News Ticker
  • Pamerkan Inovasi Pengabdian Desa, 175 Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Gelar Expo di Purwosari
  • 13 Agustus 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 13 Agustus 2026
  • Penyebab Makanan Sering Terselip di Sela Gigi dan Cara Aman Mengatasinya
  • Misi Dagang Jatim-Kalbar Tembus Rp2,5 Triliun, Gubernur Khofifah Dorong Perluasan Investasi Daerah
  • Kunker ke Semenkidul, TP PKK Bojonegoro Dorong Kemandirian Keluarga Lewat GAYATRI dan Kelola Sampah
  • Gandeng ISI Surakarta, Dekranasda Bojonegoro Susun Kajian Akademis dan Motif Pakem Batik Daerah
  • Ringankan Beban Kekeringan Warga Sumberrejo, PMI dan BPBD Bojonegoro Pasok Air Bersih
  • Mendorong Kemandirian Pemuda, Pemkab Bojonegoro Kembali Buka Bootcamp Ekonomi 2026
  • 12 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 12 Agustus 2026
  • Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Kunjungi Pos Komunitas ‘Mapak’ di Desa Semenkidul
  • Menjaga Rantai Pasok Industri Hulu Migas, Pengusaha Lokal Bojonegoro Didorong Naik Kelas
  • Gaungkan Pertanian Organik di Muktamar Petani Nahdliyin, Bupati Blora Dorong Setiap Desa Sediakan 1 Hektar Lahan
  • Workshop dan News Presenter Competition Warnai HUT ke-28 IJTI di Lamongan
  • Sering Kentut Apakah Sehat? Kenali Batas Wajar dan Tandanya untuk Pencernaan
  • DPRD dan Pemprov Jatim Resmi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Fondasi Pembangunan Daerah
  • Dorong Budaya Riset untuk Percepat Pembangunan Bojonegoro Bersama INSPIRA RISBO
  • Petani Tembakau Bojonegoro Sumringah, Pemkab Gelontorkan Bantuan Ribuan Kilogram Pupuk NPK
  • Berhenti Saat Ada Perbaikan Jalan, Mobil yang Ditumpangi KH Anwar Zaid Ditubruk Truk di Padangan, Bojonegoro
  • 11 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 11 Agustus 2026
  • Peluang Kembali Normal, Kenali Serba-Serbi Prediabetes dan Cara Pencegahannya
  • 10 Agustus dalam Sejarah
Bupati: Ada 5 Kunci Utama Bagi Petugas Damkar Agar Lebih Sigap

Bupati: Ada 5 Kunci Utama Bagi Petugas Damkar Agar Lebih Sigap

Oleh Mulyanto

Trucuk - Fenomena kebakaran yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro itu unik. Musibah kebakaran tak hanya terjadi saat musim kemarau, tetapi juga terjadi di musim penghujan. Selain itu, kebakaran yang terjadi di Bojonegoro disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya semakin padatnya pemukiman sebagai dampak peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Bojonegoro.

Parahnya lagi akses jalan sempit dan kecil, sehingga jika terjadi kebakaran mudah merembet dan susah ditangani. Belum lagi lambatnya pelaporan dari masyarakat mengakibatkan kerugian makin banyak.

Situasi seperti ini menuntut petugas pemadam kebakaran (damkar) lebih sigap dan memiliki kualitas. Karena itu agar menjadi sigap dan berkualitas, petugas damkar perlu memegang teguh 5 kunci utama menuju petugas yang handal dan andalan.

Demikian disampaikan Bupati Bojonegoro Drs H Suyoto Msi kepada 80 petugas damkar saat acara pembekalan pelatihan kebencanaan di Taman Ebaga Trucuk, Senin (21/03) pagi.

Bupati menyebutkan, kunci pertama adalah pencegahan. Pencegahan dalam hal ini perlu adanya rekom teknis bangunan sekaligus instalasi listrik di seluruh bangunan, baik perkantoran, perumahan, dan sebagainya. "Jika dulu kebakaran diakibatkan oleh tungku api, belakangan ini banyak disebabkan korlesting listrik," ujarnya.

Kunci kedua, yang harus dipahami adalah Time To Report, yakni berapa jarak antara kejadian dengan pelaporan masyarakat.  Masyarakat diminta secepatnya melaporkan jika ada kejadian kebakaran. Kunci ketiga adalah Time To Respon. Seberapa cepat respon yang diberikan oleh BPBD ketika menerima laporan adanya kejadian kebakaran.

"Dari 15 menit diharapkan terus menurun, sehingga semakin cepat penanganan, semakin mengurangi jumlah kerugian dan dampak yang terjadi," kata Suyoto.

Kunci keempat adalah waktu untuk menyelesaikan atau melakukan pemadaman. Salah satu yang membuat proses pemadaman ini berlangsung lama biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pemukiman yang berdekatan dan jalan yang tidak bisa dijangkau oleh kendaraan. "Untuk mengatasi hal ini, Pemkab sudah mengadakan mobil damkar yang bisa menjangkau wilayah padat dan sulit akses," ungkap Bupati.

Kunci kelima adalah recovery, termasuk di dalamnya pendataan kerugian dan pemberian bantuan.

Pada kesempatan itu, Bupati berpesan kepada Kepala Pelaksana BPBD agar dilakukan evaluasi kinerja semua petugas pemadam kebakaran tiga bulan sekali. Jika bekerja bagus, maka mendapatkan bintang. Namun sebaliknya jika kinerjanya jauh dari harapan, diberikan tanda gada atau pentung. "Ini merupakan salah satu stretching untuk mendapatkan petugas damkar yang berkualitas," pesannya.

Pada akhir sambutannya, Bupati menyampaikan tentang rencana penambahan 3 Pos BPBD.  Saat ini yang sudah terbentuk 4 Pos BPBD. Ke depan akan ditambah menjadi 7 Pos BPBD. "Dengan penambahan pos ini akan makin meningkatkan kualitas layanan BPBD," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo dalam laporannya menyampaikan, pelatihan kebencanaan diikuti oleh 80 petugas pemadam kebakaran, baik petugas lama maupun baru. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari, yakni mulai 21 Maret sampai 23 Maret, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kebakaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Bojonegoro. (mol/tap)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786591044.705 at start, 1786591045.1585 at end, 0.45345592498779 sec elapsed