Virus Corona
Jumlah ODP di Blora Berkurang Jadi 469 Orang, PDP dan Positif Nihil
Minggu, 05 April 2020 16:30 WIBOleh Priyo SPd Editor Imam Nurcahyo
Blora - Untuk pertama kalinya, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19) di Kabupaten Blora alami penurunan.
Hingga Sabtu (05/04/2020) pukul 11.01 WIB, jumlah ODP eksis di Kabupaten Blora sebanyak 469 orang yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Blora, atau berkurang sebanyak 4 orang. Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif, tidak ada perubahan atau hingga saat ini masih nihil.
Secara kumulatif jumlah ODP di Kabupaten Blora hari ini mencapai 572 orang, atau terdapat penambahan ODP baru sebanyak 14 orang dari ODP sebelumnya yaitu sebanyak 558 orang. Sementara jumlah kumulatif ODP yang dinyatakan selesai dalam pemantauan hari ini total sebanyak 103 orang, atau bertambah 18 orang dari jumlah jumlah kumulatif hari sebelumnya yaitu 85 orang.
Sehingga jumlah ODP eksis hari ini sebanyak 469 orang atau berkurang 4 orang jika dibanding hari kemarin sembanyak 473 orang.
Bupati Djoko Nugroho didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Lilik Hernanto SKM MKes, dan Direktur RSUD dr R Soeprapto Cepu, menyampaikan update kondisi terkini tentang persebaran dan penanganan virus Corona di Kabupaten Blora. Bupati menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada yang terkonfirmasi positif.
“Alhamdulillah hingga hari ini belum ada yang terkonfirmasi positif, artinya Blora masih aman. PDP nya juga belum ada. Namun demikian kewaspadaan harus terus dilakukan karena ODP masih banyak mencapai 469 orang, seiring dengan bertambahnya para pemudik,” ucap Bupati.
Bupati lantas mengajak para pemudik dan seluruh masyarakat Blora untuk terus melaksanakan protokol kesehatan dan patuh pada himbauan pemerintah.
“Mumpung Blora belum ada yang terkonfirmasi positif, maka saya sampaikan bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati,” tutur Bupati.
Selanjutnya, Bupati Djoko Nugroho menyampaikan bahwa hingga hari ini jumlah pemudik di Kabupaten Blora dari berbagai kota di tanah air berjumlah 12.860 orang.
“Jumlah itu menurut Bupati cukup besar, sehingga kami berpesan bahwa pemerintah ingin melindungi dan menjaga kesehatan semuanya dengan cara tinggal di rumah selama dua minggu. Jangan kemana-mana dulu. Bila dalam waktu itu ada gejala panas, flu dan lainnya bisa segera lapor atau periksa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” kata Bupati.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes, juga menyampaikan bahwa selama ini masyarakat menilai tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit dan Puskesmas sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Padahal hal itu menurutnya kurang tepat.
“Sesungguhnya hal yang penting dan wajib kita ketahui bersama, bahwa tenaga kesehatan bukan merupakan garda terdepan dalam pertarungan ini. Tenaga kesehatan justru berdiri di barisan belakang, khususnya yang bertugas baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit sebagai garis pertahanan terakhir,” kata Lilik Hernanto SKM MKes.
Pihaknya berharap jangan sampai pertarungan melawan Covid-19 ini sampai pada pertahanan terakhir. Dalam artian jangan sampai ada yang masuk ke rumah sakit.
"Garda terdepan perlawanan Covid-19 ini ya kita semua, masing-masing individu dengan cara mematuhi himbauan pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan,” kata Lilik Hernanto.
Lilik berharap jangan sampai energi tenaga kesehatan habis untuk mengurusi pasien virus corona akibat ketidakpatuhan masyarakat.
"Sementara yang lainnya masih banyak saudara kita yang sakit dan butuh tenaga kesehatan untuk merawatnya, seperti stunting, TBC, HIV/AIDS, DBD dan lainnya. Oleh sebab itu kita harus benar-benar mematuhi semua himbauan pemerintah,” pungkas Lilik Hernanto. (teg/imm)
Berikut ini peta sebaran orang dalam pantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora, hingga Minggu (05/04/2020) pukul 11.01 WIB, sebagai berikut:
1). Kelurahan Blora Kecamatan Blora: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 45 Orang, Selesai dalam pemantauan 9 Orang, ODP Eksis 36 Orang;
2). Desa Sendangharjo (Dusun Medang) Kecamatan Blora: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 39 Orang, Selesai dalam pemantauan 11 (+2) Orang, ODP Eksis 28 Orang;
3). Desa Bogorejo Kecamatan Bogorejo: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 12 Orang, Selesai dalam pemantauan 1 Orang, ODP Eksis 11 Orang;
4). Desa Jepon Kecamatan Jepon: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 34 (+1) Orang, Selesai dalam pemantauan 3 Orang, ODP Eksis 31 Orang;
5). Desa Puledagel Kecamatan Jepon: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 16 Orang, Selesai dalam pemantauan 4 (+2) Orang, ODP Eksis 12 Orang;
6). Desa Jiken Kecamatan Jiken: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 19 Orang, Selesai dalam pemantauan 6 (+1) Orang, ODP Eksis 13 Orang;
7). Desa Sambong Kecamatan Sambong: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 28 Orang, Selesai dalam pemantauan 11 (+3) Orang, ODP Eksis 17 Orang;
8). Kelurahan Cepu Kecamatan Cepu: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 51 (+4) Orang, Selesai dalam pemantauan 9 (+1) Orang, ODP Eksis 42 Orang;
9). Kelurahan Ngroto Kecamatan Cepu: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 12 Orang, Selesai dalam pemantauan 11 Orang, ODP Eksis 1 Orang;
10). Desa Kapuan Kecamatan Cepu: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 35 Orang, Selesai dalam pemantauan 6 (+2) Orang, ODP Eksis 29 Orang;
11). Desa Kedungtuban Kecamatan Kedungtuban: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 43 (+10) Orang, Selesai dalam pemantauan 2 (+1) Orang, ODP Eksis 41 Orang;
12). Desa Ketuwan Kecamatan Kedungtuban: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 21 Orang, Selesai dalam pemantauan 6 (+1) Orang, ODP Eksis 15 Orang;
13). Desa Menden Kecamatan Kradenan: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 20 Orang, Selesai dalam pemantauan 3 (+1) Orang, ODP Eksis 17 Orang;
14). Desa Randublatung Kecamatan Randublatung: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 3 Orang, Selesai dalam pemantauan 1 Orang, ODP Eksis 2 Orang;
15). Desa Kutukan Kecamatan Randublatung: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 8 Orang, Selesai dalam pemantauan 2 (+2) Orang, ODP Eksis 6 Orang;
16). Desa Doplang Kecamatan Jati: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 20 (+1) Orang, Selesai dalam pemantauan 2 (+1) Orang, ODP Eksis 18 Orang;
17). Desa Randulawang Kecamatan Jati: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 20 (+1) Orang, Selesai dalam pemantauan 0 Orang, ODP Eksis 20 Orang;
18). Desa Kunduran Kecamatan Kunduran: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 24 Orang, Selesai dalam pemantauan 3 (+2) Orang, ODP Eksis 21 Orang;
19). Desa Sonokidul Kecamatan Kunduran: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 45 Orang, Selesai dalam pemantauan 0 Orang, ODP Eksis 45 Orang;
20). Desa Todanan Kecamatan Todanan: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 15 (+1) Orang, Selesai dalam pemantauan 1 (+1) Orang, ODP Eksis 14 Orang;
21). Desa Gondoriyo Kecamatan Todanan: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 4 Orang, Selesai dalam pemantauan 0 Orang, Todanan 4 Orang;
22). Desa Japah Kecamatan Japah: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 5 Orang, Selesai dalam pemantauan 1 Orang, ODP Eksis 4 Orang;
23). Desa Ngawen Kecamatan Ngawen: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 7 Orang, Selesai dalam pemantauan 6 (+2) Orang, ODP Eksis 1 Orang;
24). Desa Rowobungkul Kecamatan Ngawen: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 3 Orang, Selesai dalam pemantauan 0 Orang, ODP Eksis 3 Orang;
25). Desa Banjarejo Kecamatan Banjarejo: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 21 Orang, Selesai dalam pemantauan 3 Orang, ODP Eksis 18 Orang;
26). Desa Tunjungan Kecamatan Tunjungan: Jumlah kumulatif ODP sebanyak 22 Orang, Selesai dalam pemantauan 2 Orang, ODP Eksis 20 Orang.