News Ticker
  • Dorong Budaya Riset untuk Percepat Pembangunan Bojonegoro Bersama INSPIRA RISBO
  • Petani Tembakau Bojonegoro Sumringah, Pemkab Gelontorkan Bantuan Ribuan Kilogram Pupuk NPK
  • Berhenti Saat Ada Perbaikan Jalan, Mobil yang Ditumpangi KH Anwar Zaid Ditubruk Truk di Padangan, Bojonegoro
  • 11 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 11 Agustus 2026
  • Peluang Kembali Normal, Kenali Serba-Serbi Prediabetes dan Cara Pencegahannya
  • 10 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Agustus 2026
  • Jumlah Penumpang Stasiun Bojonegoro Naik 8 Persen, Puluhan Ribu Orang Gunakan Layanan KA Selama Juli 2026
  • Ribuan Warga Meriahkan Malam Festival Ayam Panggang Ledok Kulon
  • Studi Terbaru Ungkap Kaitan Pola Makan Tinggi Lemak dengan Risiko Kanker Usus
  • Komunitas Arisan Sampah Mapak di Bojonegoro Gelar Kampanye Pilah Sampah dan Kreasi Daur Ulang Botol
  • Jelang Pembukaan Kembali, Perhutani dan Pemdes Deling Matangkan Persiapan Wisata Negeri Atas Angin
  • Pemkab Bojonegoro dan DPRD Sepakati Struktur Anggaran Perubahan 2026 Senilai Triliunan Rupiah
  • Pastikan Keselamatan Perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya Turun Langsung Cek Jalur dan Fasilitas Stasiun Bojonegoro
  • 09 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 09 Agustus 2026
  • Kementerian Agama Raih Popular Government Institutions Award 2026 dari The Iconomics
  • Panduan Aman Mengonsumsi Psyllium Husk untuk Bantu Lancarkan Pencernaan
  • Pemprov Jatim Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Pahlawan Nasional dan Perintis Kemerdekaan
  • Dukung Produktivitas Petani, Pemkab Bojonegoro Salurkan 526 Ton Pupuk NPK Tembakau
  • 8 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 8 Agustus 2026
  • Investasi Ratusan Juta, Gen Z di Bojonegoro Ini Serius Tekuni Budidaya Buah Melon
Dorong Budaya Riset untuk Percepat Pembangunan Bojonegoro Bersama INSPIRA RISBO

Dorong Budaya Riset untuk Percepat Pembangunan Bojonegoro Bersama INSPIRA RISBO

Bojonegro - Dunia pendidikan dan riset di Kabupaten Bojonegoro mencatatkan momentum penting melalui perayaan Hari Ulang Tahun pertama wadah Inspirasi Akademisi dan Periset Bojonegoro atau INSPIRA RISBO. Kiprah para akademisi tersebut diulas secara mendalam dalam agenda gelar wicara khusus yang disiarkan melalui gelombang radio Malowopati FM dengan mengusung tema Budaya Riset, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Bojonegoro.

Acara siaran udara yang dipandu oleh penyiar Iwan Siswoyo tersebut menghadirkan tiga tokoh penting di balik pendirian komunitas riset ini, yakni Pembina INSPIRA RISBO Assoc. Prof. Dr. Sri Budi Cantika Yuli, Pengarah INSPIRA RISBO Dr. Ifa Khoiria Ningrum, serta Ketua Umum INSPIRA RISBO Dr. Ima Isnaini Taufiqur Rohmah. Kehadiran para akademisi ini sekaligus memaparkan sejumlah agenda strategis yang telah disiapkan untuk mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, seperti penekanan angka putus sekolah, pencegahan pernikahan usia dini, hingga akselerasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

Dalam pemaparannya, Dr. Ima menyampaikan bahwa komunitas ini lahir dari inisiatif para dosen dan praktisi perguruan tinggi swasta yang berkeinginan kuat untuk mendedikasikan keilmuan mereka secara langsung bagi kemajuan daerah. Wadah kolaborasi lintas disiplin ini kini telah berkembang pesat dan merangkul puluhan anggota dari berbagai latar belakang profesi.

"Saat ini sudah ada 75 anggota, tidak hanya dosen tetapi juga guru hingga fresh graduate dari berbagai disiplin ilmu. Bojonegoro memiliki potensi anak-anak hebat yang perlu diberi ruang. Human capital merupakan fondasi dasar untuk membangun sebuah daerah," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Pembina INSPIRA RISBO Assoc. Prof. Dr. Sri Budi Cantika Yuli atau yang akrab disapa Bunda Cantika menekankan bahwa kemajuan sebuah wilayah tidak cukup hanya ditopang oleh pembangunan infrastruktur fisik saja, melainkan harus dibarengi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia serta penanaman pola pikir berbasis riset dan data yang akurat.

"Kultur riset bukan hanya milik dosen, melainkan pola pikir masyarakat. Misalnya dalam penanganan stunting. Sebelum mengambil keputusan perlu ada data dasar, kajian, kesimpulan, hingga evaluasi. Jika masyarakat terbiasa dengan pola pikir berbasis riset, perumusan dan pelaksanaan kebijakan daerah akan jauh lebih efisien," jelas Bunda Cantika.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor atau model pentahelix hingga hexa helix governance yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, serta masyarakat luas agar proses transformasi pembangunan dapat berjalan jauh lebih cepat dan tepat sasaran.

"Tidak ada sebuah lembaga yang bisa berdiri sendiri. Artinya hexa helix governance itu diperlukan. Pemerintah membutuhkan akademisi, akademisi membutuhkan masyarakat sebagai laboratorium sosial, dan dunia usaha membutuhkan hasil riset. Juga peran media membantu menyebarluaskan informasi dan kolaborasi inilah yang mempercepat pembangunan di Bojonegoro," tandasnya.

Sementara itu, Dr. Ifa Khoiria Ningrum menambahkan bahwa esensi utama dari kehadiran komunitas ini adalah mewadahi para pemikir dari berbagai bidang keilmuan seperti pertanian, ekonomi, teknik, hingga pendidikan untuk mengaktualisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara kolaboratif demi kemaslahatan warga Bojonegoro.

"Ruh dari akademisi adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu penelitian, pengabdian, dan pengajaran. Di INSPIRA RISBO, kami menyatukan semangat tersebut dengan mengedepankan kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk memberi kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Bojonegoro," pungkasnya.

 

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786424214.6409 at start, 1786424214.6742 at end, 0.033346891403198 sec elapsed