Jumlah Penumpang Stasiun Bojonegoro Naik 8 Persen, Puluhan Ribu Orang Gunakan Layanan KA Selama Juli 2026
Minggu, 09 Agustus 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi massal kereta api di wilayah Bojonegoro menunjukkan tren positif yang kian menguat. Sepanjang Juli 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan pada volume penggunaan layanan kereta api di Stasiun Bojonegoro, dengan total penumpang yang dilayani menembus angka lebih dari 59 ribu orang atau mengalami pertumbuhan sebesar 8 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan catatan operasional, total pelanggan yang terlayani di Stasiun Bojonegoro sepanjang bulan Juli 2026 mencapai 59.675 orang. Angka tersebut terdiri atas 29.452 pelanggan yang melakukan keberangkatan naik kereta api serta 30.223 pelanggan yang tercatat turun di stasiun ini. Perolehan tersebut meningkat dari catatan Juli 2025 yang melayani total 55.420 penumpang dengan rincian 27.463 orang naik dan 27.957 orang turun.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa pertumbuhan positif ini merefleksikan semakin tingginya minat serta ketergantungan warga terhadap kereta api untuk memenuhi berbagai keperluan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
"Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kereta api semakin diminati masyarakat sebagai moda transportasi untuk berbagai kebutuhan perjalanan, baik untuk bekerja, pendidikan, wisata, maupun keperluan keluarga," ujar Mahendro.
Ia menegaskan bahwa Stasiun Bojonegoro memegang peranan yang sangat strategis dalam merajut konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa, tidak hanya bagi warga lokal Bojonegoro saja, melainkan juga masyarakat dari daerah-daerah penyangga di sekitarnya yang memanfaatkan stasiun ini sebagai titik transit utama perjalanan antarkota.
Untuk mengimbangi tingginya mobilitas tersebut, pihak Daop 8 Surabaya memastikan seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari keandalan sarana dan prasarana, fasilitas pelayanan di area stasiun, efisiensi alur boarding, hingga kenyamanan selama perjalanan di atas kereta, telah disiapkan secara optimal dengan mengedepankan standar keselamatan yang ketat.
"Dalam menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, kami memastikan seluruh jajaran KAI Daop 8 Surabaya siap memberikan pelayanan terbaik. Aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan terus menjadi perhatian utama," tambah Mahendro.
Selain kesiapan fisik di lapangan, transformasi digital yang diusung oleh KAI turut mendongkrak kenyamanan pengguna jasa. Kemudahan akses pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI maupun situs resmi, serta penerapan teknologi pemindaian wajah atau Face Recognition Boarding Gate terbukti mampu memangkas waktu antrean dan mempercepat proses keberangkatan penumpang di stasiun.
Pihak manajemen juga terus mengimbau para pengguna jasa untuk senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku, menjaga ketertiban, serta memperhatikan barang bawaan demi terciptanya perjalanan yang aman, lancar, dan berkesan. Atas capaian positif ini, pihak KAI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang konsisten menjadikan kereta api sebagai pilihan utama bertransportasi.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan kepada kereta api. Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi semangat bagi seluruh insan KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik," kata Mahendro.































