News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Jalan Alternatif Lebaran Nyaman Dilewati
  • Dinkes Bojonegoro Jamin Layanan Medis Tetap Buka Selama Libur Lebaran
  • Warga Muhammadiyah Bojonegoro Laksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026
  • Gelar Salat Idulfitri di 87 Lokasi, Muhammadiyah Bojonegoro Tekankan Toleransi
  • Semarak Ramadan di Bojonegoro, Street Muslim Fashion Show Jadi Ajang Kreativitas Menunggu Berbuka
  • 2 Motor 'Adu Banteng' di Kanor, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, 3 Lainnya Luka-luka
  • Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro
  • Lebaran Tinggal Hitungan Hari Lagi, Perbaikan Jalan di Jatim Capai 100 Km
  • Mie Instan Saat Buka Puasa, Praktis tapi Perlu Waspada
  • Banjir Genangi Jalan Raya di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
  • Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan, PMI Bojonegoro Bagikan Paket Sembako Bagi Pendonor
  • Arus Kedatangan Penumpang Mulai Meningkat, 1.686 Orang Tiba di Stasiun Bojonegoro
  • BPJS Kesehatan Bojonegoro Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran 2026
  • Review Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Kiamat AI yang Liar dan Jenius
  • Bupati Bojonegoro Lantik Lima Kades PAW, Tekankan Jaga Kerukunan Warga di Tengah Masa Jabatan yang Terbatas
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Gelar FKP Bareng Santunan Anak yatim, Serap Masukan agar Layanan Makin Prima
  • Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Program DEFA, Perkuat Rantai Pasok MBG di Tingkat Desa
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Kelayakan Armada Angkutan Umum, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang
  • Memaknai Hadits Nabi tentang Bau Mulut Orang Berpuasa Secara Bijak Agar Tidak Menggangu
  • Polres Bojonegoro Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Pastikan Idul Fitri 1447 H Aman dan Nyaman
  • Warga Malo, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Ditinggal Salat Taraweh, Laki-Laki Penderita Stroke di Balen, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Cari Ikan, Seorang Warga Malo Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Purwosari, Bojonegoro
  • Rumah Warga Kedungadem, Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta
Siska Agustina, Perempuan asal Bojonegoro Ini Terapkan Pola Hidup Sehat dan Lindungi Diri dengan Program JKN

Siska Agustina, Perempuan asal Bojonegoro Ini Terapkan Pola Hidup Sehat dan Lindungi Diri dengan Program JKN

Bojonegoro - Pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan raga menjadi prinsip utama dari Siska Agustina (35). Menjabat sebagai Manager Marketing dan Finance pada salah satu radio di Kabupaten Bojonegoro, Siska rajin menjaga pola hidup sehatnya.
 
Tentu, Siska dan keluarga pun telah terdaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hampir setiap hari sebelum beraktivitas, ia rutin untuk melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki ketika sinar matahari pagi masih sangat redup.
 
 
Siska mengaku sangat menikmati perjuangannya menjadi sehat. Tidak lupa, dengan Aplikasi Mobile JKN, ia pun memantau kesehatannya melalui Skrining Riwayat Kesehatan.
 
“Hidup sehat adalah pilihan dan saya memilih untuk melakukannya. Terlebih jika pola makan yang tidak sehat tentu akan berdampak buruk juga bagi kesehatan kita.” tutur Siska. Kamis (18/12/2025).
 
Siska mengaku hampir setiap pagi dirinya rutin berjalan kaki ringan mengelilingi gedung olah raga terdekat beberapa putaran.
 
“Tidak berat selagi kita mempunyai niat untuk melakukannya dengan hati yang bahagia. Apalagi sebagai peserta JKN, kita dapat melakukan skrining riwayat kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Semakin menambah semangat untuk selalu menjadi peserta JKN yang sehat dan bahagia,” kata Siska Agustina.
 
 

Siska Agustina, perempuan asal Bojonegoro yang terapkan pola hidup sehat dan lindungi diri dengan Program JKN. (Aset: Istimewa)

 
 
Siska mengungkapkan bahwa skrining riwayat kesehatan merupakan salah satu manfaat dari peserta JKN yang bertujuan untuk mendeteksi potensi 14 risiko penyakit.
 
Adapun penyakit tersebut di antaranya Anemia Remaja Putri, Iscaemic Heart Disease, Hipertensi, Diabetes Militus, Talasemia, Kanker Usus dan Hepatitis,. Selanjutnya penyakit Paru Obstruktif Kronis, Tuberkulosis, Stroke, Hipertiroid Kongenital, Kanker Leher Rahim, Kanker Payudara dan Kanker Paru juga termasuk di dalamnya.
 
 
Siska menambahkan bahwa dengan mengakses Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat memilih fitur Skrining Riwayat Kesehatan, kemudian memasukkan data yang diperlukan lalu menjawab pertanyaan yang diajukan. Selanjutnya peserta JKN menjawab pertanyaan yang diajukan sesuai dengan kondisi kesehatannya.
 
Siska juga memastikan pada anggota timnya untuk terdaftar menjadi peserta JKN. Baginya lebih baik membayar iuran JKN setiap bulan sehingga dapat membantu peserta berobat terutama yang berbiaya mahal.
 
“Menjadi peserta JKN ini banyak sekali manfaatnya, sehat saja di jamin apalagi sakit. Terutama pada beberapa rekan yang belum terdaftar menjadi peserta JKN pasti saya sampaikan supaya mendaftar.” tuturnya.
 
 
Adapun cara mendaftar cukup mudah. Bisa melalui layanan tatap muka maupun non tatap muka. Persyaratan juga sangat mudah, hanya dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan buku rekening.
 
“Terlebih dengan pendaftaran non tatap muka ini, peserta tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor BPJS Kesehatan,” tuturnya.
 
Ibu satu orang anak ini mengaku jika salah satu keluarganya pernah menggunakan layanan JKN karena penyakit diabetes. Ia pun dengan rutin membantu untuk datang berobat ke faskes.
 
Ia juga menceritakan pengalaman salah satu keluarga yang kebetulan mengalami penyakit diabetes selama bertahun-tahun. Sehingga dokter mengharuskan untuk rutin minum obat setiap bulannya. Bersyukur sekali, semua biaya pengobatan dijamin penuh oleh BPJS Kesehatan sehingga tidak ada yang memberatkan.
 
Fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan memberikan pelayanan dengan sangat baik dan ramah.
 
“Saya dan keluarga pun akhirnya merasa tenang dan tidak khawatir. Layanan JKN yang semakin mudah, cepat dan kolaborasi yang sangat baik dengan faskes tentu menjadi nilai tambah guna meningkatkan kepuasan pada peserta,” kata Siska.
 
 
Siska juga menceritakan harapannya akan keberlangsungan layanan JKN. Ia meyakini jika menjadi peserta JKN akan mendapatkan banyak sekali manfaatnya.
 
"Terima kasih banyak pada BPJS Kesehatan yang telah membantu pengobatan keluarga saya. Biaya yang tidak murah tentu sangat meringankan beban kami sekeluarga. Semoga keberlangsungannya semakin memberikan manfaat pada semua masyarakat," kata Siska. (red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1774080902.9917 at start, 1774080904.0034 at end, 1.0117218494415 sec elapsed