News Ticker
  • Meski Gaji UMR dan Rupiah Melemah, Anda Tetap Bisa Punya Rumah
  • Misteri Umur Manusia di Masa Kuno, Fakta Sejarah atau Sekadar Simbolisme?
  • Latsar CPNS Pemkab Bojonegoro 2026 Resmi Dibuka: Fokus Tingkatkan Integritas dan Sinergi Pelayanan Publik
  • Gubernur Khofifah Dorong Sekolah Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan: Program SIKAP Raih Dua Rekor MURI
  • Bus Rajawali Indah Tabrak Truk di Baureno, Bojonegoro, Kenek Bus Luka Ringan
  • Harga Emas Antam Naik Rp 30.000, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi di 2.917.000 per Gram
  • Kemenkes Temukan Risiko Kesehatan Tinggi di Berbagai Usia dari Hasil CKG 2025, Dorong Penguatan Layanan di 2026
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan, Target 3.325 Keluarga di 2026
  • Kick Off Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Pemkab Bojonegoro Kampanyekan Cegah Stunting
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Rp 2.887.000 per Gram
  • Gubernur Jatim Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
  • Cepokak, Buah Kecil yang Kaya Manfaat Kesehatan dan Masih Jarang Disadari
  • Diterjang Angin, Belasan Rumah Warga di Ngambon, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Angin Kencang Terjang 2 Desa di Tambakrejo, Bojonegoro, Belasan Rumah Warga Rusak
  • Hindari Jalan Berlubang, Terjatuh, lalu Tertabrak Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Luka Berat
  • Harga Emas Antam Rp 2.880.000 per Gram, Kembali Tembus Harga Tertinggi
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Buka Layanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi Peserta JKN
  • Menteri Sosial Kunjungi SRMA 36 Bojonegoro, Dengar Kisah Haru Siswa
  • Warga Blora yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Pemerintah Bakal Gunakan DTSEN Sebagai Syarat untuk Penyaluran Bansos
  • Berkunjung ke Bojonegoro, Menteri Sosial Ajak Semua Pihak Dukung Sekolah Rakyat
  • Harga Emas Antam Rp 2.772.000 per Gram, Kembali Capai Harga Tertinggi
  • Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro
  • Tantangan Bojonegoro Nasional Geopark Menuju UNESCO Global Geoparks
Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David

BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu hamil untuk tidur siang dan anjuran agar kaki harus diikat lurus setelah melahirkan. Mitos-mitos tersebut diwariskan secara turun-temurun dan masih diyakini banyak masyarakat hingga sekarang. Hal itu tentu menimbulkan kekhawatiran bagi ibu hamil yang tidak mematuhinya.

Kepercayaan terhadap mitos yang tidak berdasar itu dapat berdampak pada kondisi psikologis ibu hamil. Kekhawatiran yang terus-menerus bisa membuat ibu merasa cemas dan tidak bahagia. Padahal, kebahagiaan ibu berpengaruh besar terhadap kesehatan dan perkembangan janin dalam kandungan.

Ketidakbahagiaan selama kehamilan dapat menurunkan kesehatan mental dan fisik. Rasa cemas berlebihan, tekanan sosial, serta perubahan fisik dapat menurunkan kepercayaan diri. Stres berkepanjangan bahkan bisa berujung pada depresi pasca persalinan yang memengaruhi kemampuan ibu dalam mengasuh bayinya. Stress pada ibu dapat menghambat produksi ASI dan menurunkan nafsu makan. Ibu yang tidak bahagia cenderung makan tidak teratur, sehingga asupan gizinya menurun. Akibatnya, berat badan bayi dalam kandungan tidak optimal dan berisiko lahir dengan berat badan rendah.

Melalui hal tersebut, kebahagiaan ibu hamil merupakan hal yang penting dan perlu diperhatikan. Istirahat yang cukup, termasuk tidur siang, membantu mengurangi kelelahan dan risiko komplikasi selama kehamilan. Menjaga pola makan dan asupan gizi yang baik melalui makanan bergizi seimbang, vitamin, dan suplemen akan meningkatkan daya tahan tubuh ibu dan mendukung pertumbuhan janin yang sehat.

Dukungan keluarga, terutama dari suami, juga berperan penting dalam menjaga kesejahteraan emosional ibu hamil. Bentuk dukungan dapat berupa bantuan kecil, perhatian, atau sekadar menemani ketika ibu merasa cemas. Kehadiran dan dukungan emosional dari orang terdekat membuat ibu merasa aman dan tenang menjelang persalinan.

Kehamilan merupakan proses panjang yang membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Ibu hamil yang merasa bahagia akan lebih siap secara fisik maupun mental dalam menjalani kehamilan. Ibu yang bahagia akan melahirkan bayi yang sehat dan tumbuh dengan baik. Kebahagiaan ibu merupakan kunci lahirnya generasi yang kuat dan sehat.

*Penulis adalah dokter umum lulusan Universitas Udayana. Saat ini bertugas di Puskesmas Gunungsari, Kecamatan Baureno, Bojonegoro

Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1769522723.545 at start, 1769522724.2141 at end, 0.66918396949768 sec elapsed