Ratusan Mahasiwa dari UNNES, UNS, dan STAI Al Anwar Laksanakan KKN di Blora
Rabu, 09 Juli 2025 22:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora - Tiga perguruan tinggi di Jawa Tengah, yakni Universitas Negeri Semarang (UNNES), kemudian Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS), dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Anwar Sarang Rembang, secara bersama-sama menerjunkan ratusan mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Blora.
Kedatangan ratusan mahasiswa ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Blora, Hj Sri Setyorini, dalam sebuah upacara penerimaan mahasiswa KKN di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Rabu sore (09/07/2025).
Turut hadir Wakil Rektor 3 UNNES, Prof Dr Ngabiyanto MSi, kemudian Direktur STAI Al Anwar Dr KH Abdul Ghofur Maimoen, dan Dosen Pendamping KKN UNS Dr Tuhana SH MH.
Wakil Rektor 3 UNNES, Prof Dr Ngabiyanto MSi dalam sambutannya menyebutkan bahwa jumlah mahasiswa UNNES yang ikut KKN di Kabupaten Blora kali ini berjumlah 126 orang yang terdiri dari berbagai latar belakang program pendidikan (prodi).
Menurutnya, para mahasiswa tersebut akan melaksanakan KKN di Kabupaten Blora hingga 29 Agustus 2025 nanti. Tepatnya akan KKN di 12 Desa yang ada di Kecamatan Japah, Kunduran, dan Kradenan.
“Dalam KKN kali ini mahasiswa UNNES mengangkat tema SDGs Desa melalui program utama penanggulangan stunting, verifikasi data RTLH, Kebencanaan dan Mahasiswa Penggerak Pancasila. Semoga mahasiswa kami juga bisa membantu Masyarakat desa dalam memecahkan masalah di lapangan,” ucap Wakil Rektor asli Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Blora ini.
Sementara itu, Direktur STAI Al Anwar Dr KH Abdul Ghofur Maimoen, menyatakan bahwa mahasiswa STAI Al Anwar sejumlah 90 mahasiswa akan melaksanakan KKN hingga 20 Agustus 2025 di 6 desa di Kecamatan Banjarejo, Bogorejo, Randublatung dan Tunjungan.
Dr KH Abdul Ghofur Maimoen mengucapkan terima kasih kepada Bupati Blora Atrief Rohman, yang diwakili Wakil Bupati Sri Setyorini, karena telah menerima mahasiswa dengan baik.
“Kami berharap mahasiswa KKN ini nanti dapat membantu pemerintah daerah dalam memetakan permasalahan desa, serta melaksanakan kegiatan pengabdian untuk Masyarakat desa bermodal ilmu yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan. Rencananya kami juga akan ikut meninjau ke desa-desa lokasi KKN secara bergantian agar bisa mengetahui secara langsung kegiatan mahasiswa di desa,” ungkapnya.
Senada dengan Warek UNNES dan Direktur STAI Al Anwar, Dosen Pendamping KKN UNS Dr Tuhana SH MH, juga meminta agar seluruh mahasiswanya bisa memaksimalkan kegiatan KKN untuk membantu pemerintah daerah dan Masyarakat pedesaan.
Menurutnya, sebanyak 172 mahasiswa berbagai prodi ini akan melaksanakan KKN di 15 Desa yang tersebar di Kecamatan Cepu, Jepon dan Kradenan. Tidak hanya di wilayah dekat perkotaan namun juga ke desa-desa pelosok hutan. Seperti Blungun, Semanggi, Megeri hingga Getas.
“Apalagi tagline Pemkab Blora saat ini adalah Sesarengan mBangun Blora Maju dan Berkelanjutan, sehingga kami merasa terpanggil untuk ikut menyukseskan program program pembangunan Blora melalui kegiatan KKN. Ada 172 mahasiswa UNS yang kali ini kami terjunkan KKN di Kabupaten Blora hingga 21 Agustus 2025 kelak,” ujar Tuhana.
Wakil Bupati Blora, Hj Sri Setyorini, dalam sambutannya mewakili Bupati Arief Rohman, merasa senang dan bangga bisa menerima kedatangan para mahasiswa calon penerus kepemimpinan bangsa.
“Senang rasanya bisa menyambut kedatangan adik-adik mahasiswa semua. Saya disini menyampaikan salam hormat dari beliau Bapak Bupati yang belum bisa hadir secara langsung dikarenakan masih ada tugas di luar kota. Beliau titip pesan agar adik-adik mahasiwa bisa bersinergi membantu memetakan potensi dan permasalahan yang ada di pedesaaan,” kata Wakil Bupati Sri Setyorini.
Selama kegiatan KKN tersebut, selain melaksanakan program dari kampus Wakil Bupati meminta agar mahasiswa juga bisa mendukung program prioritas Pemkab Blora. Seperti penanggulangan stunting, pemberdayaan ekonomi Masyarakat berbasis potensi desa, hingga mendata anak usia sekolah jangan sampai ada yang putus sekolah.
“Kami juga pesan, saat ini teknologi semakin maju. Banyak kejadian yang sedikit-sedikit viral. Kami minta tolong yang diviralkan yang bagus-bagus saja, potensi desa yang bagus silahkan dipromosikan. Jika ada yang kurang laporkan kepada Pak Kades, Pak Camat atau kami untuk dievaluasi dan diperbaiki bersama,” tutur Wakil Bupati.
Wakil Bupati berharap agar 388 mahasiswa dari UNNES, UNS, dan STAI Al Anwar bisa berkolaborasi dengan pemerintah desa masing-masing.
“Tolong Pak Kades, Bu Kades, dan para Camat silahkan dibimbing adik-adik mahasiswa ini. Diterima dengan baik untuk mendukung program kerja panjenengan semuanya,” kata Wakil Bupati Sri Setyorini.
Turut hadir para Camat dan Kepala Desa yang menjadi lokasi program KKN. Termasuk para Kepala OPD terkait dari Bapperida, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD). Usai penerimaan mahasiswa KKN, dilanjutkan dengan foto bersama dan pembagian mahasiswa per desa. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo