Fasilitasi Gaya Hidup Sehat Warga, Pemkab Bojonegoro Miliki 8 Gedung Olahraga
Senin, 19 Januari 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Upaya peningkatan kualitas kesehatan dan produktivitas masyarakat terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora), pemerintah daerah secara konsisten menghadirkan sarana dan prasarana olahraga yang representatif. Hingga kini, tercatat sebanyak delapan Gedung Olahraga (GOR) dan satu stadion telah berdiri dan dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat di berbagai penjuru wilayah.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menjelaskan bahwa sebaran fasilitas olahraga ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan publik ke tingkat akar rumput. Dengan infrastruktur yang tersebar di beberapa kecamatan, akses warga untuk menjalankan aktivitas fisik menjadi lebih mudah dan efisien.
“Pemkab Bojonegoro saat ini memiliki delapan GOR dan satu stadion untuk menunjang aktivitas olahraga masyarakat,” ujarnya, Senin (19/01/2026).
Adapun daftar infrastruktur olahraga yang tersedia mencakup GOR Kedungadem, GOR Tambakrejo, GOR Kedewan, GOR Kanor, GOR Sumberrejo, GOR Juara yang dikhususkan bagi cabang olahraga panahan, GOR Kota, serta GOR Utama yang berlokasi di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Melengkapi fasilitas tersebut, keberadaan stadion utama juga menjadi pusat kegiatan fisik yang multifungsi.
“Di stadion tersedia fasilitas lapangan sepak bola, basket, tenis lapangan, bola voli, sepak takraw, skateboard, hingga sepatu roda. Semua ini disiapkan agar masyarakat bisa berolahraga sesuai minat dan kebutuhannya,” jelas Arief Nanang.
Kehadiran GOR di berbagai titik kecamatan dinilai memberikan dampak positif bagi kenyamanan warga. Infrastruktur ini dirancang tidak hanya untuk kegiatan olahraga prestasi, tetapi juga sebagai ruang terbuka yang terjangkau secara ekonomi bagi masyarakat umum.
“Dengan tersedianya GOR di kecamatan, masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk berolahraga. Fasilitasnya memadai, sarana dan prasarana bagus, serta retribusi yang dikenakan masih bisa dijangkau oleh masyarakat,” terangnya.
Secara teknis, setiap GOR di tingkat kecamatan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti lapangan futsal, bola voli, hingga bulu tangkis. Namun lebih dari itu, gedung-gedung tersebut juga didesain untuk menjadi pusat kegiatan sosial, mulai dari senam bersama, latihan pencak silat, kejuaraan tingkat lokal, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Dengan pemerataan infrastruktur tersebut, pemerintah daerah optimis budaya olahraga akan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Hal ini diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas kesehatan publik serta penguatan pembinaan atlet daerah sejak dini.
“Melalui pemerataan fasilitas olahraga tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga, sekaligus mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.(red/toh)




























.md.jpg)


