News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi Penjualan Telur Gayatri, Dorong Penguatan Kerjasama
  • Tiga Desa Unggulan Resmi Sandang Status Desa Cantik Bojonegoro Tahun 2026
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Kemandirian Data dan Keunggulan Desa Lewat Program Desa CANTIK
  • Transformasi Tata Kelola Haji Fokuskan Keadilan Antrean dan Ketahanan Keuangan
  • Dua Maling Motor di Bojonegoro Dibekuk Polisi
  • Jembatan Akses Desa Wotan dan Sambongrejo di Bojonegoro Ambrol Tergerus Aliran Sungai
  • Viral! Unggahan Medsos di Bojonegoro Ini Minta Pengkritik Program MBG Pindah Negara
  • Pemprov Jatim Mulai Terapkan Pembatasan Penggunaan Gadget di Sekolah
  • Okupansi Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Melonjak Drastis Sepanjang Awal Tahun 2026
  • Tersengat Listrik saat Potong Ranting Pohon, Warga Temayang, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Wakil Bupati Blora Dorong Pembangunan Embung di Cepu untuk Atasi Banjir Tahunan
  • Sumari, Kuli Panggul di Blora Naik Haji Tahun Ini Setelah 20 Tahun Sisihkan Uang Receh
  • Respons Cepat Laporan Warga, Satpol PP Bojonegoro Amankan ODGJ yang Resahkan Pengguna Jalan
  • Bawa Senjata Tajam, Penderita Gangguan Mental di Bubulan, Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah Edisi ke-18 di Kalitidu
  • 15 April dalam Sejarah
  • Dinas Perhubungan Bojonegoro Gembok Mobil Siaga Desa yang Parkir Sembarangan
  • Hilang Kendali, Truk Tangki di Kapas, Bojonegoro Tabrak Pohon Penghijauan
  • Tenggelam di Sawah, Seorang Balita di Gayam, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Dapur SPPG di Kedungadem, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin
  • Diterjang Angin, Atap Bangunan Gudang Pupuk di Gayam, Bojonegoro Rusak
  • Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan Pendidikan dalam Memberantas Angka Anak Tidak Sekolah
  • Waspada Penularan Campak pada Anak, Tenaga Medis Ingatkan Risiko Komplikasi Hingga Peradangan Otak
  • Pemkab Bojonegoro Kucurkan Insentif RT dan RW Senilai 23 Miliar
Pemkab Bojonegoro Fasilitasi Penjualan Telur Gayatri, Dorong Penguatan Kerjasama

Pemkab Bojonegoro Fasilitasi Penjualan Telur Gayatri, Dorong Penguatan Kerjasama

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan terus berupaya memperluas jangkauan pasar hasil ternak masyarakat melalui program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri atau Gayatri. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menyediakan ruang penjualan rutin di kantor dinas terkait guna memastikan serapan hasil produksi peternak lokal tersalurkan langsung kepada konsumen.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, Elfia Nuraini, menjelaskan bahwa inisiatif penjualan ini diintegrasikan dengan berbagai agenda rutin internal kantor guna membangun ekosistem pasar yang stabil bagi para peternak.

“Penjualan telur Gayatri saat ini ready setiap hari Jumat di Disnakkan. Ini kami sinergikan dengan Jumat Asri, korve, serta gerakan beli telur Gayatri agar semakin dikenal dan diminati masyarakat,” ujarnya.

Meskipun saat ini pendataan dan fasilitasi penjualan di tingkat kabupaten baru mencakup peternak dari wilayah Kecamatan Kanor, namun geliat serupa telah menyebar ke berbagai titik lainnya. Sejumlah kecamatan telah mengambil langkah mandiri dengan bimbingan tenaga teknis setempat untuk memasarkan produk protein hewani tersebut di wilayah masing-masing.

“Selain dari Kanor, di beberapa kecamatan lain seperti Margomulyo, Balen, Temayang, Bubulan, Ngasem, Malo, Sekar dan wilayah lainnya juga sudah mulai melakukan penjualan telur Gayatri dengan pendampingan petugas teknis kecamatan,” jelasnya.

Strategi pemasaran produk ini tidak hanya terbatas pada hari kerja, tetapi juga merambah ke pusat keramaian mingguan di jantung kota. Selain setiap hari Jumat, di car free day setiap hari Minggu juga ada produk unggulan peternakan dan perikanan termasuk telur Gayatri, menurut penuturan pihak dinas.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan, produk telur ini juga dilibatkan dalam kegiatan Gerakan Pasar Murah di tingkat kecamatan dengan keunggulan kualitas yang lebih segar dibandingkan produk di pasar umum. Harga yang ditawarkan tetap kompetitif dengan mengikuti dinamika pasar yang berlaku.

Guna menjaga keberlangsungan program dalam jangka panjang, pemerintah kini tengah menyiapkan langkah strategis baru, termasuk rencana penggunaan produk lokal ini dalam skema pemenuhan gizi masyarakat serta penguatan peran lembaga ekonomi desa.

“Ke depan akan ada edaran untuk MBG menggunakan telur Gayatri, Dan juga perlu kerjasama BUMDes untuk keberlanjutannya,” ungkapnya.

Program Gayatri sendiri diposisikan sebagai pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan konsumsi protein hewani di Bojonegoro. Melalui dukungan pemasaran yang konsisten, pemerintah berharap kemandirian ekonomi peternak lokal dapat terwujud dan ketersediaan pangan bergizi bagi warga Bojonegoro tetap terjaga.(red/toh)

 

 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1776343213.6663 at start, 1776343214.2333 at end, 0.56693816184998 sec elapsed