News Ticker
  • TNI Koramil Sukosewu Santuni Nenek Korban Penipuan Modus Haji di Desa Klepek
  • Nggon Sahdu, Inovasi Agrowisata Satu Rumah Satu Pohon Durian di Kecamatan Gondang
  • Pemkab Bojonegoro Perkuat Kapasitas Aparatur Desa Melalui Mitigasi Kekeringan dan Akurasi Data Sosial
  • Kena Tipu Berangkat Haji, Lansia di Sukosewu Rugi Puluhan Gram Emas
  • Lapas Bojonegoro dan BNNK Tuban Perkuat Sinergi Berantas Narkoba Serta Penggunaan Ponsel Ilegal
  • Bupati Wahono Ingatkan Aparatur Desa Sajikan Data Bansos Objektif dan Hindari Nepotisme
  • Sambut Tim Sungai Watch, Bupati Wahono Ajak Warga Bojonegoro Jaga Kebersihan Bengawan
  • Peringatan Hari Kartini di Bojonegoro: Perempuan Didorong Deteksi Dini Kanker Payudara
  • Pemprov Jatim Kaji Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Ekonomi Hijau dan Hindari Disparitas
  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk Profit Tabrak Truk Trailer Parkir di Jalan Untung Suropati Bojonegoro
  • Waspadai Tren Gangguan Pendengaran di Usia Muda
  • Optimasi Data Desa Pemkab Blora Libatkan Belasan Ribu ASN untuk Tekan Angka Kemiskinan
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek PPID Tingkat Desa, Mitigasi Kemarau Jadi Perhatian Penting
  • Edukasi Geopark Sejak Dini, Siswa SMPN 1 Purwosari Jelajahi Kekayaan Alam Bojonegoro
  • Polres Blora Gagalkan Penyelundupan Ratusan Tabung LPG Bersubsidi Asal Tuban
  • Pemkab Blora Gelar Pelatihan Konten Kreator di Loco Tour Cepu
  • Transformasi Pertanian Bojonegoro Lewat Teknologi Drone Sprayer di Desa Sumodikaran
  • Kementerian Agama Bantah Isu Pengambilalihan Kas Masjid oleh Pemerintah
  • Bazar UMKM Perempuan Warnai Peringatan Hari Kartini di Bojonegoro
  • Sinergi Aparatur dan Semangat Emansipasi Warnai Upacara Gabungan di Bojonegoro
  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kejaksaan Negeri Bojonegoro Hadirkan Gedung Kantor Pelayanan
  • Jatuh dan Tercebur ke Parit, Pemotor asal Rengel, Tuban Meninggal di Kedungadem, Bojonegoro
  • Tabrakan di Balen, Bojonegoro, Seorang Pemotor Luka-luka
  • Gelar Festival Alam Lestari, RPS Tanam Pohon dan Tebar Puluhan Ribu Benih Ikan di Tuban
Tumbuhkan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal Melalui Pembelajaran Seni Tari di Sekolah Dasar

Tumbuhkan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal Melalui Pembelajaran Seni Tari di Sekolah Dasar

INDONESIA sebagai negara yang multikultural tentunya memilik beragam ras, suku, agama, dan budaya. Di mana pada setiap tempat memiliki ciri khas dan karakteristiknya sendiri.
 
Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan keragaman budaya, etnis, bahasa, agama, dan tradisi. Keragaman ini menjadikan Indonesia sebagai negara multikultural yang unik. Keberagaman budaya di Indonesia dapat dilihat dari beragamnya etnis dan suku bangsa Indonesia.
 
 
Di Indonesia sendiri memiliki lebih dari 300 kelompok etnis dan suku bangsa yang berbeda. Setiap suku bangsa memiliki bahasa, adat istiadat, dan budaya yang berbeda. Selain itu, Indonesia juga memiliki lebih dari 700 bahasa daerah dan dialek. Terdapat sejumlah agama, seperti: agama islam, kristen, katolik, hindu, buddha, dan konghucu. Selain itu Indonesia juga memiliki seni dan budaya seperti tarian, musik, rupa, dan pertunjukkan teater yang beragam.
 
Dengan berbagai keragaman yang dimiliki oleh Indonesia tentunya penting bagi kita untuk memahami, menghargai, dan menjaga keragaman budaya di Indonesia, karena keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan dan daya tarik negara Indonesia, serta dapat menjadi pondasi persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat yang heterogen.
 
Dengan banyaknya keanekaragaman yang dimiliki Indonesia, dapat memicu berbagai permasalahan. Maka dari itu setiap masyarakat perlu mengatasi permasalahan yang dihadapi dengan mengembangkan sikap toleransi, menjauhkan sikap berprasangka buruk yang dapat memicu persoalan masyarakat multikultural, menanamkan rasa cinta terhadap tanah air, dan menyadarkan setiap individu sebagai anggota masyarakat yang memiliki peranan.
 
Dalam mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dapat dengan menanamkan rasa cinta terhadap tanah air. Penanaman rasa cinta terhadap tanah air dapat dimulai sejak anak usia dini. (Toriyono MD, Sibilana AR & Setyawan BW. (2022). Urgensi Pendidikan Multikultural dalam Pengembangan Karakter di Era Society 5.0 Pada Perguruan Tinggi. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 12 (2), 127-140)
 
 
Menanamkan rasa cinta terhadap tanah air dapat dilakukan salah satunya melalui mencintai budaya Indonesia.
Dengan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal Indonesia tentunya sangat penting untuk dilakukan, sebab budaya Indonesia merupakan identitas dan jati diri bangsa, sehingga mencintai budaya Indonesia berarti mengakui dan menghormati akar budaya, sejarah, dan tradisi yang membentuk kita sebagai individu dan bangsa.
 
Hal ini dapat membantu untuk memperkuat rasa kebanggaan akan identitas kita sebagai orang Indonesia.
Sebagai penghormatan terhadap sejarah dan warisan bangsa, dapat membuka pintu untuk memahami dan menghargai keberagaman etnis, bahasa, adat istiadat, dan keyakinan agama yang ada di negara ini, dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dan dengan mencintai budaya Indonesia dapat mengajarkan untuk hidup secara harmonis dengan sesama dan mendorong sikap toleransi, saling pengertian, dan perdamaian di tengah keberagaman yang ada.
 
Dengan begitu, mencintai budaya Indonesia merupakan sebuah bentuk penghargaan, cinta, dan tanggung jawab terhadap tanah air, dan sesama warga negara. Hal ini dapat membangun fondasi yang kuat untuk memajukan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. (Toriyono MD, Sibilana AR & Setyawan BW. 2022. Urgensi Pendidikan Multikultural dalam Pengembangan Karakter di Era Society 5.0 Pada Perguruan Tinggi. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 12 (2), 127-140)
 
 
Menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal dapat dilakukan pada anak usia sekolah dasar (SD). Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dapat dengan pembelajaran seni tari di sekolah dasar.
 
Seni tari merupakan karya pertunjukan yang bersifat kinetik (berhubungan dengan gerak) dapat berlalu dengan waktu. Medianya adalah si seniman, disertai dengan unsur penunjang berupa musik iringan, rias, dan kostum. (Sandi NV. 2018. PEMBELAJARAN SENI TARI TRADISIONAL DI SEKOLAH DASAR: Array. DIALEKTIKA Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 8( 2), 147-161)
 
Selain itu, seni tari juga dapat mengajarkan anak sekolah dasar untuk berani tampil di depan umum, membantu terbentuknya motorik, dan melatih rasa percaya diri anak sekolah dasar. (Sandi NV. 2018. PEMBELAJARAN SENI TARI TRADISIONAL DI SEKOLAH DASAR: Array. DIALEKTIKA Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 8( 2), 147-161)
 
 
Pembelajaran seni tari merupakan pembelajaran yang mengajak siswa untuk bermain serta belajar. Pembelajaran yang dilakukan di sekolah dasar yang melihat usia anak sekolah dasar yang tergolong sangat muda, sehingga lebih mudah untuk menghafal dan mengikuti dari apa yang dilihat dan diamati, dan biasanya langsung mempraktikkan, sehingga rasa ingin tahu dan penasaran terobati dengan tindakan meniru.
 
Seni tari dapat menjadi sarana yang sangat efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap Indonesia.
Mengenalkan dan mempelajari budaya tari daerah dapat dengan menimbulkan atau membangun rasa suka dan cinta terlebih dahulu pada budaya daerah. Untuk menumbuhkan atau menanamkan cinta budaya kepada siswa diperlukan kesetiaan siswa dalam mempelajari budaya tari maupun budaya yang lainnya.
 
Seni tari memiliki kekuatan untuk menggugah emosi, membangkitkan rasa nasionalisme, dan mempromosikan nilai-nilai kebangsaan. Karena dengan seni tari dapat memvisualisasikan dan menggambarkan kekayaan dan keanekaragaman budaya Indonesia, termasuk beragam suku, bahasa, pakaian adat, dan tradisi.
 
Pertunjukan tari yang memadukan unsur-unsur dari berbagai budaya dapat memperlihatkan keindahan keberagaman Indonesia. Ada juga pertunjukan seni tari yang menceritakan mengenai sejarah suatu daerah.
 
Dengan belajar seni tari juga dapat mengajarkan toleransi dan kepedulian, dapat menggambarkan integrasi dan kolaborasi berbagai elemen budaya, dapat mengajarkan pentingnya toleransi, menghargai perbedaan, dan saling mendukung di dalam masyarakat yang multikultural. (Alfiyanti DG, Mayar F & Huda AK. 2023. SENI TARI TRADISIONAL DALAM MENANAMKAN NILAI NASIONALISME DI SEKOLAH DASAR. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9 (2), 2381-2393)
 
 
Ketertarikan siswa pada budaya tari, kesetiaan siswa dalam mempelajari budaya tari, kepedulian siswa terhadap pelestarian budaya tari, serta penghargaan terhadap budaya tari, dapat menumbuhkan karakter cinta terhadap tanah air atau cinta terhadap budaya Indonesia.
 
Maka dari itu, dengan pembelajaran seni tari di sekolah dasar dapat sebagai sarana untuk memperkukuh identitas dan kebanggaan nasional. Karena seni tari memiliki potensi besar untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan mengukuhkan rasa cinta terhadap Indonesia. (Alfiyanti DG, Mayar F & Huda AK. 2023. SENI TARI TRADISIONAL DALAM MENANAMKAN NILAI NASIONALISME DI SEKOLAH DASAR. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9 (2), 2381-2393). (*/imm)
 
 
Penulis: Dyah Rahmah Yulianti, Mahasiswa PGSD FIPP Universitas Negeri Semarang dan Dr Eka Titi Andaryani SPd MPd, Dosen PGSD FIPP Universitas Negeri Semarang
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1777103897.5646 at start, 1777103897.9669 at end, 0.40222096443176 sec elapsed