Menuju UNESCO Global Geoparks
Bupati Setyo Wahono Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro
Selasa, 20 Januari 2026 13:30 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, Jawa Timur. Selasa (20/01/2026).
Pembangunan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro ini merupakan salah satu langkah strategis menuju UNESCO Global Geoparks (UGGp).
Selain itu, pembangunan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro adalah untuk menyediakan informasi tentang keunikan geologi Bojonegoro, termasuk struktur batuan, fosil, dan tenaga alam khas, sebagai bagian dari warisan geologi nasional.
Nantinya, keberadaan PIGG Bojonegoro juga untuk mendukung riset dan pendidikan melalui penyediaan fasilitas bagi akademisi, mahasiswa, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi geologi dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Welly Fitrama saat beri sambutan dalam peresmian Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro. Selasa (20/01/2026). (Aset: beritabojonegoro/imam nurcahyo)
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Welly Fitrama SSTP MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro ini merupakan salah satu langkah strategis menuju UNESCO Global Geoparks (UGGp).
Menurutnya, geopark bukan sekadar upaya konservasi terhadap batuan atau tentang alam, melainkan sebuah strategi pembangunan wilayah dan holistik dan berkelanjutan, sebagaimana didefinisikan dalam kerangka kerja UGGp, yaitu sebuah kawasan taman bumi harus memiliki nilai geologi yang luar biasa, keanekaragaman hayati, serta kekayaan budaya yang dikelola melalui pendekatan edukasi inovasi dan keterlibatan masyarakat lokal untuk kesejahteraan bersama.
Welly juga menyampaikan bahwa dalam rangka menuju UNESCO Global Geoparks (UGGp), Pemkab Bojonegoro telah mengambil langkah-langkah strategis di dalam mengelola dan mengembangkan kawasan geopark di Bojonegoro, dengan serangkaian rencana aksi dalam rangka evaluasi dan revitalisasi Geopark Nasional Bojonegoro, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik Pemerintah Pusat, Provinsi, badan pengelola maupun komunitas geopark di Indonesia
“Harapan kami bahwa semua kementerian, pemerintah pusat, dan provinsi, untuk mendukung agar nantinya Geopark Nasional Bojonegoro mampu menembus menjadi UGGp tahun 2026,” kata Welly Fitrama.
Welly mengungkapkan bahwa pembangunan PIGG Bojonegoro mulai direncanakan tahun 2023 dan selesai dibangun pada Desember 2025. Sementara untuk pengisian kontennya dibantu oleh Kementerian ESDM.
“Ini untuk memastikan bahwa PIGG tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik, tetapi benar-benar menjadi pusat edukasi, interpretasi dan komunikasi Geopark yang akurat dan terpandang.” kata Welly Fitrama.
Masih menurut Wellu bahwa isian konten dari PIGG adalah untuk menyediakan informasi tentang keunikan geologi Bojonegoro, termasuk struktur batuan, fosil, dan tenaga alam khas, sebagai bagian dari warisan geologi nasional.
Selain itu juga untuk mendukung riset dan pendidikan melalui penyediaan fasilitas bagi akademisi, mahasiswa, dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi geologi dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.
“Selanjutnya juga untuk mengembangkan geowisata yang edukatif sekaligus untuk menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Welly Fitrama.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, saat beri sambutan dalam peresmian Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro. Selasa (20/01/2026). (Aset: beritabojonegoro/imam nurcahyo)
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, mengawali sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu penghasil 25 persen minyak nasional. Selain itu, Bojonegoro juga memiliki warisan sumur tua, dan itu merupakan warisan geologi yang luar biasa
“Ini warisan yang luar biasa untuk alam yang ada di Bojonegoro, dan kita punya kewajiban untuk menjaga, mengelola dan memanfaatkan secara bijaksana,” tutur Bupati Setyo Wahono.
Bupati berharap dengan adanya Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro ini akan menjadi sebuah pusat kajian akademik, yang nantinya bisa menjadi rujukan terkait geologi, karena potensi geologi di Bojonegoro sangat banyak.
“Harapannya ke depan ini menjadi heritage yang bisa menjadi rujukan dunia, tidak hanya rujukan Indonesia,” tutur Bupati.
Bupati menyampaikan bahwa yang ingin digali dan dipamerkan dalam PIGG ini adalah cerita. Dari cerita itu bisa dijual dan bisa dipercaya orang. Apalagi potensi warisan geologi ini sangat luar biasa.
“Harapan ke depan dengan kolaborasi bersama antara pemerintah pusat, khususnya di Kementerian ESDM dan juga di Provinsi Jawa Timur, mimpi kami untuk masuk ke UGGp itu bisa segera tercapai, sehingga kita bisa menjadi rujukan universitas atau akademisi, atau juga peneliti untuk masuk ke Kabupaten Bojonegoro,” kata Bupati.
Di akhir sambutannya Bupatif menyampaikan bahwa pembangunan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Bojonegoro untuk terus bergerak maju, agar menjadi salah satu rujukan akademik, untuk generasi kita mendatang.
“Dan tentunya juga bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.” kata Bupati Setyo Wahono.
Peresmian PIGG Bojonegoro dihadiri oleh Vice President Global Geoparks Network (GGN) Association, Profesor Emeritus Dato' Dr Ibrahim Komoo; perwakilan Kementerian ESDM yang hadir secara daring; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro Drs Kusnandaka Tjatur Prasetijo MSI, yang sekaligus merupakan General Manager (GM) Geopark Bojonegoro; Forkopimda Bojonegoro; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Welly Fitrama SSTP MM; Kepala OPD terkait, dan dan sejumlah pemangku kepentingan geopark. (red/imm)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo