News Ticker
  • 113 Pejabat ASN Pemkab Bojonegoro Dilantik, Bupati Setyo Wahono Tekankan Pentingnya Adab
  • KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Penataan Area Depan Stasiun Bojonegoro untuk Kenyamanan Pelanggan
  • Warga Kurang Mampu di Cengkir Kepohbaru Rasakan Manfaat Bantuan Listrik Gratis Pemkab Bojonegoro
  • Mtq Kabupaten Bojonegoro Diikuti 250 Peserta, Jadi Wadah Pembinaan Generasi Qurani
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 01 Oktober 2026
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 01 Oktober 2026
  • 01 Oktober dalam Sejarah
  • Polisi Buru Dua Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Depan Balai Desa Trenggulunan Ngasem Bojonegoro
  • Bayar PBB Pakai Sampah, Cantika Wahono: Bank Sampah Desa Sudu Bisa Jadi Percontohan Bojonegoro
  • Kebakaran Hutan di Kalitidu Bojonegoro Nyaris Ludeskan Bangunan Sekolah, Api Berjarak 10 Meter
  • Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Bojonegoro dan PT Shou Fong Lastindo Buka 3.000 Lowongan Kerja
  • Sepeda Motor Milik Warga Trucuk, Terbakar di Jalan Raya Margomulyo, Balen, Bojonegoro
  • Edukasi Jurnalistik Era Digital, RPS Gelar Mobil Jurnalisme di SMK Mambail Futuh Tuban
  • Angka Kasus Stroke Usia Muda Melonjak Hampir Dua Lipat, Begini Menurut Ahli
  • 30 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Optimalisasi Tata Kelola Keuangan Desa, Pemkab Bojonegoro Bekali Para Sekdes
  • Cuaca Bojonegoro Rabu 30 September 2026
  • Pemkab Bojonegoro Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Rentan, Ahli Waris Satlinmas Pacul Terima Santunan Kematian
  • 28 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 September 2026
  • Batik Obor Sewu Khas Bojonegoro, Refleksi Ajaran Luhur Masyarakat Samin
  • Seorang Pria asal Tuban Jadi Korban Pembacokan di Bojonegoro
  • Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim Bojonegoro dan ORADO Gelar Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI
  • 28 September dalam Catatan Sejarah
Masuk 50 Besar ADWI, Desa Wisata Bangowan, Blora Siapkan Diri Hadapi Visitasi

Masuk 50 Besar ADWI, Desa Wisata Bangowan, Blora Siapkan Diri Hadapi Visitasi

Blora – Setelah dinyatakan masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, Desa Wisata Bangowan, Kecamatan Jiken< Kabupaten Blora, bersiap menghadapi fase visitasi.
 
Dalam fase ini diharapkan nantinya bisa mencapai targetnya dengan mendapat nominasi juara.
 
 
Untuk mempersiapkan visitasi tersebut, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora optimis bahwa Desa Bangowan mampu tembus nominasi juara. Sebab, dari pengalaman tahun sebelumnya, Desa Wisata Sambongrejo yang juga mengikuti ajang tersebut berhasil meraih juara harapan untuk kategori Desa Wisata berkembang.
 
Apalagi tema kompetisi kali ini ialah Desa Wisata Menuju Pariwisata Hijau Berkelas Dunia’’. Tema tersebut sesuai dengan apa yang ditawarkan oleh Desa tersebut. Serta, berorientasi pada pariwisata hijau dan alam. Juga mengusung konsep berkelanjutan dengan pertanian organik dan pelestarian budaya.
 
 
Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Yeti Romdonah mengatakan, dalam waktu dekat akan ada visitasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Visitasi ini, bagian penilaian untuk penentuan juara.
 
"Visitasinya kapan belum tahu. Biasanya mendadak. Tidak mengabari jauh-jauh hari,’’ tutur Yeti. Selasa (25/06/2024).
 
Untuk menyiapkan visitasi itu, pihaknya sudah berkoordinasi pemkab dan desa, agar bisa persiapan maksimal. Di antaranya, pembangunan jalan menuju desa wisata tersebut.
 
"Kemarin sudah dibantu Dinas PUPR untuk bantu bangun jalan. Alhamdulillah digenjot untuk persiapan ADWI ini,’’ ucapnya.
 
 
Ia juga mengatakan, dengan masuk 50 besar tersebut, sudah sangat membanggakan. Namun, tak menutup kemungkinan Desa Bangowan bisa melebihi ekspektasi. Sebagaimana yang pernah ditorehkan Desa Wisata Sambongrejo tahun lalu. Terlebih Desa Bangowan juga pernah ikut namun jauh dari harapan.
 
"Ini juga hasil kerja keras. Jadi Desa Bangowan tidak cuma sekali ikut. Dulu pernah ikut berkali-kali. Pertama kali masuk 300 besar. Kemudian tahun kemarin pas bareng Sambongrejo masuk 500 besar. Tahun ini sudah masuk 50 besar," kata Yeti Romdonah.
 
Ia berharap Desa Bangowan bisa meraih juara. Terlebih, status desa tersebut masuk dalam kategori desa wisata rintisan. Berbeda dengan Desa Sambongrejo tahun lalu yang masuk kategori berkembang.
 
"Harapannya bisa juara. Karena ini kategori rintisan, tentu tidak seketat Sambongrejo kemarin yang masuk kategori berkembang. Sebab, memang ada tiga kategori. Rintisan, berkembang, dan maju," tuturnya.
 
 
 
Sementara itu, salah satu pengelola Desa Wisata Bangowan Hanif Masadini mengaku terus mempersiapkan untuk visitasi agar berjalan dengan lancar.
 
"Kami terus berupaya agar visitasi nanti berjalan dengan lancar. Kami juga optimis bisa menembus nominasi," tutur Hanif Masadini berharap.
 
 
Menurutnya, sejumlah persiapan terus dilakukan seperti pembenahan dalam paket, dan sejumlah persiapan teknis maupun non teknis lainnya.
 
"Kami juga koordinasi dengan dinas terkait. Kemarin juga sudah ada perbaikan infrastruktur menuju lokasi desa kami, dan hal lain juga terus kami siapkan secara matang," kata Hanif Masadini. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1790851306.5659 at start, 1790851307.0842 at end, 0.51827311515808 sec elapsed