Sinergi PLN dan Dinsos Jatim Hadirkan Layanan Omah Terapi-KU untuk Kelompok Rentan
Kamis, 21 Mei 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur - Langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial di wilayah Jawa Timur diwujudkan melalui kolaborasi antara PT PLN (Persero) Group Jawa Timur dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melalui peluncuran Omah Terapi-KU. Program yang diresmikan di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita atau PPSAB Sidoarjo ini dirancang sebagai wadah layanan terapi yang bersifat inklusif, profesional, dan berkelanjutan bagi anak-anak maupun kelompok rentan.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerangkan bahwa fasilitas baru ini sengaja dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan masyarakat luas yang selama ini memerlukan pendampingan khusus tanpa dibebani biaya. Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi solusi solutif untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan tumbuh kembang.
“Program ini merupakan kolaborasi antara PT PLN (Persero) dengan Dinsos Provinsi Jawa Timur dan bisa menjadi layanan terapi gratis bagi anak-anak maupun orang dewasa yang mengalami gangguan tumbuh kembang dan membutuhkan pendampingan terapi secara berkelanjutan,” ujar Khofifah, Rabu (20/05/2026).
Dalam merealisasikan program tersebut, dukungan PLN Group Jawa Timur diimplementasikan dalam bentuk pembenahan total infrastruktur penunjang. Bantuan yang dikucurkan meliputi rehabilitasi dan penataan gedung, pengecatan ulang, pemasangan kanopi, penataan ruang tunggu, hingga pengadaan berbagai fasilitas administrasi serta alat penunjang terapi guna menciptakan lingkungan yang ramah dan nyaman bagi seluruh pasien.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, menambahkan bahwa Omah Terapi-KU dibentuk sebagai jawaban atas tingginya kebutuhan penanganan tumbuh kembang anak, terutama bagi mereka yang berada di dalam asuhan lembaga sosial. Sebagai langkah awal, fasilitas ini dioperasikan di tiga titik strategis, yakni UPT PPSAB Sidoarjo, UPT Balai Pelayanan Sosial PMKS Sidoarjo, dan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang dengan menyediakan ragam terapi mulai dari fisioterapi, okupasi, wicara, sensori integrasi, snoezelen, hingga konseling psikologis.
“Dengan adanya Omah Terapi-KU, pelayanan terapi dapat dilakukan lebih optimal karena didukung tenaga profesional serta sarana dan prasarana yang sesuai standar pelayanan. Kehadiran layanan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Restu.
Di sisi lain, General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyatakan bahwa keikutsertaan PLN dalam program kemanusiaan ini adalah cerminan dari tanggung jawab sosial perusahaan yang ingin menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Menurutnya, peran perusahaan kini tidak lagi terbatas pada urusan teknis kelistrikan, melainkan juga harus berdampak pada sektor kesehatan dan sosial.
“PLN memiliki amanah bukan hanya memastikan listrik hadir untuk masyarakat, tetapi juga mendukung kesejahteraan warga. Hari ini, kami ingin memastikan cahaya hadir hingga ke relung hati masyarakat, tidak hanya dalam bentuk listrik, tetapi juga terang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan kesejahteraan,” ujar Ahmad Mustaqir.




























.md.jpg)


