News Ticker
  • Tabrak Bak Belakang Dump Truk, 3 Orang Pemotor di Padangan, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Blora, Bupati Arief Lantik 191 Pejabat
  • Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia
  • Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro
  • Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai
  • Tabrakan Truk Molen dan Motor di Malo, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-luka
  • Pemprov Jatim dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset Strategis Wujudkan Hilirisasi Inovasi
  • ASN Blora Kumpulkan Rp 370 Juta Lewat Gerakan Kencleng untuk Santuni Anak Yatim
  • Mengenal Makanan Penurun Kortisol untuk Mengelola Hormon Stres dan Menjaga Keseimbangan Tubuh
  • Waspada Pencatutan Nama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah untuk Modus Penipuan
  • Sambut Peluncuran KA Anggrek, KAI Daop 8 Surabaya Manjakan Penumpang dengan Bingkisan Spesial
  • Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya
  • Akses Izin Air Tanah Dipermudah, Kemen ESDM Percepat Program Sumur Bor Pertanian Bojonegoro
  • Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat
  • Gerakan Pangan Murah di Purwosari Bojonegoro Catat Omzet Puluhan Juta Rupiah
  • Atasi Genangan Kronis, Wabup Bojonegoro Sidak Drainase dan Temukan Pompa Tidak Maksimal
  • Antisipasi El Nino Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Petakan 73 Desa Rawan Kekeringan
  • Menag Nasaruddin Umar: Tiada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David

BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu hamil untuk tidur siang dan anjuran agar kaki harus diikat lurus setelah melahirkan. Mitos-mitos tersebut diwariskan secara turun-temurun dan masih diyakini banyak masyarakat hingga sekarang. Hal itu tentu menimbulkan kekhawatiran bagi ibu hamil yang tidak mematuhinya.

Kepercayaan terhadap mitos yang tidak berdasar itu dapat berdampak pada kondisi psikologis ibu hamil. Kekhawatiran yang terus-menerus bisa membuat ibu merasa cemas dan tidak bahagia. Padahal, kebahagiaan ibu berpengaruh besar terhadap kesehatan dan perkembangan janin dalam kandungan.

Ketidakbahagiaan selama kehamilan dapat menurunkan kesehatan mental dan fisik. Rasa cemas berlebihan, tekanan sosial, serta perubahan fisik dapat menurunkan kepercayaan diri. Stres berkepanjangan bahkan bisa berujung pada depresi pasca persalinan yang memengaruhi kemampuan ibu dalam mengasuh bayinya. Stress pada ibu dapat menghambat produksi ASI dan menurunkan nafsu makan. Ibu yang tidak bahagia cenderung makan tidak teratur, sehingga asupan gizinya menurun. Akibatnya, berat badan bayi dalam kandungan tidak optimal dan berisiko lahir dengan berat badan rendah.

Melalui hal tersebut, kebahagiaan ibu hamil merupakan hal yang penting dan perlu diperhatikan. Istirahat yang cukup, termasuk tidur siang, membantu mengurangi kelelahan dan risiko komplikasi selama kehamilan. Menjaga pola makan dan asupan gizi yang baik melalui makanan bergizi seimbang, vitamin, dan suplemen akan meningkatkan daya tahan tubuh ibu dan mendukung pertumbuhan janin yang sehat.

Dukungan keluarga, terutama dari suami, juga berperan penting dalam menjaga kesejahteraan emosional ibu hamil. Bentuk dukungan dapat berupa bantuan kecil, perhatian, atau sekadar menemani ketika ibu merasa cemas. Kehadiran dan dukungan emosional dari orang terdekat membuat ibu merasa aman dan tenang menjelang persalinan.

Kehamilan merupakan proses panjang yang membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Ibu hamil yang merasa bahagia akan lebih siap secara fisik maupun mental dalam menjalani kehamilan. Ibu yang bahagia akan melahirkan bayi yang sehat dan tumbuh dengan baik. Kebahagiaan ibu merupakan kunci lahirnya generasi yang kuat dan sehat.

*Penulis adalah dokter umum lulusan Universitas Udayana. Saat ini bertugas di Puskesmas Gunungsari, Kecamatan Baureno, Bojonegoro

Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1778872978.9182 at start, 1778872979.262 at end, 0.34375691413879 sec elapsed