News Ticker
  • Rekor Baru, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 Per Gram
  • Indonesia Resmi Menjadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
  • Tenggelam di Waduk, Seorang Anak di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Proyek Trotoar dan Drainase Tahun 2025 Sesuai Aturan
  • 5 Rumah Warga Tambakrejo, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin, Kerugian Capai Rp 160 Juta
  • Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Ngraho, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Pemkab Blora Terus Dorong Perluasan Rute Trans Jateng
  • RSUD Bojonegoro Resmi Jadi Penyedia Layanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Pemkab Bojonegoro Pasang Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos untuk Transparansi
  • Pengalaman Kulineran Bebek THR Surabaya yang Khas dan Unik
  • Tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek, Seorang Wartawan di Baureno, Bojonegoro Meninggal
  • Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok di Bidang SDM dan Perdagangan
  • Pemasangan Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos Bojonegoro Hampir Tuntas
  • Gubernur Jatim Tegaskan Kasus Influenza Varian Baru Masih Terkendali
  • Perkuat Sinergi, Rumah Sakit Aisyiyah Lakukan Kunjungan ke BPJS Kesehatan Bojonegoro
  • Hati-Hati! Beredar Akun Facebook Mengaku Bupati Bojonegoro, Mayarakat Diminta Waspada
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Penyimpanan Solar di Balen, Bojonegoro Terbakar
  • Pingsan saat Mancing di Bendung Gerak, Warga Trucuk, Bojonegoro Meninggal di Rumah Sakit
  • Sesosok Mayat Perempuan Warga Bojonegoro Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Soko, Tuban
  • Kecelakaan Beruntun di Sumberrejo, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
  • Rayakan Malam Akhir Tahun Anda Lewat Super Music New Year’s Eve 2026 di Alun-Alun Bojonegoro
  • Tertabrak Truk, Pengendara Motor di Balen, Bojonegoro Luka-Luka
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pertamina EP Cepu Zona 12 bersama Ademos Gelar Pelatihan Destana
  • Usulan UMK Bojonegoro 2026 Naik Rp93 Ribu Kini Menanti Restu Gubernur Jatim
Manfaat Pembelajaran Seni Teater Dalam Kurikulum Merdeka untuk Siswa SD

Manfaat Pembelajaran Seni Teater Dalam Kurikulum Merdeka untuk Siswa SD

PEMBELAJARAN seni budaya pada jenjang sekolah dasar (SD) di dalam kurikulum 2013 diajarkan secara tematik.  Seni budaya di kurikulum 2013 memuat semua jenis seni yang ada seperti seni rupa, seni musik, seni tari, dan seni teater dalam satu mata pelajaran.
 
Meskipun di dalam seni budaya pada jenjang Sekolah Dasar tidak memuat seni teater secara langsung. Seni teater di dalam kurikulum 2013 diajarkan kepada peserta didik melalui pembelajaran mata pelajaran lainnya yaitu Bahasa Indonesia.
 
Berbeda dengan kurikulum 2013, kurikulum yang baru yakni kurikulum merdeka mengajarkan seni budaya secara terpisah. Muatan seni budaya yang dulunya diajarkan secara bersama di dalam mata pelajaran seni budaya, kini dipisah menjadi mata pelajaran sendiri.
 
Bahkan seni teater yang dulunya tidak diajarkan secara langsung di jenjang SD sekarang diajarkan langsung dari kelas I di dalam mata pelajaran seni teater.
 
 
Pembelajaran seni teater di SD dimulai dari pengenalan dasar dunia seni teater. Hal ini sesuai dengan tujuan pembelajaran yang tertera pada buku panduan guru yaitu
 
Siswa mengingat berbagai macam ekspresi; Siswa meniru berbagai macam gerak, suara, dan emosi; Siswa memberi saran atau pendapat yang santun pada gerak, suara, dan emosi yang diperankan temannya; Siswa menggabungkan properti pendukung dengan gerak tubuh, suara, dan karakter yang dimainkan. (Kamal, Rifqi. 2021. Buku Panduan Guru Seni Teater Kelas I. Kemdikbudristek)
 
Jadi guru tidak hanya mengenalkan konsep dasar seni teater kepada peserta didik, guru juga dapat mengajak peserta didik untuk melakukan pementasan drama kecil-kecilan di dalam kelas. Properti yang digunakan di dalam pementasan menggunakan benda-benda sekitar yang mudah untuk ditemui dan aman untuk dipakai peserta didik. Drama atau pertunjukkan yang ditampilkan juga harus sederhana dan sesuai dengan tingkat berpikir peserta didik.
 
Guru juga dapat membelajarkan seni teater kepada peserta didik melalui permainan seperti bermain tablo dan bermain pantomim. Dengan permainan tersebut peserta didik bisa mengekspresikan diri melalui gerakan tubuh dan dapat meningkatkan tingkat kepercayaan diri peserta didik ketika tampil di depan banyak orang baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
 
Setelah peserta didik sudah diajarkan semua hal-hal dasar dalam seni teater, peserta didik dapat mementaskan sebuah drama yang lebih besar daripada pementasan awal. Di dalam pementasan ini peserta didik tidak diberikan properti secara langsung oleh guru. Peserta didik akan bersama-sama membuat properti yang akan digunakan di dalam pementasan. Properti yang dibuat dan digunakan tentunya properti yang sederhana, mudah dibuat, dan aman digunakan. Selain properti pementasan kali ini berlangsung di atas panggung dan dilihat banyak orang.
 
 
Penting untuk mengintegrasikan pembelajaran seni teater dengan cara yang menyenangkan dan interaktif agar siswa dapat merasa terlibat dan antusias. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa pada tingkat sekolah dasar, tujuan utama adalah memperkenalkan siswa pada konsep seni teater dan membantu mereka mengembangkan rasa seni dan kreativitas mereka.
 
Pendidikan seni drama di SD mempunyai fungsi untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, memberi perkembangan estetik, dan membantu penyempurnaan kehidupan. Pendidikan seni di SD bertujuan menciptakan cipta rasa keindahan dan kemampuan mengolah menghargai seni. (Ricky Gustiawan, Farida Mayar. 2023)
 
Pembelajaran seni teater pada siswa Sekolah Dasar (SD) memiliki banyak manfaat penting. Berdasarkan buku guru seni teater dan jurnal Analisis Pembelajaran Seni Drama Untuk Melatih Kreativitas Pada Siswa Sekolah Dasar Kelas Tinggi. Berikut beberapa manfaat utama dari memasukkan seni teater dalam kurikulum untuk siswa SD:
 
  • Kreativitas dan ekspresi diri
  • Kemampuan berbicara dan komunikasi
  • Pengembangan keterampilan sosial
  • Peningkatan kemampuan empati
  • Pengembangan kreativitas berpikir
  • Peningkatan rasa percaya diri
  • Pemahaman tentang budaya dan sejarah
  • Pengembangan keterampilan literasi
  • Pengalaman pertunjukan
  • Kecintaan terhadap seni
 
 
Dengan dipisahnya seni teater dengan seni yang lain dan menjadi fokus pelajaran sendiri diharapkan siswa dapat lebih mengenal berbagai macam seni seperti seni teater.
 
Seni teater sendiri juga merupakan cara yang menarik dan interaktif untuk membantu siswa mengembangkan berbagai keterampilan dan kompetensi yang berguna dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks sosial, akademis, maupun pribadi. (*/imm)
 
 
Penulis: Muhammad Ilham Cahyo Utomo, Mahasiswi PGSD FIPP Universitas Negeri Semarang dan Dr Eka Titi Andaryani SPd MPd, Dosen PGSD FIPP Universitas Negeri Semarang
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1768198523.1919 at start, 1768198523.6292 at end, 0.43728399276733 sec elapsed