News Ticker
  • Sambut Ramadan 2026, Indeks Kepercayaan Industri Capai Titik Tertinggi Kedua Sepanjang Sejarah
  • Review Film Iron Lung, Teror dalam Ruang Sempit Berdarah
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Forum Satu Data Lintas Sektor, Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Arah Pembangunan yang Inklusif dengan Perkuat Peran Pokja PUG
  • Pemprov Jatim Siarkan Langsung Tadarus Quran dari Grahadi, Libatkan ASN Lintas Instansi
  • ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026
  • Bahaya Ngabuburit di Jalur Kereta Api, KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Sanksi Denda Rp15 Juta
  • Dalam FGD Raperda BMD, DPRD Bojonegoro Soroti Pentingnya Penataan Aset Daerah yang Terintegrasi
  • Peringati HPSN 2026, Pemkab Blora Lakukan Aksi Nyata Bersih-Bersih Lingkungan Kota
  • Turun Rp 45.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.023.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro Meriahkan Safari Ramadan di Sumberrejo dengan Pasar Murah
  • Review Film The Secret Agent, Kisah Ketidakpastian yang Mencekam
  • Tegaskan Bebas Pungutan di Jembatan TBB Ngraho, Pemkab Bojonegoro Pasang Portal Demi Lindungi Aset
  • Jatim Jadi Episentrum Mudik 2026, Menhub dan Khofifah Matangkan Kesiapan Angkutan Lebaran
  • Naik Rp 40.000, Harga Emas Antam Hari Ini jadi Rp 3.068.000 per Gram
  • Menjaga Lambung Tetap Nyaman, Inilah Waktu Terbaik Konsumsi Kopi Selama Jalankan Ibadah Puasa
  • Selama Bulan Ramadan, CFD di Alun-Alun Bojonegoro Sementara Ditiadakan
  • Viral Dugaan Pungli di Jembatan TBB Ngraho, Bojonegoro, Polisi Lakukan Patroli
  • Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Kembali Naik Rp 16.000 jadi Rp 3.028.000 per Gram
  • Kabar Duka! Sesepuh Sedulur Sikep Blora, Mbah Pramugi, 'Ganti Sandangan'
  • Sejumlah Sopir Truk Diduga Dimintai Uang saat Melintas di Portal Jembatan TBB, Ngraho, Bojonegoro
  • Kakek 82 Tahun di Ngasem, Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan
  • Seorang Perempuan Penderita Sakit Lumpuh di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Kembali Naik Rp 68.000, Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini Tembus Rp 3 Juta per Gram
Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Forum Satu Data Lintas Sektor,  Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran

Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Forum Satu Data Lintas Sektor, Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus mematangkan langkah strategis dalam mewujudkan akurasi data sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Upaya ini ditegaskan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Satu Data yang digelar di Partnership Room, Kamis (26/02/2026) kemarin, sebagai bagian dari sinergi menciptakan satu acuan data yang valid dan terintegrasi.

Pertemuan lintas sektor tersebut bertujuan memperkuat tata kelola data daerah sekaligus mendukung percepatan implementasi Rencana Aksi Satu Data Kabupaten Bojonegoro periode 2026–2029.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, dalam arahannya menekankan bahwa kebijakan Satu Data bukan sekadar urusan teknis administratif, melainkan instrumen vital dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Ia menitikberatkan pentingnya komitmen pucuk pimpinan di setiap perangkat daerah untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan data dalam setiap pengambilan kebijakan.

"Kehadiran Bappeda Provinsi Jawa Timur pada forum ini menjadi penguatan penting bagi kita semua. Hal ini menegaskan penyelenggaraan Satu Data di kabupaten tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun keterpaduan perencanaan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi," ujarnya.

Integrasi portal dan kenaikan indeks statistik menjadi fokus utama dalam rakor ini. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan integrasi data melalui portal Satu Data Indonesia (SDI) maupun SATA JATIM. Menurutnya, keterpaduan ini adalah kunci transparansi dan efisiensi birokrasi.

"Ini butuh komitmen kita bersama karena dengan adanya portal Satu Data Bojonegoro, maka tata kelola kepemerintahan di Bojonegoro semakin baik," kata Heri Widodo.

Berdasarkan data Dinas Kominfo, performa data Bojonegoro menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Bojonegoro tercatat naik dari angka 2,49 pada 2023 menjadi 2,58 pada 2024. Pemerintah menargetkan skor IPS mencapai 2,60 pada 2026 agar masuk dalam kategori 'Menuju Baik'.

Sementara itu, Indeks Satu Data Kabupaten (SDI) 2024 yang saat ini berada di angka 61,95 diproyeksikan melampaui angka 70 pada tahun 2026 mendatang.

Kepala BPS Bojonegoro, Syawaluddin Siregar, menguraikan bahwa filosofi Satu Data adalah menyatukan keberagaman informasi ke dalam satu wadah yang akuntabel. Syawaluddin Siregar menjelaskan tujuan Satu Data ialah menjadikan data dalam satu wadah. Prinsip utama SDI adalah menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagi pakaikan. 

Prinsip Satu Data yang harus dipegang berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia : 

1. Standar Data Konsep, definisi klasifikasi data atau ukuran data dan satuan harus baku. 

2. Punya Metadata, menerangkan karakteristik agar data terpahami dengan baik

3. Interoperabilitas, harus punya kemampuan bagi pakai dengan sistem elektronik yang berbeda

4. Punya satuan/standar ukuran yang sama

Dukungan juga datang dari Bappeda Provinsi Jawa Timur, Arimbi Dinar Dewita. Arimbi menjelaskan bahwa data berkualitas merupakan instrumen krusial untuk monitoring dan evaluasi guna memastikan setiap keputusan pembangunan didasarkan pada fakta lapangan yang akurat.

Menutup rangkaian paparan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro, Andik Sudjarwo, mengingatkan bahwa Satu Data adalah hasil dari komunikasi dan kolaborasi antar-OPD. Data yang berkualitas nantinya akan menjadi tolok ukur evaluasi kebijakan tahun sebelumnya sekaligus kompas dalam merumuskan target di masa depan.

"Satu data itu berperan penting untuk evaluasi kebijakan. Artinya, dapat menjadi pembanding untuk tahun-tahun lalu dan merumuskan target mendatang," kata Andik.

Sebagai bentuk keseriusan, agenda ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama serta pemberian penghargaan bagi instansi yang dinilai sukses dalam penyelenggaraan Satu Data Kabupaten Bojonegoro tahun 2026.

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1772184333.6277 at start, 1772184334.0224 at end, 0.3946750164032 sec elapsed