang akurat bagi masyarakat Bojonegoro.
“Apabila masyarakat setelah pemeriksaan diperlukan tindak lanjut, kami sudah menyediakan layanan lengkap, mulai dari mamografi hingga penanganan kanker dengan dokter spesialis dan kemoterapi. Saat ini juga dalam proses verifikasi BPJS agar layanan bisa diakses secara gratis oleh masyarakat,” jelasnya.
Kedepannya, pihak rumah sakit berencana untuk terus mengekspansi layanan onkologi sebagai salah satu pusat unggulan medis di Bojonegoro. Ani juga memberikan apresiasi tinggi kepada DWP yang telah menginisiasi gerakan ini, mengingat peran strategis perempuan sebagai pilar kesehatan dalam keluarga.
“Kedepan, RSUD Sosodoro berencana mengembangkan layanan onkologi sebagai bagian dari peningkatan layanan kesehatan, selain layanan unggulan yang sudah ada seperti jantung dan stroke,” bebernya.(red/toh)




























.md.jpg)


