RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Gelar FKP Bareng Santunan Anak yatim, Serap Masukan agar Layanan Makin Prima
Jumat, 13 Maret 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik atau FKP pada Kamis (12/03/2026) sore kemarin. Acara yang dipusatkan di Auditorium Selasih RSUD ini diawali dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar serta perwakilan Komisi B dan Komisi C DPRD. Selain unsur pimpinan daerah, forum ini juga melibatkan jajaran BPJS Kesehatan, Kementerian Agama, organisasi kemasyarakatan seperti PD Muhammadiyah dan PC NU, hingga para direktur rumah sakit dan pengelola KBIH se-Kabupaten Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam arahannya menekankan pentingnya penyelenggaraan forum semacam ini secara rutin sebagai sarana menyerap kritik dan saran dari masyarakat secara langsung. Menurutnya, masukan dari publik merupakan instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi demi menciptakan layanan kesehatan yang lebih berkualitas dan mudah diakses, terutama dengan dorongan integrasi sistem digital di masa depan.
"Sebab kita tahu penyakit itu semakin banyak, ke depan Pemerintah Kabupaten sangat mendorong pelayanan kesehatan semakin mudah diakses dan berkualitas," ujar Setyo Wahono.
Bupati Wahono berharap hasil dari konsultasi publik ini dapat menjadi bahan evaluasi nyata bagi jajaran manajemen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan warga.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar menyoroti pentingnya aspek kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik daerah. Ia menegaskan bahwa keramahan dan profesionalisme pelayanan menjadi kunci utama selain ketersediaan obat dan kompetensi medis. Umar juga mendorong agar RSUD sebagai penopang utama kesehatan di Bojonegoro harus terus diperkuat agar pelayanan semakin baik.
“RSUD penopang di wilayah Kabupaten Bojonegoro juga harus diperkuat pelayanan dan persediaan alat-alat medisnya, jadi ketika pasien datang bisa langsung dilayani dengan baik,” tandasnya.
Direktur RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, Ani Pujiningrum, menjelaskan bahwa forum ini menjadi ruang komunikasi terbuka antara pihak rumah sakit dengan para pemangku kepentingan mengenai kebutuhan riil layanan di lapangan. Ia memastikan setiap masukan yang terjaring akan dijadikan dasar pengembangan institusi ke depannya. Dalam laporannya, dr. Ani juga mengungkapkan pencapaian rumah sakit yang kini telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit pendidikan satelit.
“Kedepannya kita juga akan belerjasama dengan RSCM untuk melakukan stem cell,” pungkas Ani.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir




























.md.jpg)


