News Ticker
  • Polres Bojonegoro Gelar Ramp Check Bus AKAP di Sembilan Pool, Persiapan Jelang Operasi Ketupat
  • Momentum Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Blora Gelar Jumat Berkah
  • Datang di Bojonegoro, Mahasiswa Perminyakan ITB Belajar dari Lapangan Banyu Urip
  • Kasus PMK Kembali Merebak di Bojonegoro, 86 Ekor Sapi Terinfeksi dan 6 Ekor Mati
  • Pemerintah Tekankan Koordinasi Lintas Daerah demi Percepatan Penurunan Stunting Nasional 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 64.000 jadi Rp 2.920.000 per Gram
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Guru Ponpes Attanwir, Meninggal Dunia
  • Reses DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto Fokus Infrastruktur dan Pertanian
  • Musrenbang Kecamatan Trucuk Bojonegoro 2026 Berjalan Kondusif
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Anjlok Rp 100.000 jadi Rp 2.856.000 per Gram
  • Diduga Akibat Korsleting Sistem Kelistrikan, Sebuah Mobil di Bojonegoro Kota Hangus Terbakar
  • Tertabrak Truk, Seorang Pemotor Anak di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal
  • Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.956.000 per Gram
  • 5 Februari dalam Sejarah
  • Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Ratusan Rumah Warga Tergenang
  • Diduga Sesak Napas Kambuh, Seorang Kakek Warga Pati Meninggal saat Beli Semangka di Balen, Bojonegoro
  • Inflasi Bojonegoro Januari 2026 Terkendali, Harga Barang & Jasa Relatif Stabil
  • Rekomendasi AC LG 1/2 PK, Hemat Listrik dan Pendinginan Maksimal
  • Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Avanza di Kapas, Bojonegoro Tabrak Motor, 2 Orang Luka-Luka
  • PT KAI Catat Pertumbuhan Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Meningkat 13 Persen pada 2025
  • Naik Rp 102.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.946.000 per Gram
  • Diterjang Angin, Atap Gedung Pondok Pesantren Hidayatullah di Trucuk, Bojonegoro Roboh
  • Tertabrak Truk, Pemotor di Dander, Bojonegoro Luka Berat
  • 2 Truk 'Adu Banteng' di Sumberrejo, Bojonegoro
Datang di Bojonegoro, Mahasiswa Perminyakan ITB Belajar dari Lapangan Banyu Urip

Datang di Bojonegoro, Mahasiswa Perminyakan ITB Belajar dari Lapangan Banyu Urip

Bojonegoro - Lapangan Minyak Banyu Urip di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), telah menarik banyak perhatian dunia akademik. Termasuk dari mahasiswa Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB).
 
Puluhan mahasiswa jurusan Teknik Perminyakan dan Seksi Mahasiswa Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) ITB ini tiba di Lapangan Banyu Urip dan bertemu dengan para insinyur ahli perminyakan EMCL. Kamis (05/02/2026).
 
 
Mereka mengikuti diskusi dengan alumni ITB yang sudah menjadi insinyur reservoir di EMCL. Tanya jawab seputar pengelolaan sumur dan produksi diikuti antusias oleh mahasiswa.
 
“Kami ingin tahu bagaimana ilmu di kampus diterapkan di sini,” ucap ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan ITB, Al Farel Putra Ramadhani kepada wartawan.
 
 

Mahasiswa jurusan Teknik Perminyakan ITB, saat berkunjung ke Lapangan Banyu Urip di Kabupaten Bojonegoro. Kamis (05/02/2026).

 
Farel mengungkapkan, mahasiswa Teknik Perminyakan di kampusnya selalu mengikuti perkembangan Lapangan Banyu Urip. Menurutnya, mahasiswa kagum terhadap bagaimana ExxonMobil mengelola lapangan tersebut agar tetap produksi besar dengan tingkat keselamatan yang tinggi.
 
Selama diskusi, dua insinyur EMCL menceritakan pengalaman mereka menerapkan ilmu dari perkuliahan di dunia profesional. Pola pikir dan sikap pembelajar menjadi kunci keberhasilan mereka. Karena ketika di lapangan, mereka pun mengaku harus belajar lagi. Terutama ketika dihadapkan pada tantangan lapangan yang dinamis.
 
 
Chairman SM IATMI ITB, Michael Derent Anjar Sanyoto mengakui mental pembelajar para seniornya itu. Menurutnya, anggota IATMI ITB harus bisa melatih diri agar punya sikap kritis dalam ilmu dan adaptif dalam menghadapi dinamika industri.
 
“Di sini kami semakin yakin bahwa ExxonMobil sangat baik dalam memfasilitasi para pekerjanya untuk terus belajar dan berinovasi,” ucap Michael Derent Anjar Sanyoto.
 
Saat kunjungan lapangan, Derent juga mengakui komitmen EMCL dalam menerapkan keselamatan dan menjaga lingkungan. Para mahasiswa melihat fasilitas produksi dan fasilitas penunjangnya. Menyaksikan pepohonan yang asri dan ekosistem flora fauna yang harmoni di sekitar area operasi.
 
 

Mahasiswa jurusan Teknik Perminyakan ITB, saat berkunjung ke Lapangan Banyu Urip di Kabupaten Bojonegoro. Kamis (05/02/2026).

 
Kunjungan ini merupakan bagian dari program EMCL dan SKK Migas untuk dukungan terhadap dunia pendidikan. Setiap tahun, mahasiswa dari universitas lokal, nasional, dan internasional difasilitasi untuk berinteraksi langsung dengan para ahli. Selain bertukar ilmu dan pengalaman, para mahasiswa dan akademisi juga membangun jejaring dalam menciptakan inovasi untuk industri hulu migas Indonesia.
 
“Ini adalah komitmen kami bagi dunia pendidikan,” ucap perwakilan EMCL, Almaliki Ukay Sukaya Subqy saat menerima para mahasiswa.
 
Pria yang akrab dipanggil Malik ini mengatakan, EMCL bersama SKK Migas mendukung Pemerintah dalam meningkatkan taraf pendidikan masyarakat. Dukungan ini dilakukan melalui berbagai upaya baik di tingkat pra sekolah, sekolah dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Terutama di sekitar wilayah operasi EMCL.
 
“Kami yakin, pendidikan adalah fondasi dalam mendukung ketahanan energi,” tutur Malik, pangiilan Almaliki Ukay Sukaya Subqy. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1770485042.5065 at start, 1770485045.414 at end, 2.9074628353119 sec elapsed