Tidur di Kamar Terang Berdampak Buruk bagi Jantung, Studi Temukan Risiko Penebalan Otot Jantung
Selasa, 15 September 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Kebiasaan tidur dengan kondisi kamar yang sedikit terang ternyata menyimpan bahaya tersembunyi bagi kesehatan organ jantung. Studi terbaru membeberkan bahwa paparan cahaya saat tidur, meskipun dalam intensitas rendah, berkaitan erat dengan perubahan struktur dan penurunan fungsi otot jantung.
Penelitian yang dipublikasikan dalam European Heart Journal tersebut mengungkapkan bahwa paparan cahaya lebih dari 3 lux saat tidur berhubungan langsung dengan penebalan dinding otot jantung (cardiac remodeling). Semakin terang kondisi pencahayaan kamar tidur seseorang, semakin besar pula perubahan struktur organ jantung yang berpotensi terjadi.
"Polusi cahaya telah muncul sebagai faktor risiko baru penyakit kardiovaskular," jelas penulis senior studi sekaligus direktur Tulane University Obesity Research Center di New Orleans, Dr. Lu Qi.
Sebagai gambaran medis, tingkat pencahayaan 3 lux setara dengan remang cahaya bulan atau paparan sinar yang menerobos masuk melalui celah bawah pintu kamar. Sementara itu, para ahli menyarankan tingkat pencahayaan maksimal di dalam kamar tidur idealnya berada di bawah 1 lux demi mencapai kualitas tidur optimal.
Studi yang menganalisis data lebih dari 11.000 peserta dari UK Biobank ini menemukan bahwa paparan cahaya lebih dari 3 lux memicu penebalan dinding ventrikel kiri jantung. Penebalan tersebut berdampak pada penyempitan ruang bilik jantung serta menurunkan elastisitas atau kemampuan otot jantung untuk mengembang saat berdenyut.
Para peneliti mengalkulasikan bahwa sekitar 24 hingga 49 persen dampak buruk pada jantung tersebut dipicu oleh durasi tidur malam yang memendek (kurang dari 5–6 jam) akibat gangguan paparan cahaya. Selain merusak pola tidur, sinar di malam hari disinyalir mengganggu ritme biologis tubuh, meningkatkan stres, tekanan darah, hingga frekuensi detak jantung.
Kendati riset ini masih memerlukan penelitian lanjutan untuk membuktikan hubungan sebab-akibat secara definitif, para pakar kesehatan mengimbau masyarakat agar mulai membiasakan diri mematikan lampu atau meminimalkan sumber pencahayaan saat tidur demi menjaga kesehatan sistem kardiovaskular jangka panjang.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































