News Ticker
  • Wisata Petik Melon di Agrowisata Girli Farm Blora, Tak Sampai 5 Hari Sudah Ludes Terjual
  • Pekerja Lapangan Banyu Urip, Bojonegoro Berbaur dengan Warga Sebagai Relawan Kurban
  • 123 Atlet Popda Kontingen Blora Dilepas, Ini Pesan Bupati Arief
  • Masjid Moetiah Blora, Manfaatkan Daun Jati untuk Bungkus Daging Kurban
  • Momentum Iduladha, Bupati Blora Ingatkan Hikmah Berkurban dan Doakan Jemaah Haji
  • Diduga Korsleting Listrik, Warung dan Rumah Warga Ngambon, Bojonegoro Terbakar
  • Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah Warga Ngasem, Bojonegoro Rusak hingga Roboh
  • Seorang Pekerja Cucian Mobil di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Tersengat Listrik
  • DLH Blora Bersama Masyarakat Cepu Gelar Aksi Bersih-bersih Sungai Ronggolawe
  • Usai Dibangun, Terminal Bus Cepu, Blora jadi Terminal Terbaik di Perbatasan Jateng-Jatim
  • Hendak Perbaiki Lampu Kandang, Warga Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Tersengat Listrik
  • Hendak Salat, Seorang Pedagang Karpet Keliling di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal
  • Perangkat Desa Pelaku Pembacokan di Kalitidu, Bojonegoro Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
  • Inilah 5 Anggota Komisioner KPU Kabupaten Bojonegoro Periode 2024-2029
  • Seorang Perangkat Desa di Kalitidu, Bojonegoro Bacok Adik Iparnya hingga Luka-luka
  • Kasus Pencurian Ayam, Kejaksaan Bojonegoro Terbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan
  • Ketua DPRD Blora Hibahkan Satu Hektare Tanah milik Pribadi untuk Dijadikan Sekolah
  • Rumah Warga Ngraho, Bojonegoro Terbakar, 3 Ekor Sapi Turut Terpanggang Api
  • Pemkab Blora Perbaiki Akses Jalan Menuju Desa Wisata Bangowan
  • Ratusan Peserta Duta Wisata Blora 2024 Ikuti Tes Tulis
  • Hadir di Pekan Batik Daerah, Omzet Perajin Batik di Bojonegoro Binaan EMCL Melonjak
  • Kejaksaan Bojonegoro Kembali Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi pada Bank BPR
  • Seorang Warga Sugihwaras, Bojonegoro Meninggal Dunia Saat Kendarai Motor di Jalan
  • Roadshow Edukasi Antikorupsi di Bojonegoro, KPK Bawa Misi Tanamkan 9 Nilai Integritas
Indeks SPBE Meningkat Signifikan, Bupati Blora Diundang ke Istana Negara

Indeks SPBE Meningkat Signifikan, Bupati Blora Diundang ke Istana Negara

 
Jakarta - Bupati Blora, H Arief Rohman, pada Senin siang (27/5/2024) diundang ke Istana Negara. Untuk mengikuti acara SPBE Summit 2024 yang dirankai dengan penyerahan penghargaan Digital Government Award 2024 dan Peluncuran GovTech Indonesia (INA Digital-Indonesia Terintegrasi).
 
Undangan tersebut diterima Bupati lantaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dinilai berhasil menggerakkan peningkatan indeks pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara signifikan.
 
 
Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB ini dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin, dan para Menteri Kabinet Indonesia Maju, hingga Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung RI.
 
Bupati H Arief Rohman hadir dengan mengenakan pakaian batik lengan panjang nuansa hijau, berpeci dan duduk sejajar dengan para bupati dan wali kota lainnya yang masuk daerah pelaksana SPBE terbaik di ruang tengah Istana Negara.
 
 

Presiden Joko Widodo, saat beri sambutan dalam acara SPBE Summit 2024 dan Peluncuran GovTech Indonesia di Istana Negara. Senin (27/5/2024) (Aset: Istimewa)

 
Presiden Jokowi, dalam arahannya mengapresiasi banyaknya peningkatan pelaksanaan SPBE baik di lembaga, kementerian, hingga pemerintah daerah. Pada kesempatan terebut, Presiden menekankan agar SPBE yang dilaksanakan ini bukan justru mempersulit masyarakat.
 
"Bahwa kehadiran birokrasi pemerintahan harusnya melayani. Bukan justru mempersulit, dan bukan memperlambat. Yang menjadi tolok ukur adalah kepuasan masyarakat, manfaat yang diterima masyarakat, dan kemudahan urusan masyarakat," ucap Presiden Jokowi.
 
 
Oleh sebab itu, Presiden menekankan agar dilakukan penyederhanaan birokrasi, sehingga seluruh layanan dapat terintegrasi, tidak tumpang tindih.
 
"Satu data untuk semua, jangan bilang data ini milik lembaga ini. Data itu milik lembaga sana. Buang jauh ego sektoral. Jangan ada lagi aplikasi aplikasi yang membingungkan, semuanya harus diintegrasikan jadi satu. ” kata Presiden Jokowi
 
Presiden mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini ada lebih dari 27 ribu aplikasi, bahkan ada satu Kementerian yang punya 400 aplikasi.
 
“Ruwet, bahkan ada yang saling tumpang tindih. Harus diselaraskan. Diintegrasikan, sehingga bisa meningkatkan daya saing nasional," tutur Presiden.
 
 

Bupati Blora, H Arief Rohman, saat terima penghargaan Digital Government Award 2024 di Istana Negara. Senin (27/5/2024) (Aset: Istimewa)

 
Dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan penghargaan Digital Government Award 2024. Yang mana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi Provinsi dengan indeks pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terbaik nasional.
 
Bupati Arief Rohman, usai penyerahan penghargaan Digital Government Award 2024 mengucapkan selamat dan sukses untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang hari ini meraih penghargaan Digital Government Award 2024 dari Kementerian PAN RB, dan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
 
“Kami turut mendampingi Pak Pj Gubernur Nana Sudjana dan siap terus mendukung peningkatan pelaksanaan SPBE di tingkat daerah. Semoga Jawa Tengah semakin maju dalam pelayanan digitalisasi pemerintahan," ucap Bupati Arief.
 
 
Arief menambahkan bahwa Pemkab Blora terpilih menjadi salah satu Kabupaten terbaik yang indeks SPBE nya meningkat signifikan dari 416 Kabupaten se Indonesia. Di mana pada tahun 2022 lalu, indeks SPBE Blora masih 2,06, dan pada tahun 2023 kemarin naik signifikan menjadi 3,27 atau naik sebesar 1,21.
 
"Semoga capaian ini terus menginspirasi jajaran birokrasi Pemerintahan, khususnya di Kabupaten Blora. Agar ke depan bisa terus menyempurnakan dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan berbasis digital. Ayo Sesarengan mBangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kabupaten Blora yang lebih baik. Blora Pasti Bisa!" ," ujar Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini.
 
 
Bupati Arief menegaskan bahwa Pemkab Blora berkomitmen untuk terus meningkatkan pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mudah, cepat, murah dan terintegrasi.
 
"Kami juga mengucapkan selamat atas diluncurkannya GovTech Indonesia yang dinamakan INA Digital-Indonesia Terintegrasi," kata Bupati.
 
Sekadar diketahui, ada 22 Kabupaten di Jawa Tengah yang terpilih menjadi bagian dari 58 Kabupaten terbaik pelaksana SPBE 2024 se Indonesia. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak, dibandingkan Provinsi lain. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) secara bertahap menambah jumlah lampu penerangan jalan ...

Opini

Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Opini

Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Perangkat Desa, adalah unsur penyelenggara pemerintahan desa yang bertugas membantu kepala desa atau yang disebut dengan nama lain dalam melaksanakan ...

Wisata

Desa Bangowan, Blora Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik Indonesia pada Ajang ADWI 2024

Desa Bangowan, Blora Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik Indonesia pada Ajang ADWI 2024

Blora - Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia, ...

1718714772.266 at start, 1718714772.5479 at end, 0.28183817863464 sec elapsed