Edukasi Geopark Sejak Dini, Siswa SMPN 1 Purwosari Jelajahi Kekayaan Alam Bojonegoro
Rabu, 22 April 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Puluhan pelajar dari SMPN 1 Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, melakukan kunjungan edukatif ke berbagai situs unggulan yang masuk dalam kawasan Geopark Bojonegoro. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (21/04/2026) ini dirancang sebagai misi pendalaman materi geologi dan pengenalan kekayaan alam daerah secara langsung di lapangan.
Perjalanan edukasi ini mencakup rute yang komprehensif, dimulai dari Pusat Informasi Geologi (PIG) sebagai pusat literasi sejarah bumi, kemudian menuju Agrowisata Belimbing di Kalitidu untuk mempelajari potensi ekonomi kerakyatan. Tak hanya itu, para siswa juga meninjau sumur minyak tradisional di Wonocolo yang dikenal dengan julukan Little Texas, serta menyaksikan fenomena geologi api abadi di Kayangan Api.
Camat Purwosari, Ike Widyaningrum, yang turut mendampingi para siswa menegaskan bahwa peran generasi muda sangat krusial dalam menjaga keberlangsungan status Geopark. Ia mengingatkan pentingnya penguasaan materi ini mengingat adanya agenda internasional yang akan dihadapi Bojonegoro dalam waktu dekat.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Kami mohon dukungan dari adik-adik semua, karena bulan Juli besok akan ada evaluasi dari asesor UNESCO. Mari kita tunjukkan bahwa Bojonegoro layak masuk dalam jaringan Geopark dunia," ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan rasa bangga dan kepemilikan bagi para siswa terhadap warisan geologi yang mereka miliki. Melalui edukasi sejak dini, para pelajar dipersiapkan untuk menjadi duta pelestarian lingkungan serta promotor wisata edukasi di wilayahnya masing-masing.
Langkah ini sejalan dengan upaya intensif Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang tengah mempersiapkan segala aspek teknis maupun promosi untuk menyambut tim asesor UNESCO. Target utamanya adalah membawa Geopark Bojonegoro melangkah lebih jauh untuk mendapatkan pengakuan di level internasional sebagai warisan dunia.
Di sisi lain, interaksi langsung dengan objek geologi memberikan kesan mendalam bagi para peserta. Salah satu siswa kelas 8, Muhammad Zaki Firnanda, mengaku mendapatkan perspektif baru yang tidak ditemukan di dalam buku pelajaran sekolah. Menurutnya, visualisasi di Pusat Informasi Geologi sangat membantunya memahami proses pembentukan bumi selama jutaan tahun.
"With kunjungan di Geopark Bojonegoro ini, kita dapat mengetahui secara langsung bentuk bumi dan kekayaan alam yang ada di Bojonegoro. Berkunjung ke PIG benar-benar menambah wawasan yang sangat luas bagi kami para siswa," ujar Zaki.
Kekaguman para siswa semakin bertambah saat melihat hamparan fosil purba serta struktur batuan langka yang menjadi bukti keragaman warisan geologi di Bojonegoro. Zaki pun menyimpan harapan besar agar pengelolaan destinasi edukasi ini terus ditingkatkan agar mampu bersaing dan diakui secara luas.
"Harapannya, semoga Geopark Bojonegoro dapat terus dikembangkan sehingga bisa segera masuk ke tingkat nasional," harapnya.(red/toh)




























.md.jpg)


