Warga Kesongo Kedungadem Bersemangat Ikuti Senam Line Dance Bersama Satgas TMMD dan Dinpora
Rabu, 05 Agustus 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Irama musik yang dinamis berpadu dengan gelak tawa tampak menghidupkan suasana Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, tatkala puluhan warga bersama jajaran TNI melebur dalam gerakan senam yang selaras, Selasa (04/08/2026).
Kegiatan Sosialisasi Senam Line Dance yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro ini merupakan rangkaian program nonfisik dari TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-129 yang dimotori oleh Kodim 0813 Bojonegoro.
Kehadiran sekitar 70 peserta yang didominasi oleh kader PKK, wali murid TK Dharma Wanita setempat, hingga komunitas olahraga wanita berhasil menyedot perhatian tatkala para prajurit berseragam loreng turut berbaris rapi mengikuti irama.
Kepala Bidang Keolahragaan Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Rita Cahyani, mengutarakan bahwa pemilihan senam rekreasi ini bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup bugar sekaligus mengenalkan variasi olahraga yang menyenangkan bagi warga pedesaan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat dengan berolahraga. Harapannya masyarakat Desa Kesongo semakin sehat, bugar, dan gembira. Selain itu, kami juga ingin mengenalkan Senam Line Dance sebagai alternatif olahraga yang menyenangkan,” ujar Rita.
Sebagai cabang olahraga rekreasi di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia, Line Dance dikenal memadukan gerakan koreografi serempak yang tidak hanya membakar kalori tetapi juga efektif mengasah ketajaman memori serta konsentrasi.
Rangkaian acara edukasi kebugaran ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, di mana sesi pembuka difokuskan pada pemahaman teori dasar gerakan sebelum dilanjutkan dengan praktik penuh di hari berikutnya.
Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menyambut baik kolaborasi lintas instansi ini yang membuktikan bahwa pembangunan desa tidak sebatas pada fisik semata melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Inilah semangat TMMD, membangun desa tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya,” tegas Lettu Ckm Purnomo.






























