News Ticker
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup
  • Pengayuh Sepeda Tewas Ditabrak Pengendara Motor Tak Dikenal di Baureno, Bojonegoro
  • Kantor Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 10,35 Juta Batang Rokok Ilegal
  • Tips Percantik Visual Foto Produk UMKM dengan Memanfaatkan AI
  • Dudy Oris Ajak Nostalgia Penggemar Bojonegoro dengan Lagu Kasih Putih hingga Engkau Masih Anak Sekolah
  • Mayat Laki-laki Asal Cirebon Ditemukan di Tepi Rel Kereta Api Jetak Bojonegoro
  • Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Buka Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026
  • Pertunjukan Reog hingga Tari Warnai Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Sebelum Resmi Dibuka
  • EMCL dan PDPM Bojonegoro Bekali Guru dan Siswa Menjadi Pionir Literasi Digital
  • Hendak Menyalip, Truk Kontainer Tabrak Truk Trailer di Margomulyo, Bojonegoro
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Bojonegoro Kota Terbakar
  • Anggaran Jalan Randublatung-Cepu Ditambah Jadi Rp 30 Miliar dan Diusulkan Jadi Jalan Nasional
  • Lantik Dua Kades PAW, Bupati Setyo Wahono Minta Segera Tancap Gas dan Rangkul Semua Elemen
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Seorang Anak di Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Malo Meninggal saat Hendak Beli Elpiji di Kalitidu, Bojonegoro
  • Seorang Kakek Warga Kalitidu Ditemukan Meninggal di Tribun Alun-Alun Bojonegoro
  • Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa
  • Rumah Warga Sumberrejo, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
  • Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput
  • Kecelakaan di Padangan, Bojonegoro, Seorang Pemotor Anak Meninggal Dunia
  • Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Kalitidu Bojonegoro
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat

Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat

Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro mendapatkan tambahan target dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun ini. Jika semula program tersebut hanya menyasar 28 desa, kini jangkauannya meluas menjadi 35 desa setelah adanya alokasi tambahan dari pemerintah pusat akibat ketidaksanggupan kabupaten atau kota lain dalam memenuhi kuota yang diberikan.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro, Sigit Rachmawan Adhi, mengungkapkan bahwa program PTSL ini memiliki dua output utama, yakni Peta Bidang Tanah (PBT) dan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT). Berdasarkan target awal, Bojonegoro dipatok sebesar 9.000 hektare untuk PBT dan 22 ribu untuk SHAT, namun jumlah SHAT kini mengalami kenaikan menjadi 25 ribu atau bertambah sebanyak 3.000 sertifikat.

"Penambahan ini karena ada kabupaten/kota yang tidak memenuhi target kuota, sehingga dialihkan ke Bojonegoro," ujar Sigit pada Senin (04/05/2026) lalu.

Pada tahap pertama, pelaksanaan PTSL difokuskan pada 28 desa yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Kecamatan Baureno, Kepohbaru, Sumberrejo, Balen, Kanor, Kedungadem, Sugihwaras, Sukosewu, Kapas, Bojonegoro, Gayam, Ngasem, hingga Padangan. Namun seiring dengan peningkatan target dari pusat, terdapat tujuh desa tambahan yang kini masuk dalam daftar sasaran.

Desa-desa tambahan tersebut mencakup wilayah Kecamatan Gondang, Desa Banaran di Kecamatan Malo, Desa Sekaran dan Batokan di Kecamatan Kasiman, Desa Talok dan Panjunan di Kecamatan Kalitidu, serta Desa Sonorejo di Kecamatan Padangan. Sigit menegaskan komitmennya untuk terus menyisir desa-desa yang belum tersentuh program sertifikasi tanah massal ini.

Pihak BPN memproyeksikan bahwa seluruh desa di Kabupaten Bojonegoro akan tuntas tersertifikasi pada tahun 2027 mendatang. Selain menyasar desa baru, ke depan BPN juga berencana melengkapi desa-desa yang pendaftarannya masih bersifat parsial dari periode tahun 2017 hingga 2023 agar status tanahnya menjadi lengkap secara sistematis.

"Target kami pada 2027 seluruhnya selesai. Jika memungkinkan dari sisi anggaran, kami juga akan menyelesaikan desa yang sudah pernah tersentuh, tetapi masih parsial, terutama pada periode 2017 hingga 2022/2023. Karena PTSL ini bersifat sistematis dan harus lengkap," jelasnya.

Penambahan kuota ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat di desa-desa sasaran untuk mendapatkan kepastian hukum atas tanah mereka. Dengan percepatan ini, Kabupaten Bojonegoro optimis mampu mewujudkan pemetaan wilayah yang akurat dan meningkatkan nilai ekonomi tanah milik warga melalui kepemilikan sertifikat yang sah.(red/toh)

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782039064.1193 at start, 1782039064.7115 at end, 0.5922749042511 sec elapsed