News Ticker
  • Integritas Kepemimpinan Harus Jadi Kunci Utama Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemkab Bojonegoro
  • Kapolres Bojonegoro Santuni Ainur Riza, Remaja Penyandang Disabilitas di Trucuk
  • Tiket ‘Offline’ Konser Ungu Harmony 3 Dekade Anniversary Bank Daerah Bojonegoro Bisa Diperoleh di Tiket Box Resmi
  • 382 Koperasi Merah Putih di Bojonegoro Sudah Bergerak, 48 Titik Masih Stagnan
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi Penjualan Telur Gayatri, Dorong Penguatan Kerjasama
  • Tiga Desa Unggulan Resmi Sandang Status Desa Cantik Bojonegoro Tahun 2026
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Kemandirian Data dan Keunggulan Desa Lewat Program Desa CANTIK
  • Transformasi Tata Kelola Haji Fokuskan Keadilan Antrean dan Ketahanan Keuangan
  • Dua Maling Motor di Bojonegoro Dibekuk Polisi
  • Antisipasi Gagal Panen Akibat Kemarau, Komisi B DPRD Bojonegoro Matangkan Program Irigasi Perpompaan
  • Jembatan Akses Desa Wotan dan Sambongrejo di Bojonegoro Ambrol Tergerus Aliran Sungai
  • Viral! Unggahan Medsos di Bojonegoro Ini Minta Pengkritik Program MBG Pindah Negara
  • Pemprov Jatim Mulai Terapkan Pembatasan Penggunaan Gadget di Sekolah
  • Okupansi Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Melonjak Drastis Sepanjang Awal Tahun 2026
  • Tersengat Listrik saat Potong Ranting Pohon, Warga Temayang, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Wakil Bupati Blora Dorong Pembangunan Embung di Cepu untuk Atasi Banjir Tahunan
  • Sumari, Kuli Panggul di Blora Naik Haji Tahun Ini Setelah 20 Tahun Sisihkan Uang Receh
  • Respons Cepat Laporan Warga, Satpol PP Bojonegoro Amankan ODGJ yang Resahkan Pengguna Jalan
  • Bawa Senjata Tajam, Penderita Gangguan Mental di Bubulan, Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah Edisi ke-18 di Kalitidu
  • 15 April dalam Sejarah
  • Dinas Perhubungan Bojonegoro Gembok Mobil Siaga Desa yang Parkir Sembarangan
  • Hilang Kendali, Truk Tangki di Kapas, Bojonegoro Tabrak Pohon Penghijauan
  • Tenggelam di Sawah, Seorang Balita di Gayam, Bojonegoro Meninggal Dunia
Antisipasi Gagal Panen Akibat Kemarau, Komisi B DPRD Bojonegoro Matangkan Program Irigasi Perpompaan

Antisipasi Gagal Panen Akibat Kemarau, Komisi B DPRD Bojonegoro Matangkan Program Irigasi Perpompaan

Bojonegoro - Langkah mitigasi menghadapi ancaman kekeringan pada musim kemarau tahun 2026 mulai diseriusi oleh Pemkab Bojonegoro, baik di legislatif maupun eksekutif. Dalam rapat kerja yang berlangsung di Kantor DPRD setempat, Rabu (15/04/2026) Komisi B bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian membahas strategi perlindungan sektor pertanian agar produktivitas lahan tetap terjaga meski pasokan air menurun.

Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan oleh DKPP Bojonegoro, tantangan besar membentang di depan mata dengan adanya potensi kekeringan yang mengancam sekitar 8.843 hektare lahan pertanian. Angka tersebut diperoleh dari analisis mendalam terhadap usia tanam padi yang disandingkan dengan prakiraan cuaca dari instansi berwenang.

Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menjelaskan bahwa tim lapangan telah melakukan perhitungan teknis, terutama pada varietas padi genjah yang memiliki masa panen relatif singkat. Fokus utama pemetaan berada pada titik-titik akhir masa tanam yang diprediksi akan berbenturan langsung dengan awal masa kering.

“Perhitungan kami mengacu pada jadwal awal musim tanam yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, sehingga bisa dipetakan potensi wilayah terdampak,” jelasnya.

Guna mengatasi persoalan ketersediaan air tersebut, pemerintah daerah tidak bergerak sendiri. DKPP menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Pertanian RI untuk meluncurkan bantuan infrastruktur air berupa pembangunan irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan yang bersumber dari sumur bor.

Meskipun usulan yang diajukan mencakup 128 titik lokasi di berbagai kecamatan, namun seleksi ketat melalui proses verifikasi membuat jumlah realisasi bantuan harus disesuaikan dengan skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

“Harapannya, 45 titik ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara optimal oleh petani untuk menjaga produktivitas di musim kemarau,” pungkas Zaenal.

Komisi B DPRD Bojonegoro menyatakan akan memberikan pengawasan melekat terhadap realisasi 45 titik irigasi tersebut. Mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi bagi mayoritas warga Bojonegoro, ketepatan sasaran bantuan infrastruktur air menjadi hal mutlak yang tidak bisa ditawar agar petani terhindar dari kerugian akibat gagal panen.(red/toh)

 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mulyanto
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1776404604.7494 at start, 1776404604.7748 at end, 0.025405883789062 sec elapsed