News Ticker
  • Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan Pendidikan dalam Memberantas Angka Anak Tidak Sekolah
  • Waspada Penularan Campak pada Anak, Tenaga Medis Ingatkan Risiko Komplikasi Hingga Peradangan Otak
  • Pemkab Bojonegoro Kucurkan Insentif RT dan RW Senilai 23 Miliar
  • Kalender Jawa Hari Ini, Kamis 9 April 2026, Detail Weton Kamis Legi dan Jumlah Neptu 13
  • Kabel Listrik Tersangkut Truk, Papan Reklame dan Tiang PLN di Jembatan Glendeng, Bojonegoro Roboh
  • Pertagas Hijaukan Enam Wilayah Operasi Melalui Penanaman 4.300 Pohon
  • Bayi Baru Lahir Belum Otomatis Aktif BPJS Kesehatan: Masih Wajib Daftar
  • Kemenhaj Bojonegoro Bekali Ratusan Karu dan Karom Jelang Keberangkatan Haji 2026
  • Dukung Kebijakan Bike to Work Pemkab Bojonegoro, Guru SMPN 1 Kasiman Pilih Lari ke Sekolah
  • Kejar Predikat WBK 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Dinas Dukcapil dan RSUD Sumberrejo
  • Truk Tabrak Pohon di Bubulan, Bojonegoro, Pengemudi Truk Luka-Luka
  • Jatim Siapkan Mitigasi Krisis Energi dan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
  • Tekan Angka Diabetes, BPOM Resmi Sahkan Label ‘Nutri-Level’ pada Pangan Olahan
  • Kecelakaan Tabrak Lari di Gayam, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka Berat
  • Penumpang Angkutan Lebaran di Stasiun Bojonegoro Capai 55 Ribu, Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Bangunan Toko di Bojonegoro Kota Terbakar
  • Djarum Foundation bersama YBSI Gelar Pengobatan Gratis di Sumberrejo, Bojonegoro
  • Tabrak Bak Belakang Truk, 2 Pemotor di Kalitidu, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Terlindas Truk di Kasiman, Bojonegoro, Seorang Pemotor asal Senori, Tuban Meninggal Dunia
  • Tabrakan Toyota Rush dengan Truk di Bawah Flyover Gayam, Bojonegoro, 5 Orang Luka-luka
  • Spekta Bumi Fun Run 2026 Siap Digelar di Bojonegoro 3 Mei 2026
  • Bupati Blora Ingatkan Jajaran OPD Perkuat Tata Kelola Bersih dan Cegah Korupsi
  • Ratusan Guru Raudhatul Athfal Bojonegoro Pererat Silaturahmi Melalui Momentum Halal Bihalal
  • Pemkab Bojonegoro Susun Strategi Edukasi Pengelolaan Sampah Menuju Adipura 2026
Waspada Penularan Campak pada Anak, Tenaga Medis Ingatkan Risiko Komplikasi Hingga Peradangan Otak

Waspada Penularan Campak pada Anak, Tenaga Medis Ingatkan Risiko Komplikasi Hingga Peradangan Otak

Bojonegoro - Penyakit campak kembali menjadi sorotan serius di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2026. Meskipun bukan merupakan penyakit baru, tren penyebarannya yang masih ditemukan menunjukkan bahwa virus ini belum sepenuhnya terkendali dan memerlukan kewaspadaan ekstra dari para orang tua.

Dokter spesialis anak dari RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dr. Khairiyah Amalia, Sp.A. menekankan bahwa campak yang disebabkan oleh virus measles tidak boleh dipandang sebelah mata karena potensi risikonya yang fatal. Penyakit ini tidak hanya memicu masalah pada kulit, tetapi juga mampu menyerang sistem pernapasan dan memicu ensefalitis atau peradangan otak yang berisiko menyebabkan kejang pada penderitanya.

"Campak itu kelihatan ringan, tapi tidak bisa disepelekan. Apalagi jika sudah menimbulkan komplikasi hingga ke otak," ujar dr. Khairiyah Amalia, Kamis (09/04/2026).

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa sepanjang Februari 2026 hingga saat ini, tercatat telah ditemukan lima kasus campak pada anak di wilayah Bojonegoro. Meski sebagian besar pasien mengalami gejala ringan dan menjalani perawatan selama tiga hingga lima hari, potensi penularannya sangat tinggi. Dokter Khairiyah menyebutkan bahwa satu anak yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada 10 hingga 15 anak lainnya melalui droplet saat batuk atau bersin.

Menurut dr. Khairiyah, tingginya perhatian terhadap penyakit ini dipicu oleh belum lengkapnya cakupan imunisasi pada anak, salah satunya akibat dampak penundaan selama pandemi COVID-19 lalu. Selain itu, beredarnya informasi hoaks mengenai vaksin membuat sebagian orang tua merasa khawatir terhadap efek samping imunisasi, sehingga menghambat proteksi maksimal bagi kelompok balita yang memiliki daya tahan tubuh paling rentan.

Gejala awal campak biasanya ditandai dengan demam tinggi yang bisa mencapai 40 derajat Celsius, diikuti batuk, pilek, serta munculnya bercak khas di dalam mulut yang menyerupai sariawan sebelum ruam menyebar ke seluruh tubuh. Dokter Khairiyah menjelaskan bahwa perbedaan mencolok campak dengan penyakit kulit lainnya adalah ruam muncul justru saat suhu tubuh masih sangat tinggi.

"Saat gejala mulai muncul, penularan sudah bisa terjadi, bahkan sebelum terdeteksi. Satu anak bisa menularkan ke 10 sampai 15 anak lainnya melalui batuk atau bersin," jelas dr. Khairiyah Amalia.

Sebagai langkah pencegahan utama, masyarakat diimbau untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi lengkap dan tidak mudah termakan informasi yang tidak akurat. Edukasi langsung dari tenaga kesehatan diharapkan dapat menjadi kunci untuk melindungi generasi muda di Bojonegoro dari penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi tersebut.(red/toh)

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1775732058.1692 at start, 1775732058.5411 at end, 0.37193918228149 sec elapsed