Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Forum Satu Data Lintas Sektor, Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
Jumat, 27 Februari 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus mematangkan langkah strategis dalam mewujudkan akurasi data sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Upaya ini ditegaskan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Satu Data yang digelar di Partnership Room, Kamis (26/02/2026) kemarin, sebagai bagian dari sinergi menciptakan satu acuan data yang valid dan terintegrasi.
Pertemuan lintas sektor tersebut bertujuan memperkuat tata kelola data daerah sekaligus mendukung percepatan implementasi Rencana Aksi Satu Data Kabupaten Bojonegoro periode 2026–2029.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, dalam arahannya menekankan bahwa kebijakan Satu Data bukan sekadar urusan teknis administratif, melainkan instrumen vital dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Ia menitikberatkan pentingnya komitmen pucuk pimpinan di setiap perangkat daerah untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan data dalam setiap pengambilan kebijakan.
"Kehadiran Bappeda Provinsi Jawa Timur pada forum ini menjadi penguatan penting bagi kita semua. Hal ini menegaskan penyelenggaraan Satu Data di kabupaten tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun keterpaduan perencanaan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi," ujarnya.
Integrasi portal dan kenaikan indeks statistik menjadi fokus utama dalam rakor ini. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan integrasi data melalui portal Satu Data Indonesia (SDI) maupun SATA JATIM. Menurutnya, keterpaduan ini adalah kunci transparansi dan efisiensi birokrasi.
"Ini butuh komitmen kita bersama karena dengan adanya portal Satu Data Bojonegoro, maka tata kelola kepemerintahan di Bojonegoro semakin baik," kata Heri Widodo.
Berdasarkan data Dinas Kominfo, performa data Bojonegoro menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Bojonegoro tercatat naik dari angka 2,49 pada 2023 menjadi 2,58 pada 2024. Pemerintah menargetkan skor IPS mencapai 2,60 pada 2026 agar masuk dalam kategori 'Menuju Baik'.
Sementara itu, Indeks Satu Data Kabupaten (SDI) 2024 yang saat ini berada di angka 61,95 diproyeksikan melampaui angka 70 pada tahun 2026 mendatang.
Kepala BPS Bojonegoro, Syawaluddin Siregar, menguraikan bahwa filosofi Satu Data adalah menyatukan keberagaman informasi ke dalam satu wadah yang akuntabel. Syawaluddin Siregar menjelaskan tujuan Satu Data ialah menjadikan data dalam satu wadah. Prinsip utama SDI adalah menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagi pakaikan.
Prinsip Satu Data yang harus dipegang berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia :
1. Standar Data Konsep, definisi klasifikasi data atau ukuran data dan satuan harus baku.
2. Punya Metadata, menerangkan karakteristik agar data terpahami dengan baik
3. Interoperabilitas, harus punya kemampuan bagi pakai dengan sistem elektronik yang berbeda
4. Punya satuan/standar ukuran yang sama
Dukungan juga datang dari Bappeda Provinsi Jawa Timur, Arimbi Dinar Dewita. Arimbi menjelaskan bahwa data berkualitas merupakan instrumen krusial untuk monitoring dan evaluasi guna memastikan setiap keputusan pembangunan didasarkan pada fakta lapangan yang akurat.
Menutup rangkaian paparan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro, Andik Sudjarwo, mengingatkan bahwa Satu Data adalah hasil dari komunikasi dan kolaborasi antar-OPD. Data yang berkualitas nantinya akan menjadi tolok ukur evaluasi kebijakan tahun sebelumnya sekaligus kompas dalam merumuskan target di masa depan.
"Satu data itu berperan penting untuk evaluasi kebijakan. Artinya, dapat menjadi pembanding untuk tahun-tahun lalu dan merumuskan target mendatang," kata Andik.
Sebagai bentuk keseriusan, agenda ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama serta pemberian penghargaan bagi instansi yang dinilai sukses dalam penyelenggaraan Satu Data Kabupaten Bojonegoro tahun 2026.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir




























.md.jpg)


