News Ticker
  • Rangkaian Peringatan 1 Abad NU, PCNU Bojonegoro Agendakan Ziarah Makam Para Pendiri
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Korban Kebakaran Dapur SPPG di Baureno, Dapat Perawatan Intensif
  • Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 167.000 jadi Rp 3.027.000 per Gram
  • Diduga Akibat Tabung Gas Elpiji Bocor, Dapur SPPG di Baureno, Bojonegoro Terbakar, 2 Pekerja Luka-Luka
  • Konser Kpop di Tahun 2026! Sudah Siap War Ticket?
  • Pemkab Bojonegoro Lakukan Inventarisasi Data untuk Penguatan Tata Kelola Data Terpadu dan Berkelanjutan
  • Menaga di Al-Azhar Kairo: Merusak Lingkungan Menyimpang dari Tujuan Ibadah
  • Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline
  • Mempersiapkan Generasi Muda Penuh Optimisme
  • Kenali Tanda Minum Air Putih Terlalu Banyak, Jangan Sampai Berujung Masalah Kesehatan
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
  • Cukupi Minum Air Putih, Langkah Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh
  • Bupati Bojonegoro Hadirkan Semangat Petani Lewat Medhayoh di Balen, Dorong Produktivitas Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Penguatan Kompetensi CPNS, Tanamkan Integritas Anti Korupsi
  • Tenggelam di Sungai Pacal, 2 Anak Kembar di Temayang, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Jalan Cor Persawahan di Balen Indah Membentang
  • Turun Rp 48.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.120.000 per Gram
  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Bojonegoro Belum Terisi
  • Tenggelam di Kali Kening, Seorang Anak di Parengan, Tuban Ditemukan Meninggal
  • Percepat Pemerataan Ekonomi, Bupati dan Wabup Bojonegoro Pantau Proyek Jalan di Balen
  • Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Bojonegoro
  • Bukan Sekadar Hobi Rapi, OCD adalah Gangguan Mental yang Perlu Penanganan Serius
Siska Agustina, Perempuan asal Bojonegoro Ini Terapkan Pola Hidup Sehat dan Lindungi Diri dengan Program JKN

Siska Agustina, Perempuan asal Bojonegoro Ini Terapkan Pola Hidup Sehat dan Lindungi Diri dengan Program JKN

Bojonegoro - Pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan raga menjadi prinsip utama dari Siska Agustina (35). Menjabat sebagai Manager Marketing dan Finance pada salah satu radio di Kabupaten Bojonegoro, Siska rajin menjaga pola hidup sehatnya.
 
Tentu, Siska dan keluarga pun telah terdaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hampir setiap hari sebelum beraktivitas, ia rutin untuk melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki ketika sinar matahari pagi masih sangat redup.
 
 
Siska mengaku sangat menikmati perjuangannya menjadi sehat. Tidak lupa, dengan Aplikasi Mobile JKN, ia pun memantau kesehatannya melalui Skrining Riwayat Kesehatan.
 
“Hidup sehat adalah pilihan dan saya memilih untuk melakukannya. Terlebih jika pola makan yang tidak sehat tentu akan berdampak buruk juga bagi kesehatan kita.” tutur Siska. Kamis (18/12/2025).
 
Siska mengaku hampir setiap pagi dirinya rutin berjalan kaki ringan mengelilingi gedung olah raga terdekat beberapa putaran.
 
“Tidak berat selagi kita mempunyai niat untuk melakukannya dengan hati yang bahagia. Apalagi sebagai peserta JKN, kita dapat melakukan skrining riwayat kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Semakin menambah semangat untuk selalu menjadi peserta JKN yang sehat dan bahagia,” kata Siska Agustina.
 
 

Siska Agustina, perempuan asal Bojonegoro yang terapkan pola hidup sehat dan lindungi diri dengan Program JKN. (Aset: Istimewa)

 
 
Siska mengungkapkan bahwa skrining riwayat kesehatan merupakan salah satu manfaat dari peserta JKN yang bertujuan untuk mendeteksi potensi 14 risiko penyakit.
 
Adapun penyakit tersebut di antaranya Anemia Remaja Putri, Iscaemic Heart Disease, Hipertensi, Diabetes Militus, Talasemia, Kanker Usus dan Hepatitis,. Selanjutnya penyakit Paru Obstruktif Kronis, Tuberkulosis, Stroke, Hipertiroid Kongenital, Kanker Leher Rahim, Kanker Payudara dan Kanker Paru juga termasuk di dalamnya.
 
 
Siska menambahkan bahwa dengan mengakses Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat memilih fitur Skrining Riwayat Kesehatan, kemudian memasukkan data yang diperlukan lalu menjawab pertanyaan yang diajukan. Selanjutnya peserta JKN menjawab pertanyaan yang diajukan sesuai dengan kondisi kesehatannya.
 
Siska juga memastikan pada anggota timnya untuk terdaftar menjadi peserta JKN. Baginya lebih baik membayar iuran JKN setiap bulan sehingga dapat membantu peserta berobat terutama yang berbiaya mahal.
 
“Menjadi peserta JKN ini banyak sekali manfaatnya, sehat saja di jamin apalagi sakit. Terutama pada beberapa rekan yang belum terdaftar menjadi peserta JKN pasti saya sampaikan supaya mendaftar.” tuturnya.
 
 
Adapun cara mendaftar cukup mudah. Bisa melalui layanan tatap muka maupun non tatap muka. Persyaratan juga sangat mudah, hanya dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan buku rekening.
 
“Terlebih dengan pendaftaran non tatap muka ini, peserta tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor BPJS Kesehatan,” tuturnya.
 
Ibu satu orang anak ini mengaku jika salah satu keluarganya pernah menggunakan layanan JKN karena penyakit diabetes. Ia pun dengan rutin membantu untuk datang berobat ke faskes.
 
Ia juga menceritakan pengalaman salah satu keluarga yang kebetulan mengalami penyakit diabetes selama bertahun-tahun. Sehingga dokter mengharuskan untuk rutin minum obat setiap bulannya. Bersyukur sekali, semua biaya pengobatan dijamin penuh oleh BPJS Kesehatan sehingga tidak ada yang memberatkan.
 
Fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan memberikan pelayanan dengan sangat baik dan ramah.
 
“Saya dan keluarga pun akhirnya merasa tenang dan tidak khawatir. Layanan JKN yang semakin mudah, cepat dan kolaborasi yang sangat baik dengan faskes tentu menjadi nilai tambah guna meningkatkan kepuasan pada peserta,” kata Siska.
 
 
Siska juga menceritakan harapannya akan keberlangsungan layanan JKN. Ia meyakini jika menjadi peserta JKN akan mendapatkan banyak sekali manfaatnya.
 
"Terima kasih banyak pada BPJS Kesehatan yang telah membantu pengobatan keluarga saya. Biaya yang tidak murah tentu sangat meringankan beban kami sekeluarga. Semoga keberlangsungannya semakin memberikan manfaat pada semua masyarakat," kata Siska. (red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1770027031.4666 at start, 1770027031.9228 at end, 0.45622897148132 sec elapsed