News Ticker
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
  • Cukupi Minum Air Putih, Langkah Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh
  • Bupati Bojonegoro Hadirkan Semangat Petani Lewat Medhayoh di Balen, Dorong Produktivitas Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Penguatan Kompetensi CPNS, Tanamkan Integritas Anti Korupsi
  • Tenggelam di Sungai Pacal, 2 Anak Kembar di Temayang, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Jalan Cor Persawahan di Balen Indah Membentang
  • Turun Rp 48.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.120.000 per Gram
  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Bojonegoro Belum Terisi
  • Tenggelam di Kali Kening, Seorang Anak di Parengan, Tuban Ditemukan Meninggal
  • Percepat Pemerataan Ekonomi, Bupati dan Wabup Bojonegoro Pantau Proyek Jalan di Balen
  • Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Bojonegoro
  • Bukan Sekadar Hobi Rapi, OCD adalah Gangguan Mental yang Perlu Penanganan Serius
  • Gubernur Khofifah Resmikan Sarpras SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jatim di Bojonegoro
  • Terus Melambung, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.168.000 per Gram, Kembali Pecahkan Rekor
  • 29 Januari dalam Sejarah
  • Sehari Naik 2 Kali, Harga Emas Antam Tembus Rp 3.003.000 per Gram, Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
  • Dengan Spirit Kayangan Api dan Obor Sewu, Bupati Setyo Wahono Lantik 201 Pejabat Pemkab Bojonegoro
  • Kandungan Nutrisi pada Ikan Sapu-sapu dan Ikan Kembung, Mana yang Lebih Tinggi
  • Dukung Infrastruktur Pertanian, Pemkab Bojonegoro Siap Bangun 163 Titik JUT Tahun 2026
  • Rayakan Harlah Satu Abad, RS dan Klinik NU Se-Jawa Timur Gelar Pengobatan Gratis di 100 Titik
  • Harga Emas Antam Naik jadi Rp 2.968.000 per Gram, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi
  • Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Madya di UHC Awards 2026
Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi

Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi

Bojonegoro – Selama ini bekatul kerap dipandang sebelah mata dan lebih banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Namun di tangan Sherly Rahayu Retnoningtyas, bahan sisa hasil penggilingan padi tersebut justru diolah menjadi produk pangan modern bernilai gizi dan ekonomi tinggi berupa Crepe Roll Cake yang gurih dan alami.

Sherly, mahasiswi asal Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, berhasil membuktikan bahwa bahan pangan lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan dapat diolah menjadi camilan sehat yang menarik bagi berbagai kalangan. Inovasi ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Bekatul sendiri diketahui memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap, seperti serat pangan, protein, vitamin B kompleks, serta senyawa antioksidan. Sayangnya, minimnya pemahaman masyarakat membuat bekatul jarang dimanfaatkan sebagai bahan pangan manusia. Melalui kreasinya, Sherly berupaya mengubah stigma tersebut.

Dalam proses pengolahannya, bekatul terlebih dahulu melalui tahapan sterilisasi dan penyangraian untuk memastikan keamanan dan kualitas bahan. Setelah itu, bekatul diolah menjadi tepung halus yang kemudian dicampurkan ke dalam adonan crepe bersama telur, susu, gula, dan mentega. Adonan tersebut dipanggang tipis hingga menghasilkan lembaran crepe yang lembut dan lentur.

Crepe kemudian digulung dengan isian whipped cream dan potongan buah stroberi segar, menghasilkan Crepe Roll Cake dengan cita rasa gurih alami, tekstur lembut, serta tampilan yang menarik. Perpaduan rasa ini diharapkan mampu menarik minat konsumen, terutama generasi muda yang gemar mencoba camilan kekinian namun tetap bernutrisi.

Sherly mengungkapkan, tantangan utama yang dihadapi bukan hanya pada proses pengolahan, tetapi juga mengubah persepsi masyarakat terhadap bekatul. Banyak yang masih menganggap bekatul tidak layak dikonsumsi sebagai makanan manusia. Padahal, dengan pengolahan yang tepat, bekatul justru memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif.

“Inovasi ini diharapkan bisa membuka wawasan bahwa bahan sisa pangan lokal sebenarnya memiliki nilai gizi dan nilai jual yang tinggi jika diolah secara kreatif,” ujarnya.

Kreasi Crepe Roll Cake berbahan dasar bekatul ini juga mendapat perhatian dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu contoh inovasi pangan lokal berkelanjutan. Pemanfaatan bahan pangan lokal dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengurangi limbah pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Inovasi ini membuat Sherly meraih meraih juara 2 Lomba Inovasi Olahan Sisa Pangan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro 

Selain aspek kesehatan, inovasi ini juga memiliki potensi ekonomi. Produk olahan bekatul dapat dikembangkan sebagai usaha mikro berbasis pangan lokal yang mampu membuka peluang usaha baru, khususnya bagi masyarakat pedesaan. Dengan biaya bahan baku yang relatif terjangkau, produk ini dinilai memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan.

Ke depan, Sherly berencana untuk terus menyempurnakan produknya, baik dari sisi rasa, tampilan, maupun variasi isian. Ia juga berharap inovasi ini dapat diproduksi secara lebih luas dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan bahan pangan lokal di sekitar mereka.

Melalui inovasi sederhana namun bermakna ini, bekatul tak lagi sekadar limbah, melainkan bertransformasi menjadi pangan sehat yang bernilai dan berdaya saing, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan perekonomian lokal di Kabupaten Bojonegoro.(red/toh)

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1769782645.4252 at start, 1769782645.8011 at end, 0.37587594985962 sec elapsed